Rekomendasi Saham Pilihan dan Arah Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 26 Januari 2026
- Senin, 26 Januari 2026
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini kembali menjadi sorotan pelaku pasar.
Setelah melalui fase fluktuasi yang cukup tajam dalam beberapa sesi terakhir, pasar saham Indonesia diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026. Sentimen teknikal yang berkembang menunjukkan bahwa IHSG belum sepenuhnya keluar dari fase koreksi, sehingga investor diimbau tetap mencermati pergerakan indeks dengan cermat.
Berdasarkan riset yang dirilis MNC Sekuritas, IHSG hari ini masih bergerak dalam tren koreksi lanjutan. Meskipun peluang penguatan tetap terbuka, ruang kenaikan diperkirakan terbatas. Kondisi ini membuat strategi selektif dan disiplin manajemen risiko menjadi kunci utama bagi investor dan trader dalam mengambil keputusan.
Baca JugaDistribusi Ribuan Vaksin DBD Perkuat Perlindungan Kesehatan Masyarakat Kaltim
IHSG Masih Berada dalam Fase Koreksi Teknis
MNC Sekuritas menilai bahwa pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam fase koreksi setelah sebelumnya mencapai area penguatan dan pelemahan yang telah diproyeksikan. Secara teknikal, IHSG diperkirakan berada pada bagian gelombang koreksi wave [iv] dari wave 5. Pola ini mengindikasikan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mereda.
Dalam kondisi tersebut, potensi pelemahan lanjutan masih terbuka. Koreksi ini dinilai sebagai bagian dari dinamika pasar yang wajar setelah reli yang terjadi sebelumnya. Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati setiap pergerakan indeks untuk mengantisipasi perubahan tren jangka pendek.
Analis menilai bahwa fase koreksi ini belum mengubah tren jangka menengah IHSG secara keseluruhan, namun tetap menuntut kewaspadaan, terutama bagi investor yang berorientasi jangka pendek.
Peluang Penguatan Ada, Namun Terbatas
Di tengah potensi koreksi, peluang penguatan IHSG masih tetap ada. Namun, MNC Sekuritas memperkirakan bahwa kenaikan indeks akan bergerak terbatas. IHSG diperkirakan akan menguji area penguatan di kisaran 8.960 hingga 8.985.
Area tersebut dinilai sebagai zona teknikal yang cukup krusial. Jika IHSG mampu bertahan dan menembus area tersebut dengan volume yang memadai, peluang konsolidasi positif dapat terbuka. Namun, tanpa dukungan sentimen kuat, pergerakan indeks berpotensi kembali melemah.
Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan tidak terlalu agresif mengejar penguatan jangka pendek, melainkan menunggu konfirmasi pergerakan indeks sebelum mengambil posisi baru.
Level Support dan Resistance Perlu Dicermati
Dalam risetnya, MNC Sekuritas juga memetakan level-level teknikal penting yang patut diperhatikan investor. Untuk level support, IHSG berada di area 8.852 dan 8.816. Area ini dinilai sebagai batas bawah yang berpotensi menahan tekanan jual dalam jangka pendek.
Apabila tekanan jual berlanjut dan IHSG menembus level support tersebut, potensi pelemahan dapat mengarah ke kisaran yang lebih rendah, yakni di area 8.708 hingga 8.790. Level ini menjadi zona penting yang perlu diwaspadai oleh pelaku pasar.
Sementara itu, level resistance terdekat IHSG berada di 9.039 dan 9.120. Selama IHSG belum mampu menembus area resistance tersebut secara meyakinkan, pergerakan indeks masih rentan terhadap koreksi lanjutan.
Strategi Investor di Tengah Pasar yang Fluktuatif
Dengan kondisi pasar yang masih berada dalam fase koreksi, investor disarankan untuk menerapkan strategi yang lebih selektif. Manajemen risiko menjadi aspek krusial, terutama dalam menentukan batas kerugian dan target keuntungan.
Investor jangka pendek dapat memanfaatkan volatilitas pasar dengan strategi trading yang disiplin, sementara investor jangka menengah hingga panjang disarankan untuk fokus pada saham-saham dengan fundamental yang solid. Kondisi koreksi justru dapat menjadi peluang akumulasi bertahap bagi saham-saham pilihan, selama dilakukan dengan perhitungan matang.
Pelaku pasar juga diimbau untuk terus memantau perkembangan sentimen global dan domestik yang berpotensi memengaruhi pergerakan IHSG, termasuk data ekonomi dan arah kebijakan moneter.
Rekomendasi Saham Pilihan untuk Perdagangan Hari Ini
Di tengah kondisi pasar yang menantang, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang dinilai memiliki potensi menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini. Saham-saham tersebut adalah Aneka Tambang (ANTM), GTS Internasional (GTSI), Hartadinata Abadi (HRTA), dan TBS Energi Utama (TOBA).
Keempat saham tersebut dipilih berdasarkan pertimbangan teknikal dan potensi pergerakan harga di tengah volatilitas pasar. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk memperhatikan level masuk dan keluar secara disiplin serta menyesuaikan dengan profil risiko masing-masing.
Secara keseluruhan, pergerakan IHSG pada perdagangan Senin ini diperkirakan masih diwarnai kehati-hatian. Dengan memahami peta teknikal dan rekomendasi saham yang ada, investor diharapkan dapat menyusun strategi yang lebih terukur dan tetap adaptif terhadap dinamika pasar.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gubernur Jatim Dorong Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan Cetak Generasi Mandiri
- Senin, 26 Januari 2026
Rambut Terasa Lepek? Lima Kesalahan Menggunakan Conditioner yang Perlu Dihindari
- Senin, 26 Januari 2026
Mengenal Gejala dan Faktor Pemicu Fibrilasi Atrium, Gangguan Irama Jantung Berbahaya
- Senin, 26 Januari 2026
Berita Lainnya
Dompet Dhuafa Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Longsor Bandung Barat
- Senin, 26 Januari 2026
Menbud Fadli Zon Serahkan Bantuan bagi Pegiat Seni Korban Banjir Situbondo
- Senin, 26 Januari 2026
Distribusi Air Bersih TNI Ringankan Beban Warga Terdampak Bencana di Palembayan
- Senin, 26 Januari 2026
HPM Timah Disiapkan Menteri ESDM Demi Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Daerah
- Senin, 26 Januari 2026










