Punya GERD? Jangan Salah Makan, Ini Daftar Makanan yang Dianjurkan dan Dihindari
- Senin, 26 Januari 2026
JAKARTA - Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD menjadi salah satu gangguan pencernaan yang kian banyak dialami masyarakat modern.
Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman, mulai dari sensasi panas di dada hingga perih di tenggorokan. Pada sebagian orang, keluhan ini bisa muncul sesekali, namun pada penderita GERD, gejalanya dapat terjadi berulang dan mengganggu aktivitas harian.
Data hingga akhir 2025 menunjukkan sekitar 33 persen orang dewasa di dunia mengalami GERD. Angka tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun, seiring dengan perubahan gaya hidup, pola makan tinggi lemak, kebiasaan makan berlebihan, serta minimnya aktivitas fisik. Dalam pengelolaan GERD, selain pengobatan medis, pengaturan pola makan menjadi salah satu langkah penting untuk membantu meredakan gejala dan mencegah kekambuhan.
Baca Juga10 Ide Dekorasi Rumah Minimalis yang Membuktikan “Less is More”
Mengacu pada berbagai sumber medis, termasuk Hopkins Medicine, pemilihan jenis makanan yang tepat dapat membantu menenangkan lambung, mempercepat proses pencernaan, serta mengurangi produksi asam berlebih. Sebaliknya, konsumsi makanan tertentu justru dapat memperparah refluks asam dan memicu rasa nyeri di dada. Berikut penjelasan mengenai jenis makanan yang dianjurkan dan yang sebaiknya dihindari oleh penderita GERD.
Peran Pola Makan dalam Mengendalikan Gejala GERD
Pola makan memiliki pengaruh besar terhadap kondisi lambung dan kerja katup sfingter esofagus bagian bawah, yaitu otot yang berfungsi mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Ketika otot ini melemah atau sering tertekan akibat makanan tertentu, risiko refluks asam akan meningkat.
Mengatur menu harian dengan porsi yang tidak berlebihan serta memilih makanan yang ramah lambung dapat membantu mengurangi frekuensi heartburn. Selain itu, makan secara teratur dan tidak terburu-buru juga berperan penting dalam menjaga sistem pencernaan tetap stabil.
Jenis Makanan Berair yang Baik untuk Penderita GERD
Makanan yang memiliki kandungan air tinggi dikenal mampu membantu menenangkan lambung dan lapisan kerongkongan. Selain mudah dicerna, makanan jenis ini umumnya rendah lemak dan tidak merangsang produksi asam lambung secara berlebihan.
Beberapa contoh makanan berair yang direkomendasikan antara lain seledri, timun, selada, dan semangka. Sup berbahan dasar kaldu juga menjadi pilihan yang baik karena memberikan asupan cairan sekaligus nutrisi tanpa membebani lambung. Selain itu, teh herbal tertentu dapat membantu memberikan efek menenangkan pada saluran pencernaan, selama tidak mengandung kafein.
Manfaat Makanan Tinggi Serat bagi Lambung
Asupan serat yang cukup sangat dianjurkan bagi penderita GERD. Makanan tinggi serat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga mengurangi risiko makan berlebihan, yang sering kali memicu naiknya asam lambung. Serat juga membantu mempercepat pergerakan makanan dari lambung ke usus, sehingga mencegah penumpukan asam.
Sayur akar seperti ubi jalar, wortel, dan bit merupakan sumber serat yang baik. Selain itu, sayuran hijau seperti asparagus, brokoli, dan buncis juga dapat menjadi pilihan menu harian. Untuk sumber karbohidrat, biji-bijian utuh seperti oatmeal, couscous, dan beras merah dinilai lebih aman bagi lambung dibandingkan karbohidrat olahan.
Makanan Bersifat Alkali untuk Menetralkan Asam Lambung
Selain kandungan air dan serat, tingkat keasaman makanan juga perlu diperhatikan. Makanan dengan pH rendah bersifat asam dan berpotensi memicu refluks, sementara makanan dengan pH tinggi atau bersifat basa dapat membantu menetralkan asam lambung.
Beberapa makanan alkali yang dianjurkan meliputi pisang, melon, kembang kol, apel, pir, semangka, bayam, putih telur, dan tahu. Mengombinasikan makanan ini dalam menu sehari-hari dapat membantu menjaga keseimbangan asam di lambung dan mengurangi iritasi pada kerongkongan.
Daftar Makanan yang Sebaiknya Dihindari Penderita GERD
Di sisi lain, ada sejumlah makanan yang diketahui dapat memperburuk gejala GERD. Makanan tinggi lemak dan garam cenderung memperlambat proses pencernaan sehingga makanan bertahan lebih lama di lambung. Kondisi ini meningkatkan tekanan pada sfingter esofagus dan memicu naiknya asam lambung.
Jenis makanan yang sebaiknya dibatasi atau dihindari antara lain gorengan, pizza, keripik, daging berlemak, sosis, dan keju. Makanan pedas seperti bubuk cabai dan merica juga dapat mengiritasi saluran cerna. Selain itu, saus tomat, buah jeruk yang asam, cokelat, permen, serta minuman berkarbonasi dikenal sebagai pemicu refluks asam pada banyak penderita GERD.
Dengan memahami jenis makanan yang dianjurkan dan perlu dihindari, penderita GERD diharapkan dapat lebih bijak dalam menyusun menu harian. Pola makan yang tepat, dikombinasikan dengan gaya hidup sehat, dapat membantu mengendalikan gejala GERD dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
5 Makanan Penting Penjaga Kesehatan dan Daya Tahan Pria Usia Lima Puluh Tahun Ke Atas
- Senin, 26 Januari 2026
BRIN Teliti Senyawa Kulit Manggis sebagai Kandidat Terapi Baru Kanker Payudara`
- Senin, 26 Januari 2026
Punya GERD? Jangan Salah Makan, Ini Daftar Makanan yang Dianjurkan dan Dihindari
- Senin, 26 Januari 2026
11 Obat Herbal Alami yang Dipercaya Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi
- Senin, 26 Januari 2026
5 Manfaat Rutin Minum Kopi Setiap Hari untuk Menjaga Kesehatan Tubuh
- Senin, 26 Januari 2026
Berita Lainnya
BRIN Teliti Senyawa Kulit Manggis sebagai Kandidat Terapi Baru Kanker Payudara`
- Senin, 26 Januari 2026
11 Obat Herbal Alami yang Dipercaya Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi
- Senin, 26 Januari 2026
5 Manfaat Rutin Minum Kopi Setiap Hari untuk Menjaga Kesehatan Tubuh
- Senin, 26 Januari 2026
Resep Creamy Beef Mushroom Rumahan yang Gurih dan Praktis untuk Menu Harian Keluarga
- Senin, 26 Januari 2026
9 Manfaat Rutin Konsumsi Buah Pepaya untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Secara Alami
- Senin, 26 Januari 2026








