Pertagas Jadi Operator Pipa Cisem II, Perkuat Infrastruktur Energi RI
- Jumat, 08 Mei 2026
JAKARTA – Pemerintah memperkokoh infrastruktur energi nasional guna menjaga pasokan energi yang lebih andal serta berkelanjutan. Salah satu langkah teranyarnya ialah penetapan PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai operator Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur atau Cisem II.
Penunjukan ini dilakukan usai Pertagas memenangkan tender pemilihan mitra yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM melalui LEMIGAS pada April 2026 yang lalu.
Keberadaan Cisem II dianggap menjadi bagian krusial dalam pengembangan jaringan transmisi gas bumi nasional sekaligus menopang ketahanan energi Indonesia. Pipa tersebut merupakan bagian dari Pipa Transmisi Cirebon-Semarang (Cisem) di mana pada tahap sebelumnya telah selesai terbangun dan beroperasi untuk ruas Semarang-Batang (Cisem I).
Baca JugaViral Video Asusila, Satpol PP Tutup Akses Rel Stasiun Jatinegara
Direktur Utama Pertagas, Indra P Sembiring, memaparkan bahwa Pertagas telah mempunyai pengalaman sebagai operator Pipa Cisem I sejak tahun 2023. Oleh sebab itu, perusahaan meyakini kompetensi serta pengalaman tersebut menunjukkan kesiapan penuh untuk mengoperasikan seluruh jaringan pipa tersebut.
"Ketersediaan infrastruktur gas yang terintegrasi dan handal adalah kunci untuk mempercepat transisi energi nasional dengan gas bumi. Energi yang disalurkan melalui pipa Cisem ini akan menjawab kebutuhan industri dan berbagai sektor lainnya atas energi yang bersih, lalu juga memberikan nilai tambah sektor hulu migas, dan yang terpenting adalah mendukung pertumbuhan perekonomian di Indonesia," ujar Indra dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 Mei 2026.
Pipa Cisem II, tambah Indra, adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mengintegrasikan infrastruktur pipa gas bumi di tanah air. Keberadaan lokasi sumur gas bumi yang letaknya berbeda dengan pasar pengguna gas utama kini telah terhubung lewat Pipa Transmisi Cirebon-Semarang dan Pipa Transmisi Gresik-Semarang.
"Jadi, Pipa Cisem II sepanjang ±242 km menjadi game changer, karena terhubung dengan infrastruktur eksisting Pertagas di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur sehingga akan memperkuat keandalan penyaluran di Infrastruktur energi di Pulau Jawa," imbuh Indra.
Direktur Teknik & Operasi Pertagas, Agung Indri Pramantyo, menambahkan bahwa jaringan Pipa Cisem II saat ini telah terintegrasi dengan Ruas Pipa Cisem I di Kawasan Industri Batang (KITB), Jawa Tengah, yang dioperasikan oleh Pertagas, serta Stasiun Kandang Haur Timur (KHT) milik Operation West Java Area Pertagas.
"Integrasi ini membentuk sistem jaringan pipa yang terintegrasi serta memberikan fleksibilitas pengoperasian dan kehandalan infrastruktur gas bumi, khususnya yang kami operasikan," ujar Agung.
Terhubungnya Pipa Cisem II dengan infrastruktur transmisi gas bumi nasional di lingkungan Subholding Gas tidak hanya memperkokoh pasokan energi untuk sektor strategis seperti pupuk, kilang, dan pembangkit listrik, namun juga mendukung program pemerintah dalam pengembangan gas untuk rumah tangga serta UMKM di sepanjang jalur pipa tersebut.
Talita Malinda
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026











