Distribusi Ribuan Vaksin DBD Perkuat Perlindungan Kesehatan Masyarakat Kaltim
- Senin, 26 Januari 2026
JAKARTA - Upaya pengendalian demam berdarah dengue (DBD) di Kalimantan Timur terus diperkuat melalui langkah konkret di sektor pencegahan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, melalui Dinas Kesehatan, mulai mendistribusikan ribuan dosis vaksin dengue ke berbagai kabupaten dan kota. Langkah ini diharapkan mampu menjadi benteng awal dalam menekan lonjakan kasus penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut, sekaligus meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Sebanyak 6.170 dosis vaksin Qdenga telah disalurkan sebagai bagian dari strategi preventif menghadapi ancaman virus dengue. Distribusi vaksin ini merupakan hasil hibah dari Bio Farma dan diproduksi oleh Takeda, dengan sasaran masyarakat usia 5 hingga 60 tahun. Pemerintah daerah menilai vaksinasi sebagai salah satu pendekatan paling efektif untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat DBD, yang selama ini masih menjadi masalah kesehatan di wilayah tropis seperti Kalimantan Timur.
Baca JugaGubernur Jatim Dorong Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan Cetak Generasi Mandiri
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam melindungi masyarakat dari risiko penyakit menular.
"Penyaluran vaksin hibah dari Bio Farma ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat perlindungan masyarakat terhadap ancaman virus dengue," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) Jaya Mualimin di Samarinda, Minggu.
Kutai Timur Terima Alokasi Terbesar Vaksin DBD
Dalam skema distribusi yang telah ditetapkan, Kabupaten Kutai Timur menjadi daerah dengan penerimaan vaksin terbanyak. Wilayah ini memperoleh 4.470 dosis vaksin yang akan disalurkan ke 21 puskesmas yang tersebar di seluruh kabupaten. Alokasi tersebut didasarkan pada kebutuhan wilayah dan pertimbangan risiko penularan DBD yang relatif tinggi.
Selain Kutai Timur, beberapa daerah lain juga menerima alokasi vaksin meski dalam jumlah lebih terbatas. Kabupaten Paser mendapatkan 1.200 dosis vaksin untuk mendukung program pencegahan di wilayahnya. Sementara itu, Kabupaten Kutai Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur masing-masing menerima 200 dosis.
Kota Samarinda sebagai ibu kota provinsi turut memperoleh alokasi vaksin meski dalam skala kecil. Sebanyak 100 dosis disiapkan untuk mendukung program pencegahan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk tersebut. Pemerataan distribusi ini diharapkan mampu memberikan perlindungan awal bagi kelompok masyarakat yang menjadi prioritas program vaksinasi.
Sasaran Usia dan Standar Kesehatan yang Diterapkan
Vaksin dengue yang disalurkan merupakan vaksin Qdenga produksi Takeda, yang telah memenuhi standar keamanan dan efektivitas. Vaksin ini diberikan kepada kelompok masyarakat dengan rentang usia yang cukup luas, sehingga cakupan perlindungan dapat menjangkau berbagai lapisan usia.
"Vaksin produksi Takeda ini menyasar kelompok masyarakat dengan rentang usia 5 hingga 60 tahun sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku," kata Jaya.
Penerapan standar kesehatan menjadi aspek penting dalam pelaksanaan program vaksinasi ini. Setiap penerima vaksin akan melalui proses skrining untuk memastikan kondisi kesehatan yang layak sebelum penyuntikan dilakukan. Dengan demikian, program ini tidak hanya menekankan pada kuantitas distribusi, tetapi juga kualitas dan keamanan pelaksanaan di lapangan.
Sinergi Daerah Diharapkan Percepat Serapan Vaksin
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menaruh harapan besar pada sinergi antara dinas kesehatan provinsi dengan dinas kesehatan kabupaten dan kota. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk memastikan seluruh dosis vaksin dapat terserap dengan cepat dan tepat sasaran.
Program vaksinasi dengue menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan preventif yang terus dikembangkan di Kalimantan Timur. Selain menekan angka kesakitan, langkah ini juga diharapkan mampu mengurangi beban fasilitas kesehatan akibat lonjakan pasien DBD, terutama saat musim penghujan yang rawan terjadi peningkatan kasus.
Pemerintah daerah juga mendorong adanya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar memahami pentingnya vaksinasi sebagai upaya pencegahan, bukan sekadar penanganan setelah penyakit terjadi.
Vaksinasi Massal Mulai Dilaksanakan di Lapangan
Sebagai tindak lanjut dari distribusi vaksin, sejumlah daerah telah memulai pelaksanaan vaksinasi secara langsung. Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Yuwana Sri Kurniawati, menyampaikan bahwa penyuntikan massal telah dimulai sejak Jumat, 23 Januari 2026.
Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan secara bertahap di fasilitas pelayanan kesehatan yang telah ditunjuk. Selain menyasar masyarakat umum, vaksinasi juga mulai diperluas ke kelompok usia sekolah. Hal ini terlihat dari pelaksanaan vaksinasi di SDN 028 Penajam Paser Utara, yang menjadi bagian dari upaya melindungi anak-anak dari risiko infeksi dengue sejak dini.
Dengan dimulainya vaksinasi massal ini, pemerintah daerah berharap tingkat kekebalan masyarakat terhadap virus dengue dapat meningkat secara signifikan. Upaya ini melengkapi langkah pengendalian lainnya seperti pemberantasan sarang nyamuk dan edukasi pola hidup bersih dan sehat, sehingga penanggulangan DBD dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
5 Makanan Penting Penjaga Kesehatan dan Daya Tahan Pria Usia Lima Puluh Tahun Ke Atas
- Senin, 26 Januari 2026
BRIN Teliti Senyawa Kulit Manggis sebagai Kandidat Terapi Baru Kanker Payudara`
- Senin, 26 Januari 2026
Punya GERD? Jangan Salah Makan, Ini Daftar Makanan yang Dianjurkan dan Dihindari
- Senin, 26 Januari 2026
11 Obat Herbal Alami yang Dipercaya Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi
- Senin, 26 Januari 2026
5 Manfaat Rutin Minum Kopi Setiap Hari untuk Menjaga Kesehatan Tubuh
- Senin, 26 Januari 2026
Berita Lainnya
Dompet Dhuafa Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Longsor Bandung Barat
- Senin, 26 Januari 2026
Menbud Fadli Zon Serahkan Bantuan bagi Pegiat Seni Korban Banjir Situbondo
- Senin, 26 Januari 2026
Rekomendasi Saham Pilihan dan Arah Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 26 Januari 2026
- Senin, 26 Januari 2026
Distribusi Air Bersih TNI Ringankan Beban Warga Terdampak Bencana di Palembayan
- Senin, 26 Januari 2026
HPM Timah Disiapkan Menteri ESDM Demi Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Daerah
- Senin, 26 Januari 2026












