PMI Salurkan Bantuan Tunai Rp2,3 Miliar untuk 2.306 Korban Banjir Aceh Tamiang
- Sabtu, 14 Maret 2026
JAKARTA - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga meninggalkan dampak besar terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Banyak warga yang harus berjuang kembali menata kehidupan setelah aktivitas sehari-hari dan mata pencaharian mereka terganggu akibat bencana tersebut. Untuk membantu mempercepat pemulihan masyarakat terdampak, Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai kepada ribuan keluarga yang terdampak banjir di daerah tersebut.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan mendesak pascabencana sekaligus menjadi salah satu upaya mendorong pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah yang terdampak.
Baca JugaPemerintah Selesaikan 104 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh Utara
Bantuan Tunai Rp2,3 Miliar untuk Ribuan Keluarga
Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan dalam bentuk uang tunai senilai Rp2,3 miliar kepada 2.306 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
"Program ini difokuskan untuk membantu pemulihan ekonomi warga pascabencana di wilayah Aceh Tamiang," kata Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Asmawi Syam, di Aceh Tamiang, Jumat.
Program bantuan tunai tersebut mendapat dukungan pendanaan dari Disaster Response Emergency Fund (DREF) milik International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC).
Adapun bantuan tunai Rp2,3 miliar untuk 2.306 KK tersebut diberikan sebesar Rp1 juta kepada masing-masing keluarga terdampak. Proses pencairannya melalui kerja sama dengan kantor Pos Indonesia.
Penyaluran Berdasarkan Verifikasi Bersama Pemerintah
Penyaluran bantuan dilakukan melalui proses verifikasi yang melibatkan PMI dan pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh warga yang terdampak banjir dan membutuhkan dukungan untuk pemulihan pascabencana.
Penyaluran ini dilakukan berdasarkan hasil verifikasi PMI bersama pemerintah daerah guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Asmawi mengatakan banjir yang terjadi beberapa waktu lalu berdampak pada sejumlah kecamatan dan desa serta mengganggu aktivitas dan mata pencaharian masyarakat.
"Bencana ini tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah dan lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap kehidupan ekonomi masyarakat," ujarnya.
PMI Berikan Berbagai Layanan Kemanusiaan
Sejak awal bencana terjadi, PMI bersama berbagai pihak terus berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak. Upaya tersebut dilakukan oleh PMI Pusat, PMI Provinsi Aceh, dan PMI Aceh Tamiang dengan dukungan dari mitra gerakan kemanusiaan internasional.
Ia menjelaskan sejak awal bencana PMI Pusat bersama PMI Provinsi Aceh dan PMI Aceh Tamiang, serta dukungan mitra Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, terus bergerak memberikan berbagai layanan kemanusiaan di lokasi terdampak.
"Layanan yang diberikan PMI antara lain distribusi bantuan darurat, pelayanan kesehatan, penyediaan air bersih, hingga kegiatan pembersihan lingkungan yang melibatkan relawan dan masyarakat," katanya.
Berbagai layanan tersebut menjadi bagian dari upaya PMI untuk membantu masyarakat menghadapi dampak bencana sekaligus mencegah munculnya masalah kesehatan dan lingkungan di wilayah yang terdampak banjir.
Harapan untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana
PMI berharap bantuan tunai yang diberikan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, memperbaiki kebutuhan rumah tangga, serta mendukung proses pemulihan setelah bencana banjir.
Pihaknya berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, memperbaiki kebutuhan rumah tangga, serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Mewakili PMI, ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut mendukung proses penyaluran bantuan tersebut. Kerja sama lintas lembaga dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan kemanusiaan dapat disalurkan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan.
Mewakili PMI, ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang, PT Pos Indonesia, relawan PMI, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan tersebut.
"PMI berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam misi kemanusiaan," kata Asmawi Syam.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
PMI Salurkan Bantuan Tunai Rp2,3 Miliar untuk 2.306 Korban Banjir Aceh Tamiang
- Sabtu, 14 Maret 2026
Berita Lainnya
Prabowo Minta Mensos Pastikan Bantuan Pangan untuk 35 Juta Keluarga Tepat Waktu
- Sabtu, 14 Maret 2026
Prabowo Perintahkan Penyaluran THR Lebaran 2026 Tepat Waktu bagi Pekerja
- Sabtu, 14 Maret 2026
Menko PM: Pasar 1001 Malam Banda Aceh Perkuat Pemberdayaan Ekonomi UMKM
- Sabtu, 14 Maret 2026
Pemerintah Bentuk Posko Terpadu Kawal Kelancaran Angkutan Lebaran 2026
- Sabtu, 14 Maret 2026










