IHSG Berpeluang Menguat ke Area 9.151 Hari Ini 19 Januari 2026, Simak Rekomendasi Saham dari Analis

IHSG Berpeluang Menguat ke Area 9.151 Hari Ini 19 Januari 2026, Simak Rekomendasi Saham dari Analis
IHSG Berpeluang Menguat ke Area 9.151 Hari Ini 19 Januari 2026, Simak Rekomendasi Saham dari Analis

JAKARTA - Pergerakan pasar saham Indonesia memasuki awal pekan dengan sentimen positif yang masih terasa kuat.

Setelah mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan akhir pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada Senin, 19 Januari 2026. Optimisme ini muncul seiring tren teknikal yang masih menunjukkan potensi kenaikan, meskipun peluang koreksi jangka pendek tetap perlu diantisipasi oleh investor.

Pada penutupan perdagangan Jumat lalu, IHSG berhasil menguat 0,47 persen dan bertengger di level 9.075. Kinerja tersebut menjadi pijakan awal bagi pergerakan indeks hari ini, dengan sejumlah analis menilai tren kenaikan masih berada dalam fase yang relatif sehat.

Baca Juga

Tabel KUR BRI 2026: Skema Pinjaman dengan Plafon Rp100–250 Juta dan Cicilan Terjangkau

Analisis Teknikal: Area Penguatan dan Risiko Koreksi

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memproyeksikan IHSG bergerak di kisaran 9.123 hingga 9.151 pada perdagangan hari ini. Meski demikian, ia mengingatkan investor untuk tetap mencermati potensi koreksi yang bisa terjadi dalam waktu dekat.

“Posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], cermati area koreksi yang dapat terjadi di rentang 8.970-9.039 dan area penguatan yang berada di 9.123-9.151,” ujar Herditya dalam analisa hariannya.

Dari sisi teknikal, area support IHSG berada di level 8.956 dan 8.908. Sementara itu, resistance terdekat diperkirakan berada di kisaran 9.077 dan 9.102. Level-level tersebut menjadi acuan penting bagi pelaku pasar untuk menentukan strategi masuk maupun keluar dari pasar.

Pandangan Analis Lain: Potensi Melemah Terbatas

Pandangan serupa juga disampaikan Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus. Ia menilai IHSG masih berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah secara terbatas.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 8.920-9.130,” ucapnya.

Menurut Nico, pergerakan IHSG saat ini masih dipengaruhi oleh aksi ambil untung jangka pendek setelah reli yang cukup panjang. Namun, selama indeks mampu bertahan di atas area support utama, peluang untuk kembali melanjutkan penguatan tetap terbuka.

Rekomendasi Saham Pilihan dari MNC Sekuritas

Seiring potensi pergerakan IHSG, sejumlah saham dinilai menarik untuk dicermati. Dari MNC Sekuritas, beberapa saham direkomendasikan dengan pendekatan teknikal yang berbeda.

Saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) ditutup di posisi Rp 940 dan direkomendasikan buy on weakness. Pergerakan CTRA dinilai masih berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii], yang mengindikasikan tren kenaikan masih berlanjut meskipun disertai fluktuasi jangka pendek.

Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) ditutup di harga Rp 22.275 dan juga direkomendasikan buy on weakness. ITMG disebut berada pada bagian akhir dari wave [i] dari wave 1, yang secara teknikal membuka peluang terjadinya kelanjutan penguatan setelah fase konsolidasi.

Sementara itu, saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) berakhir di posisi Rp 6.700 dengan rekomendasi spec buy. RAJA berada pada bagian dari wave B dari wave (4), yang mencerminkan fase pergerakan spekulatif dengan volatilitas relatif tinggi.

Berbeda dengan ketiga saham tersebut, saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) justru direkomendasikan sell on strength. KLBF ditutup pada harga Rp 1.205 dan dinilai berada di awal wave [c] dari wave 2, yang menandakan potensi tekanan lanjutan setelah fase kenaikan sebelumnya.

Pilarmas Sekuritas: Fokus Saham Konstruksi dan Konsumer

Dari Pilarmas Investindo Sekuritas, beberapa saham juga masuk dalam radar pelaku pasar. Saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) tercatat diperdagangkan di harga Rp 6.975. Pergerakan INTP masih bertahan di atas area support 6.825 dan resistance di 7.175, dengan target penguatan di Rp 7.150.

Selain itu, saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) kembali menjadi perhatian. Dengan support terdekat di level 920 dan resistance di Rp 965, CTRA dinilai berpeluang menguji target kenaikan di Rp 960 apabila mampu mempertahankan momentum positif.

Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) juga direkomendasikan untuk dicermati. CPIN diperdagangkan di harga Rp 4.570 dengan support di level 4.530 dan resistance 4.640. Target pergerakan jangka pendek saham ini berada di Rp 4.630.

Strategi Investor di Tengah Tren Menguat

Dengan proyeksi IHSG yang masih berpeluang menguat ke area 9.151, investor disarankan tetap mengedepankan manajemen risiko. Fluktuasi jangka pendek masih mungkin terjadi, terutama di tengah aksi profit taking setelah penguatan sebelumnya.

Mengombinasikan strategi buy on weakness dan selektif memilih saham berfundamental serta teknikal yang kuat dinilai menjadi pendekatan yang relevan. Selama IHSG mampu bertahan di atas area support utama, optimisme pasar terhadap kelanjutan tren positif masih terjaga.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

PMI BI Kuartal IV/2025 Menguat, Sektor Manufaktur Belum Pulih Sepenuhnya

PMI BI Kuartal IV/2025 Menguat, Sektor Manufaktur Belum Pulih Sepenuhnya

SBN Tetap Jadi Pilar Utama Investasi Dana Pensiun Indonesia Tahun 2026

SBN Tetap Jadi Pilar Utama Investasi Dana Pensiun Indonesia Tahun 2026

Inflow Asing Dorong Saham Big Caps Kembali Menjadi Motor Pasar

Inflow Asing Dorong Saham Big Caps Kembali Menjadi Motor Pasar

Update Harga Emas Antam Senin, 19 Januari 2026, Menguat Sentuh Rp 2,703 Juta per Gram

Update Harga Emas Antam Senin, 19 Januari 2026, Menguat Sentuh Rp 2,703 Juta per Gram

Update Harga Emas Perhiasan Senin 19 Januari 2026 Stabil, Mulai Rp438 Ribu per Gram

Update Harga Emas Perhiasan Senin 19 Januari 2026 Stabil, Mulai Rp438 Ribu per Gram