Solusi Praktis, Tukar Baterai Motor Listrik Hanya dalam 3 Menit

Solusi Praktis, Tukar Baterai Motor Listrik Hanya dalam 3 Menit
Pengemudi ojek daring mengganti baterai (FOTO: NET)

TULUNGAGUNG - Teknologi penukaran baterai pada sepeda motor listrik saat ini telah bertransformasi menjadi solusi yang sangat efisien bagi para pemilik kendaraan ramah lingkungan di tanah air.

Mekanisme tersebut memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk mengganti daya yang telah habis dengan unit baru yang terisi penuh hanya dalam waktu singkat, sehingga tidak perlu lagi menghabiskan waktu lama untuk proses pengisian daya. 

Berdasarkan tayangan peragaan yang tersedia di platform YouTube, tata cara penggantian baterai ini tampil sangat praktis sekaligus futuristik.

Baca Juga

Resahkan Warga, Warung Miras di Tigaraksa Segera Dibongkar Polisi

Pemilik kendaraan cukup mencabut unit daya dari bagasi motor, kemudian menempelkannya pada area pemindaian di perangkat penukaran otomatis. 

Sesaat setelah unit diletakkan, perangkat tersebut akan memindai informasi teknis baterai dan secara mandiri membuka ruang penyimpanan.

Langkah berikutnya adalah menaruh unit lama ke dalam ruang yang tersedia agar sistem dapat memproses verifikasi pergantian.

Dalam sekejap, kompartemen lain akan terbuka secara otomatis untuk menyajikan baterai cadangan yang sudah terisi penuh. 

Unit baru tersebut kemudian tinggal dipasang kembali ke posisi semula agar kendaraan dapat segera digunakan untuk beraktivitas kembali.

Inovasi ini dipandang sebagai solusi jitu dalam mengatasi hambatan utama adopsi kendaraan listrik, yakni durasi pengisian baterai yang cenderung lama jika dibandingkan dengan pengisian bahan bakar minyak.

Metode penukaran baterai ini sebenarnya telah dikenal dalam industri kendaraan listrik, namun belakangan semakin diminati berkat kehadiran Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum atau SPBKLU. 

Berkat ketersediaan fasilitas tersebut, para pengendara tidak perlu merasa terhambat oleh proses pengisian daya manual yang memakan waktu berjam-jam.

 Cukup dengan mengunjungi lokasi penukaran, mereka bisa memperoleh daya penuh dengan durasi yang sangat minimalis.

Mengutip informasi dari Kompas.com, proses pergantian energi ini bahkan dapat diselesaikan dalam waktu di bawah tiga menit.

 Model operasional seperti ini dinilai sangat ideal bagi mereka yang memiliki rutinitas padat, khususnya para mitra ojek daring serta karyawan yang mengandalkan kendaraan sepanjang hari.

Melihat potensi tersebut, berbagai pelaku industri otomotif dan sektor energi kian agresif dalam membangun infrastruktur penunjang di Indonesia. 

Termasuk di antaranya adalah Pertamina yang kini mulai memperluas jangkauan bisnis melalui penyediaan titik-titik SPBKLU di beragam wilayah strategis.

Talita Malinda

Talita Malinda

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

PetroChina Jemput Bola ke UNJA, Prioritaskan Mahasiswa Lokal Jambi

PetroChina Jemput Bola ke UNJA, Prioritaskan Mahasiswa Lokal Jambi

ESDM: Cadangan Batu Bara 143 Miliar Ton Sokong Energi Nasional

ESDM: Cadangan Batu Bara 143 Miliar Ton Sokong Energi Nasional

Kasus Tambang Emas Ilegal, 2 Direktur PT SJU Jadi Tersangka

Kasus Tambang Emas Ilegal, 2 Direktur PT SJU Jadi Tersangka

Kenaikan Royalti Tambang Ditunda, Purbaya Ikuti Arahan Menteri ESDM

Kenaikan Royalti Tambang Ditunda, Purbaya Ikuti Arahan Menteri ESDM

IPA Convex 2026: Kemitraan Global Kunci Ketahanan Energi Nasional

IPA Convex 2026: Kemitraan Global Kunci Ketahanan Energi Nasional