Distribusi Air Bersih TNI Ringankan Beban Warga Terdampak Bencana di Palembayan
- Senin, 26 Januari 2026
JAKARTA - Krisis air bersih menjadi persoalan utama yang dirasakan warga Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.
Di tengah keterbatasan akses air bersih akibat rusaknya infrastruktur vital, kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui program pendistribusian air bersih menjadi penopang penting bagi kehidupan sehari-hari masyarakat terdampak bencana.
Air bersih yang sebelumnya mudah diakses kini menjadi barang langka. Aktivitas dasar seperti memasak, mandi, hingga mencuci terpaksa dibatasi. Kondisi inilah yang mendorong TNI, melalui Detasemen Zeni Tempur 2/Prasada Sakti (Denzipur 2/PS) Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, menurunkan satuan khusus dengan mobil reverse osmosis untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Baca JugaDistribusi Ribuan Vaksin DBD Perkuat Perlindungan Kesehatan Masyarakat Kaltim
Masyarakat hanya perlu menyiapkan ember, jeriken, atau tendon penampungan di depan rumah masing-masing. Mobil khusus milik TNI kemudian mengisi air bersih yang siap digunakan untuk keperluan harian, sehingga warga tidak lagi harus berjalan jauh mencari sumber air.
Banjir Bandang Merusak Sumber Air Warga
Banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Palembayan tidak hanya merusak rumah dan lahan pertanian, tetapi juga berdampak serius pada sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Jaringan pipa dan sumber air mengalami kerusakan sehingga pasokan air bersih ke rumah-rumah warga terhenti.
Kerusakan tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh air layak konsumsi. Dalam situasi darurat seperti ini, ketergantungan terhadap bantuan eksternal menjadi tak terelakkan. Pendistribusian air bersih oleh TNI pun menjadi solusi sementara yang sangat berarti.
"Kami sangat terbantu sekali dengan pendistribusian air bersih oleh Denzipur 2/PS Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol," ujar salah seorang warga terdampak yang menerima langsung bantuan tersebut.
Pernyataan ini mencerminkan kondisi riil masyarakat yang sebelumnya harus menghemat air atau mencari alternatif lain demi memenuhi kebutuhan dasar keluarga.
Akses Air Masih Terbatas Meski Perbaikan Dilakukan
Meski pengurus Pamsimas setempat telah melakukan perbaikan pada sumber air yang rusak, distribusi air ke rumah warga belum sepenuhnya pulih. Aliran air yang masuk ke rumah-rumah warga masih tidak normal, terutama bagi rumah yang berada di dataran lebih tinggi.
Ia mengatakan pihaknya kesulitan untuk mendapatkan air bersih, setelah jaringan Pamsimas terganggu akibat bencana.
Kondisi geografis tersebut membuat tekanan air tidak cukup kuat untuk menjangkau seluruh permukiman. Akibatnya, sebagian warga terpaksa mencari air ke lokasi lain yang masih memiliki akses air bersih.
Dengan kondisi itu, ia dan keluarganya yang lain mengambil air dan mandi ke Masjid Takwa Padang Ganting, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari atau Desa Salareh Aia dengan jarak sekitar 300 meter.
Upaya ini tentu menambah beban warga, terutama bagi lansia, perempuan, dan anak-anak. Selain melelahkan, aktivitas tersebut juga menyita waktu dan tenaga yang seharusnya dapat digunakan untuk pemulihan pascabencana.
Harapan Warga agar Bantuan Terus Berlanjut
Bantuan air bersih dari TNI tidak hanya menjadi solusi teknis, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kepedulian di tengah situasi sulit. Warga berharap program tersebut dapat terus berjalan hingga kondisi Pamsimas benar-benar normal dan distribusi air kembali stabil.
"Saya berharap TNI tetap mendistribusikan air bersih sampai kondisi Pamsimas normal, agar masyarakat di kecamatan itu terbantu," katanya.
Harapan ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan keberlanjutan bantuan, mengingat proses pemulihan infrastruktur air bersih tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Dukungan berkelanjutan dinilai krusial agar warga dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak.
TNI Distribusikan Ribuan Liter Air Setiap Hari
Sementara itu, Operator Mobil Air Bersih Reverse Osmosis Denzipur 2/PS Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Praka Rido Anggara, menjelaskan bahwa pendistribusian air bersih difokuskan pada wilayah-wilayah yang paling terdampak dan mengalami kesulitan akses air.
"Kita mendistribusikan air bersih di Nagari Salareh Aia, Salareh Aia Timur dan Tigo Koto Silungkang," katanya.
Ia menambahkan pendistribusian air bersih menggunakan satu unit mobil reverse osmosis yang beroperasi setiap hari. Setiap harinya, mobil tersebut mampu menyalurkan sebanyak tiga tangki air bersih.
Setiap tangki memiliki kapasitas 3 ribu liter, sehingga total air bersih yang didistribusikan mencapai sekitar 9 ribu liter per hari. Jumlah tersebut dinilai cukup membantu kebutuhan dasar warga di sejumlah titik terdampak.
Pendistribusian air tersebut dimulai pada 5 Desember 2025 dan program ini tetap berlanjut sesuai permintaan penyintas.
Keberlanjutan program ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung penanganan bencana dan membantu masyarakat bangkit dari dampak krisis. Melalui pendistribusian air bersih, TNI tidak hanya menghadirkan bantuan logistik, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial warga Palembayan dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
5 Makanan Penting Penjaga Kesehatan dan Daya Tahan Pria Usia Lima Puluh Tahun Ke Atas
- Senin, 26 Januari 2026
BRIN Teliti Senyawa Kulit Manggis sebagai Kandidat Terapi Baru Kanker Payudara`
- Senin, 26 Januari 2026
Punya GERD? Jangan Salah Makan, Ini Daftar Makanan yang Dianjurkan dan Dihindari
- Senin, 26 Januari 2026
11 Obat Herbal Alami yang Dipercaya Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi
- Senin, 26 Januari 2026
5 Manfaat Rutin Minum Kopi Setiap Hari untuk Menjaga Kesehatan Tubuh
- Senin, 26 Januari 2026
Berita Lainnya
Dompet Dhuafa Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Longsor Bandung Barat
- Senin, 26 Januari 2026
Menbud Fadli Zon Serahkan Bantuan bagi Pegiat Seni Korban Banjir Situbondo
- Senin, 26 Januari 2026
Rekomendasi Saham Pilihan dan Arah Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 26 Januari 2026
- Senin, 26 Januari 2026
HPM Timah Disiapkan Menteri ESDM Demi Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Daerah
- Senin, 26 Januari 2026












