Khofifah Dorong IKA Unair Bersinergi Dukung Program Nasional MBG

Khofifah Dorong IKA Unair Bersinergi Dukung Program Nasional MBG
Khofifah Dorong IKA Unair Bersinergi Dukung Program Nasional MBG

JAKARTA - Peran alumni perguruan tinggi dinilai semakin strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional. 

Hal inilah yang ditekankan Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga (PP IKA Unair) sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat mengajak seluruh jajaran IKA Unair memperkuat sinergi program kerja dengan prioritas pemerintah pusat, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga penguatan sektor peternakan sapi perah.

Ajakan tersebut disampaikan Khofifah ketika menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IKA Unair periode 2025–2030 yang digelar di City Forest, Kabupaten Jember, Minggu. Menurutnya, konsolidasi potensi alumni lintas disiplin ilmu menjadi modal besar untuk mendorong pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga

Kunjungan Luar Negeri Perdana 2026 Prabowo ke Inggris dan Swiss, Temui PM Inggris hingga Hadiri WEF Davos

“Saya mengajak IKA Unair menyusun dan mengimplementasikan program kerja yang terintegrasi dan bersinergi dengan prioritas pembangunan nasional,” kata Khofifah dalam sambutannya.

Alumni sebagai Mitra Strategis Pembangunan Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menekankan pentingnya memaksimalkan peran alumni perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah. Ia menilai, alumni tidak hanya memiliki kapasitas keilmuan, tetapi juga jejaring dan pengalaman lapangan yang dapat memperkuat pelaksanaan berbagai program nasional.

Sinergi antara program kerja IKA Unair dan agenda pembangunan nasional, menurut Khofifah, menjadi kunci agar kontribusi alumni bersifat terukur, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, ia mendorong agar seluruh bidang dan struktur organisasi IKA Unair bergerak dalam satu arah yang sama.

“Yang harus dikerucutkan lagi adalah bagaimana sinergi bidang dengan cabang, sinergi bidang dengan komisariat, sinergi bidang dengan PC. Jadi mengintegrasikan program menurut saya menjadi kebutuhan hari ini, terutama dengan program prioritas pembangunan nasional dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Dukungan Konkret untuk Program Makan Bergizi Gratis

Salah satu contoh peluang kolaborasi yang disoroti Khofifah adalah penguatan sektor perikanan untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut akan dijalankan secara masif pada tahun ini dan membutuhkan dukungan pasokan pangan bergizi yang berkelanjutan.

Khofifah menilai, alumni Unair memiliki potensi besar untuk terlibat langsung dalam penguatan budidaya ikan, baik dari sisi keilmuan, pendampingan teknis, hingga pengembangan model usaha yang berkelanjutan.

“Penguatan budidaya ikan untuk kebutuhan MBG yang akan dilakukan secara masif tahun ini. Nanti IKA bisa melakukan pertemuan khusus di salah satu UPT terkait agar bisa langsung turun ke tempat-tempat pembenihan,” katanya.

Menurutnya, keterlibatan alumni dalam sektor hulu pangan akan membantu memastikan ketersediaan bahan baku MBG sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Penguatan Sapi Perah dan Peran Alumni Kedokteran Hewan

Selain perikanan, Khofifah juga menyoroti sektor peternakan sapi perah yang tengah diprioritaskan pemerintah pusat. Ia menyebut Jawa Timur telah memperoleh alokasi dukungan dari Kementerian Pertanian dengan nilai yang cukup signifikan, seiring masih tingginya ketergantungan impor susu nasional.

Dalam konteks ini, Khofifah secara khusus meminta peran alumni Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga untuk terlibat aktif. Ia mendorong agar alumni yang telah menekuni bidang peternakan sapi perah dapat diidentifikasi dan dihimpun dalam sebuah tim kerja yang solid.

“Kalau ini saya mohon khusus Fakultas Kedokteran Hewan. Jadi nyekrup dari alumni-alumni yang memang sudah menekuni peternakan sapi perah. Itu bisa langsung diidentifikasi untuk bisa menyiapkan tim, tempat, dan kandangnya karena pemerintah hanya menyediakan sapinya,” ujarnya.

Menurut Khofifah, keterlibatan alumni akan mempercepat kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia, sehingga program penguatan sapi perah dapat berjalan optimal.

Rakernas sebagai Forum Konsolidasi Gagasan Alumni

Khofifah menilai Rakernas IKA Unair bukan sekadar agenda organisasi, melainkan forum meeting of minds yang menyatukan gagasan, potensi, dan jejaring alumni lintas bidang. Ia berharap, hasil Rakernas dapat melahirkan program-program konkret yang tidak hanya bermanfaat bagi keluarga besar Unair, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas.

Rakernas IKA Unair tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Unair Prof. Bambang Sektiari Lukiswanto, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IKA Unair Indra Nur Fauzi, serta Sekretaris Dewan Pertimbangan Pengurus Pusat IKA Unair Boedi Prijosoeprajitno. Hadir pula sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang merupakan bagian dari keluarga besar Unair.

Rangkaian Rakernas yang berlangsung pada 17–18 Januari 2025 ini berjalan dalam suasana hangat dan kolaboratif. Selain rapat perumusan program kerja, kegiatan juga diseiringi dengan jalan santai bersama para peserta.

Di sela kegiatan, Gubernur Khofifah berkesempatan menanam bibit durian kanyao serta menerima bantuan simbolis senilai Rp500 juta dari Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, Arum Sabil. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa yang terdampak bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Melalui sinergi alumni dan pemerintah, Khofifah berharap IKA Unair dapat menjadi motor penggerak kolaborasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di berbagai sektor strategis nasional.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemensos Salurkan Bantuan Logistik Rp515 Juta untuk Korban Banjir Pandeglang

Kemensos Salurkan Bantuan Logistik Rp515 Juta untuk Korban Banjir Pandeglang

Transmigrasi Jadi Andalan Swasembada Pangan Nasional dari Karbohidrat hingga Protein Hewani

Transmigrasi Jadi Andalan Swasembada Pangan Nasional dari Karbohidrat hingga Protein Hewani

BPJPH Matangkan Implementasi Wajib Halal 2026 Bersama Kemenkeu, BKPM, dan KNEKS

BPJPH Matangkan Implementasi Wajib Halal 2026 Bersama Kemenkeu, BKPM, dan KNEKS

Mentan Dorong Hilirisasi Ayam Terintegrasi untuk Sejahterakan Peternak dan Daerah

Mentan Dorong Hilirisasi Ayam Terintegrasi untuk Sejahterakan Peternak dan Daerah

Kementerian PU Pastikan Jalur Logistik Utama Sumatra Pulih Pasca Bencana

Kementerian PU Pastikan Jalur Logistik Utama Sumatra Pulih Pasca Bencana