CLEO Siapkan Tiga Pabrik Baru Dukung Ekspansi Nasional 2026 AMDK Indonesia
- Selasa, 27 Januari 2026
JAKARTA — Strategi pertumbuhan PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) memasuki babak baru pada 2026. Emiten air minum dalam kemasan (AMDK) milik pengusaha Hermanto Tanoko ini menyiapkan langkah konkret untuk memperluas jangkauan produksi melalui pengoperasian tiga pabrik baru.
Upaya tersebut bukan sekadar menambah kapasitas, melainkan juga memperkuat jaringan distribusi serta mendekatkan fasilitas produksi ke pasar-pasar potensial di luar Jawa.
CEO CLEO Melisa Patricia menegaskan bahwa pengembangan pabrik merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga pertumbuhan yang berkesinambungan. Menurutnya, ekspansi yang terencana akan membuat perseroan lebih adaptif menghadapi dinamika pasar sekaligus memperkuat daya saing di industri AMDK yang semakin kompetitif.
Baca JugaSriwijaya Capital Perkuat Transisi Energi Indonesia Lewat Investasi PLTS
“Saat ini, CLEO telah memiliki 32 pabrik yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia. Pada tahun ini, CLEO menargetkan untuk mengoperasikan tiga pabrik baru, yang masing-masing berada di kota Palu, Pontianak, dan Pekanbaru,” paparnya.
Dengan penambahan fasilitas produksi tersebut, CLEO berharap dapat mempercepat distribusi produk ke wilayah timur dan barat Indonesia, sekaligus menekan biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan bagi industri berbasis manufaktur dan distribusi nasional.
Ekspansi Pabrik untuk Perluasan Pasar
Rencana pengoperasian tiga pabrik baru mencerminkan strategi CLEO dalam membaca potensi pertumbuhan konsumsi AMDK di berbagai daerah. Palu, Pontianak, dan Pekanbaru dipilih karena dinilai memiliki prospek pasar yang menjanjikan serta dapat berfungsi sebagai pusat distribusi regional.
Langkah ini sejalan dengan strategi perusahaan yang selama ini mengedepankan pendekatan berbasis wilayah. Dengan menempatkan pabrik lebih dekat ke konsumen, CLEO dapat meningkatkan efisiensi rantai pasok, mengurangi ketergantungan pada pengiriman jarak jauh, serta memastikan ketersediaan produk tetap terjaga.
Melisa menjelaskan bahwa pengembangan jaringan pabrik bukan hanya soal volume produksi, tetapi juga tentang menjaga kesinambungan bisnis. Perusahaan ingin memastikan bahwa ekspansi dilakukan secara terukur, dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan kemampuan operasional jangka panjang.
Komitmen Keberlanjutan melalui PLTS
Selain memperluas jaringan produksi, CLEO juga menempatkan aspek keberlanjutan sebagai bagian penting dari strategi ekspansinya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melengkapi pabrik-pabrik perseroan dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Pada awal 2026, CLEO akan menambah satu pabrik yang dilengkapi PLTS. Dengan tambahan tersebut, total kapasitas PLTS terpasang perusahaan akan meningkat menjadi 8 MWp. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk menghemat energi, tetapi juga untuk mendukung target pengurangan emisi karbon.
Terkait dengan pencapaian target net zero emission, CLEO mencatat bahwa selama periode 2022–2025, perseroan telah memproduksi energi listrik dari PLTS sebesar 18.333.240 kWh. Produksi energi terbarukan tersebut berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dioksida hingga 15.948 ton CO2.
Langkah ini menunjukkan bahwa ekspansi yang dilakukan CLEO tidak dilepaskan dari tanggung jawab lingkungan. Perusahaan berupaya memastikan bahwa pertumbuhan bisnis tetap sejalan dengan upaya menjaga keberlanjutan sumber daya dan mengurangi dampak terhadap lingkungan.
Kinerja Keuangan Menguat di Tengah Ekspansi
Dari sisi kinerja keuangan, CLEO mencatatkan hasil yang cukup solid. Hingga laporan keuangan kuartal III/2025, perseroan membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 6% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp2,09 triliun. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan industri AMDK yang berada di kisaran 5% per tahun.
Pertumbuhan penjualan ini menjadi sinyal bahwa strategi ekspansi dan penguatan distribusi yang dilakukan perusahaan memberikan dampak positif. Dengan pasar yang semakin luas serta kapasitas produksi yang terus bertambah, CLEO optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan dalam beberapa tahun ke depan.
Kinerja keuangan yang stabil juga menjadi dasar bagi perusahaan untuk melanjutkan rencana investasi, termasuk pembangunan pabrik baru dan pengembangan infrastruktur pendukung lainnya. Manajemen menilai bahwa fondasi keuangan yang kuat diperlukan agar ekspansi tidak membebani arus kas perusahaan.
Strategi Jangka Panjang dan Inovasi Produk
Ke depan, CLEO menegaskan akan terus mengandalkan kombinasi antara ekspansi wilayah, inovasi produk, dan penguatan operasional sebagai strategi utama. Melisa menyatakan bahwa perusahaan secara proaktif mencermati dinamika pasar untuk memastikan produk yang dihadirkan tetap relevan dengan kebutuhan konsumen.
“CLEO terus berupaya melanjutkan kinerja positif setiap tahunnya, secara proaktif terus mencermati perkembangan dinamika pasar agar dapat menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, serta terus melanjutkan ekspansi ke wilayah-wilayah potensial sebagai bagian dari pelaksanaan strategi pertumbuhan jangka panjang,” imbuh Melisa.
Dengan rencana pengoperasian tiga pabrik baru pada 2026, CLEO tidak hanya memperkuat posisinya di industri AMDK nasional, tetapi juga menunjukkan keseriusan dalam menjalankan bisnis yang berorientasi pada pertumbuhan dan keberlanjutan. Ekspansi ini diharapkan dapat menjadi penopang kinerja perusahaan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah tempat pabrik-pabrik baru tersebut beroperasi.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Semen Baturaja Resmi Berstatus Persero dengan Alamat Kantor Baru di 2026
- Selasa, 27 Januari 2026
CLEO Siapkan Tiga Pabrik Baru Dukung Ekspansi Nasional 2026 AMDK Indonesia
- Selasa, 27 Januari 2026
PNM Perkuat Industri Keuangan lewat Pemberdayaan Perempuan Prasejahtera Nasional
- Selasa, 27 Januari 2026
Daftar Terbaru Harga HP Infinix 2026 untuk Seluruh Seri dari Entry Level hingga Gaming
- Selasa, 27 Januari 2026
Intip Bocoran Desain Samsung Galaxy A57 Ungkap Bodi Lebih Tipis dan Ringan
- Selasa, 27 Januari 2026
Berita Lainnya
Pelindo Jasa Maritim Bukukan Pendapatan Rp8,74 Triliun pada 2025 dari Bisnis
- Selasa, 27 Januari 2026
Semen Baturaja Resmi Berstatus Persero dengan Alamat Kantor Baru di 2026
- Selasa, 27 Januari 2026
Perkuat Entitas Luar Negeri, Anak Usaha BUMA Suntik Modal ke BUMA SG
- Selasa, 27 Januari 2026
PNM Perkuat Industri Keuangan lewat Pemberdayaan Perempuan Prasejahtera Nasional
- Selasa, 27 Januari 2026








