Dukung Transisi Energi, Calon Ketum PBNU Soroti Potensi PLTS

TA
Talita Malinda

Editor: Yoga Susila Utama

Selasa, 07 Juli 2026
Dukung Transisi Energi, Calon Ketum PBNU Soroti Potensi PLTS
PBNU Khalifah Muhammad Safrizal Almalik. ( Sumber : NET )

JAKARTA - Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Khalifah Muhammad Safrizal Almalik, mengutarakan sokongannya terhadap pengembangan energi terbarukan sebagai bagian dari usaha menciptakan ketahanan energi nasional sekaligus memelihara kelestarian alam.

Menurut dari Sumbernya, pemanfaatan energi bersih, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), merupakan langkah taktis yang perlu terus dimotivasi di Indonesia lantaran potensi sumber daya energi terbarukan yang dipunyai sangat besar.

"Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang melimpah. Karena itu, pengembangan energi bersih, termasuk PLTS, harus menjadi salah satu prioritas untuk mendukung kemandirian energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil," kata dari Sumbernya dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.

Ia memandang peralihan menuju energi bersih tidak sekadar berdampak pada aspek lingkungan, tetapi juga sanggup membuka kesempatan ekonomi baru, menciptakan lapangan pekerjaan, serta mendongkrak kesejahteraan warga lewat penggunaan teknologi yang bersahabat dengan alam.

Dari Sumbernya mengatakan organisasi kemasyarakatan keagamaan, termasuk Nahdlatul Ulama, mempunyai peran krusial dalam membangun kesadaran warga mengenai pentingnya merawat kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab moral serta keagamaan.

Menurutnya, pengembangan PLTS pun bisa menjadi solusi penyediaan listrik di daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan listrik secara maksimal, sekaligus menunjang pemerataan pembangunan nasional.

"Pengembangan energi terbarukan bukan semata persoalan teknologi, tetapi juga merupakan ikhtiar bersama untuk mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Karena itu, seluruh elemen bangsa perlu mendukung percepatan transisi energi," ujarnya.

Dari Sumbernya berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, pihak akademisi, organisasi masyarakat, serta masyarakat umum sanggup mempercepat pengembangan energi terbarukan di Indonesia sehingga sasaran transisi energi nasional bisa tercapai secara berkelanjutan. 

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua