Presiden Prabowo Tegaskan Makan Bergizi Gratis Jangan Dikorupsi

TA
Talita Malinda

Editor: Yoga Susila Utama

Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Makan Bergizi Gratis Jangan Dikorupsi
Presiden Prabowo Subianto membawa potongan ayam goreng menu makan bergizi gratis (MBG) di hadapan para mitra. (Sumber Foto: detiknews.com)

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto membawa potongan ayam goreng ke atas panggung di hadapan 12.000 penggerak serta mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).

Prabowo ingin mengingatkan seluruh pelaksana program MBG agar tidak memotong ayam menjadi ukuran yang terlalu kecil.

Ia menunjukkan dua wadah berisi ayam goreng, dengan rincian satu wadah dipotong menjadi 8 bagian dan satu lagi menjadi 14 bagian.

"Nah, masalah ayam. Bawa ke atas ayamnya. Mana ada ayam? Bawa sini. Taruh di depan situ. Saya minta perwakilan mitra, 10 orang naik ke sini. 10 orang. Berdiri di situ," ujar Prabowo.

"Kamera, kamera, bisa kelihatan di atas. Coba lihat, ayamnya, ayamnya kasih lihat. Yang kiri... Kelihatan? Enggak kelihatan di atas. Ayam yang kiri adalah ayam dipotong 14. Ayam dipotong 14. Yang ini... Yang ini 8. Yang kanan 8. Jadi, yang 14 saja sebesar ini, kalau kecil begini ya berapa? Jangan-jangan (dipotong) 18 atau 22," sambung Prabowo.

Perwakilan mitra MBG yang hadir membantah dan mengeklaim tidak ada mitra yang berani memotong satu ekor ayam menjadi 14 potong.

"Enggak berani, Pak, potong 10, Pak. Enggak ada yang 14," kata mereka.

Prabowo menegaskan, apabila ada mitra yang memotong satu ekor ayam menjadi 14 potong, maka tindakan tersebut merupakan sebuah dosa.

Ia yakin anak-anak penerima manfaat MBG akan kecewa jika porsi ayam yang disajikan terlalu kecil.

"Kalau potong lebih dari 14 dosa, dosa. Berapa juta anak-anak Indonesia akan kecewa? Betul? Benar ya? Nanti saya minta ya Menteri Pendidikan, Mendikdasmen, minta kepala-kepala sekolah, guru-guru, anak-anaknya suruh lapor, ayamnya kecil atau besar. Kalau perlu secara random difoto dan ditimbang," kata Prabowo.

Ia kembali mengingatkan bahwa urusan makanan adalah hal yang sakral.

Prabowo menegaskan bahwa program MBG, yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, tidak boleh dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk memperkaya diri.

"Saudara-saudara, masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah, tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum. Makan paling gampang dikorupsi. Makan paling gampang dikorupsi, ya?" imbuh Prabowo.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua