Penumpang KAI Bandara di Sumut Naik Jadi 2,2 Juta di Semester I 2026

TA
Talita Malinda

Editor: Yoga Susila Utama

Kamis, 09 Juli 2026
Penumpang KAI Bandara di Sumut Naik Jadi 2,2 Juta di Semester I 2026
Aktivitas penumpang KA Bandara di Stasiun Medan. ( Sumber : NET )

MEDAN – Memasuki semester I tahun 2026, PT Railink atau KAI Bandara melaporkan bahwa operasional KA Srilelawangsa di daerah Sumatera Utara telah melayani sebanyak 2,2 juta penumpang selama kurun Januari hingga Juni 2026.

Volume tersebut, mengalami kenaikan 2,35% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 2 juta penumpang.

“Data tersebut, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api sebagai pilihan mobilitas yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ucap dari Sumbernya, Rabu 8 Juli 2026.

Dari total keseluruhan, layanan KA Srilelawangsa relasi Medan-Bandara Kualanamu melayani 794 ribu penumpang, meningkat 1,82% dibandingkan Semester I 2025 sebanyak 779 ribu penumpang.

Di sisi lain, layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Binjai–Kuala Bingai membukukan 1,4 juta penumpang, naik 2,67% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1,3 juta penumpang.

Menginjak awal Juli 2026, KAI Bandara pun terus memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat melalui penyediaan layanan KA Srilelawangsa hingga Stasiun Lubuk Pakam.

Pelebaran layanan ini diharapkan dapat menyediakan alternatif transportasi yang jauh lebih mudah, nyaman, serta terjangkau bagi penduduk Kabupaten Deli Serdang, baik untuk keperluan perjalanan menuju Kota Medan maupun Bandara Internasional Kualanamu.

Keberadaan layanan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen pihak perusahaan dalam meningkatkan keterhubungan antarwilayah sekaligus mendukung peningkatan ekonomi serta mobilitas penduduk di Sumatera Utara.

Dari Sumbernya menyatakan bahwa peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan semakin dominannya peran layanan KA Srilelawangsa dalam mendukung mobilitas penduduk di Sumatera Utara.

“Pertumbuhan jumlah pelanggan serta perluasan layanan hingga Stasiun Lubuk Pakam menjadi bukti komitmen KAI Bandara untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin mudah dijangkau masyarakat. Kami berharap kehadiran layanan ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan,” jelas dari Sumbernya.

Selain menyajikan layanan yang andal, KAI Bandara juga terus mengoptimalkan kemudahan akses bagi pelanggan dengan integrasi layanan digital, kemudahan pembelian tiket lewat aplikasi Access by KAI, aplikasi KA Bandara, website railink.co.id serta pembelian menggunakan mesin tiket otomatis di stasiun.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua