Program MBG Dinilai Mampu Menggerakkan Ekonomi Rakyat dan Tingkatkan Kualitas SDM
- Sabtu, 14 Maret 2026
JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah dinilai memiliki dampak yang lebih luas dibanding sekadar penyediaan makanan bagi masyarakat.
Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga berperan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat di berbagai daerah melalui keterlibatan pelaku usaha lokal, petani, hingga peternak kecil.
Dalam pelaksanaannya, program tersebut juga membuka peluang kerja baru di tingkat lokal serta menciptakan rantai ekonomi yang saling terhubung. Melalui ekosistem yang dibangun, program MBG diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.
Baca JugaPMI Salurkan Bantuan Tunai Rp2,3 Miliar untuk 2.306 Korban Banjir Aceh Tamiang
MBG Dinilai Sebagai Ekosistem Ekonomi Kerakyatan
Ketua Umum Asosiasi Dapur Mandiri Indonesia (ADMIN) Bambang Purnomo Edi menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar pembagian makanan, melainkan sebuah ekosistem ekonomi kerakyatan yang terstruktur dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
"Kami melihat secara langsung bagaimana program ini menghidupkan kembali komunitas, menyerap tenaga kerja lokal dan memberikan kepastian pasar bagi petani serta peternak kecil di daerah," kata Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Menurut Bambang, dampak program tersebut tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat secara langsung, tetapi juga oleh berbagai pihak yang terlibat dalam rantai penyediaan bahan pangan dan pengolahan makanan.
Ajakan Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial
Bambang mengatakan, berbagai opini yang berkembang di media sosial mengenai implementasi Program MBG tidak semuanya benar dan program ini menjadi salah satu ekosistem penggerak ekonomi rakyat.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap optimis dan tidak terpengaruh oleh konten-konten yang menyudutkan program secara keseluruhan berdasarkan kasus-kasus tunggal.
Menurutnya, penting bagi masyarakat untuk melihat pelaksanaan program secara menyeluruh dan tidak hanya menilai dari potongan informasi yang beredar di berbagai platform digital.
Pengawasan Program Dinilai Bukti Keseriusan Negara
Bambang menegaskan bahwa penertiban yang dilakukan oleh BGN justru membuktikan negara hadir dan sangat serius dalam mengawasi setiap rupiah dan setiap porsi gizi bagi generasi mendatang.
"Kami di ADMIN berkoordinasi erat dengan BGN untuk memastikan 1.200 lebih SPPG di bawah naungan kami adalah unit yang patuh, bersih, dan berdedikasi tinggi," ujarnya.
Bambang menegaskan bahwa Program MBG bukan sekadar pembagian makanan, melainkan sebuah ekosistem ekonomi kerakyatan yang terstruktur.
Langkah pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah dinilai sebagai bagian dari upaya memastikan bahwa seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai standar serta mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Komitmen Menjaga Kualitas dan Transparansi Program
Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyaring informasi di media sosial dan mendukung keberlanjutan program ini demi masa depan anak-anak.
"Dapur Mandiri akan terus berkomitmen menjaga kualitas dan transparansi dalam setiap porsi yang disajikan," katanya.
Menanggapi dinamika di media sosial, ADMIN secara tegas menyatakan dukungan terhadap langkah Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Irjen Pol Sony Sanjaya dalam melakukan penertiban terhadap unit-unit pelayanan yang ditemukan tidak memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan.
Namun demikian Ketum ADMIN berharap masyarakat bijak dan tidak melakukan fitnah atau tindakan disinformasi, fitnah dan kebencian (DFK) dalam menyebarkan foto, video atau berita terkait menu MBG.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat, program MBG diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas gizi sekaligus pembangunan sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
PMI Salurkan Bantuan Tunai Rp2,3 Miliar untuk 2.306 Korban Banjir Aceh Tamiang
- Sabtu, 14 Maret 2026
Berita Lainnya
Prabowo Minta Mensos Pastikan Bantuan Pangan untuk 35 Juta Keluarga Tepat Waktu
- Sabtu, 14 Maret 2026
Prabowo Perintahkan Penyaluran THR Lebaran 2026 Tepat Waktu bagi Pekerja
- Sabtu, 14 Maret 2026
Menko PM: Pasar 1001 Malam Banda Aceh Perkuat Pemberdayaan Ekonomi UMKM
- Sabtu, 14 Maret 2026
Pemerintah Bentuk Posko Terpadu Kawal Kelancaran Angkutan Lebaran 2026
- Sabtu, 14 Maret 2026











