PERURI Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Karawang Jawa Barat

PERURI Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Karawang Jawa Barat
PERURI Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Karawang Jawa Barat

JAKARTA - Bencana banjir yang melanda Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyisakan dampak sosial yang luas bagi masyarakat terdampak. 

Ribuan warga harus berjuang memenuhi kebutuhan dasar setelah rumah dan lingkungan tempat tinggal mereka terendam air. Dalam situasi tersebut, kehadiran berbagai pihak menjadi krusial untuk membantu meringankan beban warga, termasuk dari sektor badan usaha milik negara (BUMN).

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) turut mengambil peran dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di Karawang. Bantuan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga yang terdampak langsung oleh bencana.

Baca Juga

Mendagri Dorong Percepatan Pengembalian TKD untuk Daerah Terdampak Bencana

Penyaluran 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak

PERURI menyalurkan sebanyak 300 paket sembako kepada korban banjir di Kabupaten Karawang. Bantuan tersebut diserahkan secara resmi di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang yang berada di Kecamatan Karawang Barat.

Melalui koordinasi dengan BPBD setempat, paket sembako tersebut selanjutnya didistribusikan kepada warga yang membutuhkan di wilayah terdampak banjir. Penyaluran melalui BPBD dilakukan agar bantuan dapat tepat sasaran serta menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan dalam kondisi darurat.

Langkah ini menjadi bagian dari dukungan nyata PERURI terhadap pemerintah daerah dalam penanganan dampak bencana alam yang terjadi di wilayah tersebut.

Komitmen TJSL PERURI dalam Penanggulangan Bencana

Penanggung Jawab Operational Corporate Branding PERURI, Eva Farida, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Melalui program tersebut, PERURI berupaya hadir dalam situasi krisis untuk mendukung upaya penanggulangan bencana serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

“Di tengah situasi bencana ini, prioritas utama kami adalah membantu memenuhi kebutuhan dasar warga secepat mungkin,” kata Eva dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Eva menambahkan, melalui program TJSL, PERURI berkomitmen untuk berperan dalam penguatan resiliensi sosial masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan kondisi warga terdampak, baik secara fisik maupun sosial.

Hal ini juga sejalan dengan arah transformasi PERURI yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat luas.

Harapan Memberi Kekuatan di Tengah Situasi Sulit

PERURI menyadari bahwa bantuan logistik tidak dapat sepenuhnya menggantikan kenyamanan dan keamanan rumah yang terdampak banjir. Namun demikian, bantuan sembako diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam masa darurat.

“Kami menyadari bahwa tidak ada bantuan yang bisa menggantikan kenyamanan rumah yang terdampak banjir. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kekuatan bagi para warga terdampak di situasi yang sulit ini,” tuturnya.

Melalui pendekatan tersebut, PERURI menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi juga memberikan kontribusi yang dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan.

Banjir Karawang dan Data Warga Terdampak

Bencana banjir di Kabupaten Karawang terjadi setelah jebolnya tanggul Sungai Kalimalang di wilayah Kecamatan Telukjambe Barat, Jumat (16/1). Luapan air menggenangi permukiman warga dan menyebabkan ratusan keluarga terdampak.

Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 854 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.562 jiwa terdampak banjir di wilayah tersebut. Kondisi ini memaksa sebagian warga meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebutkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 160 KK atau 470 jiwa terpaksa mengungsi di Desa Karangligar. Sementara itu, warga lainnya memilih mengungsi ke rumah tetangga maupun kerabat yang lebih aman dari genangan banjir.

Dukungan Pemerintah dan Kolaborasi Penanganan Bencana

Selain bantuan dari PERURI, pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial juga telah menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir Karawang. Bantuan tersebut disalurkan melalui gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Distribusi logistik dilakukan untuk membantu warga yang terdampak luapan Sungai Cibeet dan Sungai Citarum, yang turut memperparah kondisi banjir di sejumlah wilayah Karawang.

Kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan lembaga terkait menjadi kunci dalam penanganan bencana ini. Dukungan lintas sektor diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan dan membantu warga kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara normal setelah kondisi berangsur membaik.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BKKBN Perluas Layanan Kesehatan Keluarga untuk Warga Terdampak Bencana Aceh

BKKBN Perluas Layanan Kesehatan Keluarga untuk Warga Terdampak Bencana Aceh

MUI dan Kemenag Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pengelolaan Zakat Nasional

MUI dan Kemenag Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pengelolaan Zakat Nasional

TNI AD Bangun 105 Sumur Bor untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Aceh Pascabencana

TNI AD Bangun 105 Sumur Bor untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Aceh Pascabencana

Gerak Cepat Maruarar Sirait Percepat Pembangunan Rusun Subsidi di Meikarta

Gerak Cepat Maruarar Sirait Percepat Pembangunan Rusun Subsidi di Meikarta

BRIN Hadirkan Kemasan Kertas Berlapis Minyak Nabati yang Lebih Aman dan Ramah Lingkungan

BRIN Hadirkan Kemasan Kertas Berlapis Minyak Nabati yang Lebih Aman dan Ramah Lingkungan