Agrinas Palma Diminta Susun Rencana Nyata untuk Swasembada Energi
JAKARTA - PT Agrinas Palma Nusantara dipandang perlu mempersiapkan tindakan nyata untuk membantu tercapainya swasembada energi dalam negeri lewat pengolahan sektor sawit.
Di samping memantapkan hilirisasi, korporasi juga diminta merancang program yang terukur supaya operasional sawit bisa memberi kontribusi bagi warga sekaligus menunjang ketahanan energi nasional.
Legislator Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono Kanang, menyatakan bahwa PT Agrinas Palma Nusantara wajib merumuskan langkah konkret demi merealisasikan target swasembada energi serta hilirisasi yang dicita-citakan pemerintah.
Poin tersebut disampaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama Direksi PT Agrinas Palma Nusantara, dilansir dari Sumbernya, Rabu (8/7/2026).
Menurut Budi, keberhasilan dalam mencapainya swasembada energi akan berpengaruh terhadap kemajuan energi terbarukan sekaligus memicu hilirisasi sumber daya alam di tanah air.
Maka dari itu, Agrinas Palma dianggap memegang peranan krusial dalam menyokong program pemerintah pada bidang energi dan perkebunan.
"Tentang ketahanan energi. Ini merupakan swasembada energi yang diharapkan oleh semua orang dan negara. Di mana apabila ini sukses, maka energi terbarukan dan hilirisasi ini tercapai," kata Budi.
Di luar memperhatikan isu swasembada energi, Budi berpesan supaya manajemen area sawit oleh Agrinas Palma tetap mempedulikan aspirasi masyarakat yang selama ini bergantung pada wilayah tersebut.
Menurutnya, prosedur pengaturan lahan jangan sampai mengesampingkan faktor sosial atau riwayat penguasaan tanah oleh penduduk setempat.
Maka, ia berpendapat mekanisme kemitraan harus menjadi elemen utama pengembangan sawit agar warga bisa terus menerima keuntungan ekonomi.
"Partnership ini penting untuk win-win bagi masyarakat, terutama masyarakat yang selama ini hanya ditertibkan," jelasnya.
Pada forum serupa, Budi juga menggarisbawahi jalannya kebijakan ekspor terpadu untuk komoditas sawit beserta olahannya yang pernah dipaparkan Presiden.
Menurutnya, penerapan aturan tersebut mesti terus dipantau supaya bisa memberi tambahan nilai pada pendapatan negara.
Ia juga menambahkan bahwa perjuangan meraih swasembada energi lewat hilirisasi sawit tidak boleh selesai pada fase perencanaan saja.
PT Agrinas Palma Nusantara diminta membuat program yang mempunyai sasaran serta tolok ukur yang jelas sehingga dampaknya mampu dinikmati oleh masyarakat dan negara.
Menurut Budi, Agrinas Palma harus memiliki rencana aksi yang transparan agar target swasembada energi bukan sekadar wacana, namun terealisasi lewat langkah yang terukur dan berkelanjutan.
"Tidak hanya sekadar bagaimana kami bermimpi saja, tapi ada action plan yang harus dilahirkan di sana sehingga Agrinas Palma ini betul-betul melahirkan mimpi kami semua," pungkasnya.