Berhasil Aktifkan Sumur C-12, Blok Cepu Siapkan Lima Sumur Lainnya

TA
Talita Malinda

Editor: Yoga Susila Utama

Jumat, 03 Juli 2026
Berhasil Aktifkan Sumur C-12, Blok Cepu Siapkan Lima Sumur Lainnya
Pekerja bersepeda melewati infrastruktur pengolahan minyak dan gas di Fasilitas Pengolahan Pusat Exxon Mobil Corp (FOTO: NET)

JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) merasa yakin hasil minyak di area Banyu Urip, Blok Cepu yang diatur oleh ExxonMobil Cepu Limited (ECML) masih punya kesempatan bisa diperbesar pada periode ini.

Keinginan itu muncul dari adanya sumur-sumur idle yang sanggup difungsikan lagi.

Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas, memaparkan satu sumur idle yaitu C-12 sudah sukses difungsikan dengan terobosan sehingga sanggup ditutup gas yang ada sekaligus mengurangi tingkat air.

“Sumur tersebut dibuka kembali namum aliran gas dan airnya disumbat dgn bahan kimia tertentu atau khusus yg diinjeksikan kedalam reservoar melalui sumur dan masuk kedalam lubang perforasi sehingga yang keluar banyak minyaknya,” kata Djoko kepada Dunia Energi beberapa hari lalu.

Lewat metode itu sumur C-12 sanggup berproduksi lagi dengan kecepatan alir senilai 3.700 Barel Per Hari (BOPD) dan kadar gas nya 500 scf/barel dan water 9% sehingga net oil sebesar 3.500 BOPD.

Sesuai pernyataan Djoko, masih ada sekitar lima sumur tidak aktif lagi yang rencananya sanggup diberikan perawatan seperti sumur C-12.

Sehingga bukan tidak mungkin bakal muncul potensi tambahan hasil dari kelima sumur tidak aktif tersebut.

“Masih ada +/- 5 sumur idle yg dapat dikerjakan hal serupa di Banyu Urip ini,” ujar Djoko.

Eksistensi sumur tidak aktif di blok Cepu sangat penting apalagi kalau kinerjanya bagus dan sanggup menambah hasil ribuan barel per hari.

Sebab tahun ini dimulai dengan capaian yang kurang menggembirakan dari sejumlah sarana produksi minyak yang selama ini jadi tumpuan.

Sebut saja blok Rokan yang mengalami pengurangan hasil cukup besar akibat insiden api pada pipa gas PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) serta kendala pada alat penyedia daya listrik milik PT PLN MCTN untuk menjalankan ribuan pompa angguk di Blok Rokan.

Djoko berharap hasil produksi sumur C-12 sanggup optimal sampai penghujung tahun dan diikuti sumur tidak aktif lainnya.

“Mohon doa semoga sumur C-12 dapat bertahan produksinya hingga akhir tahun dan sumur lainnya juga dapat dikerjakan hal serupa dengan hasil yang sama bahkan lebih,” harap Djoko. 

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua