Resmi Dijual, Simak Jadwal dan Cara Pembelian Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan

Resmi Dijual, Simak Jadwal dan Cara Pembelian Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan
Resmi Dijual, Simak Jadwal dan Cara Pembelian Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan

JAKARTA - Antusiasme masyarakat menyambut mudik Lebaran 2026 semakin terasa seiring dibukanya penjualan tiket kereta api tambahan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero). 

Salah satu layanan yang paling menyita perhatian adalah kehadiran Kereta Ekonomi Kerakyatan, kelas baru yang dirancang untuk memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan keterjangkauan harga di tengah lonjakan permintaan perjalanan.

Kereta Ekonomi Kerakyatan menjadi opsi alternatif bagi pemudik yang menginginkan fasilitas lebih baik dibandingkan kelas ekonomi bersubsidi, namun tetap dengan tarif yang ramah di kantong. Layanan ini resmi dipasarkan mulai akhir Februari untuk periode perjalanan mudik hingga arus balik Lebaran 2026.

Baca Juga

Cek Jadwal DAMRI Bandara YIA 25 Februari 2026, Rute Lengkap dan Tarif Terbaru

Kereta Ekonomi Kerakyatan Hadirkan Kenyamanan Lebih Baik

PT Kereta Api Indonesia menegaskan bahwa kehadiran Kereta Ekonomi Kerakyatan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan sekaligus memperluas akses transportasi publik selama periode Lebaran. Sarana ini merupakan hasil modifikasi dari kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya yang dikerjakan oleh Insan Balai Yasa Manggarai.

Penyesuaian dilakukan terutama pada sisi interior dan konfigurasi tempat duduk. Setiap unit Kereta Ekonomi Kerakyatan kini memiliki 93 kursi dengan formasi 3:2, lebih sedikit dibandingkan kereta ekonomi lama yang mampu menampung hingga 106 penumpang. Pengurangan jumlah kursi ini dilakukan untuk menciptakan ruang duduk yang lebih lapang dan ergonomis bagi perjalanan jarak jauh.

Selain itu, kereta ini telah dilengkapi fitur kursi reversible, yang memungkinkan arah duduk penumpang disesuaikan dengan arah laju kereta. Fitur tersebut dinilai meningkatkan kenyamanan, terutama bagi penumpang yang menempuh perjalanan antarkota dengan durasi cukup panjang.

Posisi Tarif di Antara Ekonomi Subsidi dan Reguler

Dari sisi tarif, Kereta Ekonomi Kerakyatan menempati posisi di atas kelas ekonomi Public Service Obligation (PSO) yang disubsidi pemerintah, namun masih berada di bawah kelas ekonomi reguler. Skema harga ini memberikan alternatif baru bagi masyarakat yang menginginkan pengalaman perjalanan lebih nyaman tanpa harus beralih ke kelas bisnis atau eksekutif.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa kehadiran kelas ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat di momen Lebaran, saat permintaan perjalanan meningkat tajam.

“Kereta ekonomi kerakyatan kami hadirkan untuk memperluas akses perjalanan Lebaran. Kapasitas bertambah, kenyamanan meningkat, dan tarif terjangkau. Ini bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara daya angkut dan kualitas perjalanan saat permintaan Lebaran meningkat,” ujarnya.

Anne juga menambahkan bahwa modifikasi sarana yang sudah ada menjadi solusi cepat untuk meningkatkan kapasitas angkut tanpa harus menunggu pengadaan rangkaian baru yang memerlukan waktu lebih panjang.

Strategi KAI Mengantisipasi Lonjakan Mudik Lebaran

Pengoperasian Kereta Ekonomi Kerakyatan menjadi bagian dari strategi KAI dalam menghadapi puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026. Dengan memaksimalkan rangkaian tambahan, KAI berupaya memastikan ketersediaan tiket tetap terjaga sekaligus mengurangi potensi kepadatan penumpang di layanan reguler.

Optimalisasi sarana eksisting dinilai menjadi langkah paling efektif untuk menjawab kebutuhan jangka pendek, terutama saat permintaan perjalanan meningkat secara signifikan dalam waktu singkat. Pendekatan ini juga memungkinkan KAI menjaga konsistensi standar layanan di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

Dirangkaikan pada KA Tambahan Pasarsenen–Lempuyangan

Dalam operasionalnya, Kereta Ekonomi Kerakyatan akan dirangkaikan pada Kereta Api Tambahan relasi Pasarsenen–Lempuyangan. Komposisi rangkaian terdiri dari lima kereta eksekutif dengan total kapasitas 250 tempat duduk serta empat kereta ekonomi kerakyatan dengan total 372 tempat duduk.

Rangkaian ini melayani dua perjalanan setiap hari, yakni KA 7039 Tambahan relasi Lempuyangan–Pasarsenen yang berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba pukul 13.56 WIB, serta KA 7040 Tambahan relasi Pasarsenen–Lempuyangan yang berangkat pukul 15.25 WIB dan tiba pukul 22.57 WIB.

Dengan jadwal tersebut, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu perjalanan, baik untuk mudik maupun arus balik Lebaran.

Jadwal dan Cara Pembelian Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan

Penjualan tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan resmi dibuka mulai 25 Februari 2026 pukul 00.00 WIB. Tiket dapat dibeli untuk periode keberangkatan mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, mencakup masa puncak mudik dan balik Lebaran.

KAI menyediakan berbagai kanal pembelian resmi untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh tiket. Penumpang dapat memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun platform penjualan resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan perusahaan.

Dengan hadirnya Kereta Ekonomi Kerakyatan, KAI berharap masyarakat memiliki lebih banyak alternatif perjalanan yang nyaman, terjangkau, dan terjadwal selama musim mudik Lebaran 2026. Langkah ini sekaligus menjadi upaya menjaga keseimbangan antara peningkatan kapasitas angkut dan kualitas layanan di tengah tingginya permintaan perjalanan kereta api.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api Sumut untuk Lebaran 2026, Berlaku Maret, Cek di Sini!

Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api Sumut untuk Lebaran 2026, Berlaku Maret, Cek di Sini!

KAI Resmi Luncurkan Kereta Ekonomi Kerakyatan, Tiket Mulai Dijual Rabu Dini Hari 25 Februari 2026

KAI Resmi Luncurkan Kereta Ekonomi Kerakyatan, Tiket Mulai Dijual Rabu Dini Hari 25 Februari 2026

RI Sepakati Pembelian 50 Pesawat Boeing untuk Armada Garuda Indonesia

RI Sepakati Pembelian 50 Pesawat Boeing untuk Armada Garuda Indonesia

Mudik Lebaran 2026 Naik Kereta Api, Simak Aturan Terbaru Bagasi KAI untuk Penumpang

Mudik Lebaran 2026 Naik Kereta Api, Simak Aturan Terbaru Bagasi KAI untuk Penumpang

Samindo Resources (MYOH) Bidik Produksi Batu Bara 4,5 Juta Ton pada 2026

Samindo Resources (MYOH) Bidik Produksi Batu Bara 4,5 Juta Ton pada 2026