18 Makanan Khas Pontianak yang Terkenal dan Wajib diCoba!
- Rabu, 14 Januari 2026
18 Makanan Khas Pontianak yang Terkenal dan Wajib diCoba!
Makanan khas Pontianak menawarkan beragam pilihan yang sayang untuk dilewatkan. Bagi siapa pun yang gemar menjelajahi kuliner lokal, Pontianak bisa menjadi destinasi wajib untuk pengalaman kuliner yang unik.
Ragam hidangan di kota ini tercermin dari keberagaman budaya yang menghuni Pontianak. Penduduknya berasal dari berbagai latar belakang, termasuk Tionghoa, Melayu, Bugis, Jawa, Madura, dan kelompok lainnya, sehingga memengaruhi cita rasa serta keunikan kulinernya.
Baca Juga
Menjelajahi kota sambil mencicipi kuliner lokal tentu akan memberikan pengalaman berbeda, memperkaya wawasan sekaligus memanjakan lidah.
Tak heran jika makanan khas Pontianak menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menikmati kekayaan budaya dan cita rasa kota ini.
Keunikan dan Asal Usul Kuliner Pontianak
Kuliner Pontianak dikenal akan keberagaman dan keunikan rasanya, yang dipengaruhi oleh kombinasi budaya lokal dan pendatang.
Salah satu hidangan tradisional yang menonjol adalah Bubur Pedas, yang diracik dari beragam bumbu, rempah, serta sayuran seperti daun pakis dan daun kesum.
Hidangan ini memiliki cita rasa pedas khas dan biasanya disajikan dengan taburan kacang goreng serta teri goreng, menjadikannya sangat menarik bagi wisatawan.
Selain itu, terdapat Pengkang, yaitu olahan beras ketan yang dibungkus daun pisang bersama ebi dan kemudian dibakar. Aroma khasnya menggoda selera, dan biasanya dihidangkan bersama sambal kerang, menambah kelezatannya.
Kota ini juga terkenal dengan kuliner yang dipengaruhi budaya Tionghoa, Dayak, dan Melayu.
Salah satu contohnya adalah Bingke, kue berbahan telur dan tepung yang dapat divariasikan dengan keju, cokelat, atau durian, sehingga cocok dijadikan oleh-oleh.
Tidak ketinggalan, Kue Kantong Semar dari pedalaman Kalimantan Barat merupakan jajanan ringan populer. Kue ini dibuat dengan tanaman kantong semar, menghasilkan rasa yang berbeda dan khas.
Makanan Khas Pontianak Halal
Bagi pecinta kuliner yang menghindari hidangan non-halal, tersedia banyak pilihan kuliner lain yang sama lezatnya. Berikut beberapa makanan khas Pontianak yang bisa dicoba saat berkunjung ke kota ini!
1. Es Krim Petrus
Karena Pontianak dilintasi garis khatulistiwa, suhu udara di kota ini sering terasa panas. Jika ingin menyegarkan diri, Es Krim Petrus menjadi pilihan yang tepat.
Nama hidangan ini berasal dari lokasinya yang dekat dengan Sekolah Petrus, di Jalan Karel Satsuit Tubun No. 8, Pontianak Selatan.
Beragam rasa tersedia, mulai dari stroberi, vanila, hingga cokelat. Selain itu, berbagai topping seperti kacang merah, cincau, rumput laut, dan mutiara bisa ditambahkan sesuai selera.
Yang membuatnya unik, es krim ini disajikan langsung di dalam batok kelapa lengkap dengan daging kelapa muda, memberikan sensasi segar sekaligus lezat.
2. Chai Kue
Chai Kue menjadi salah satu kuliner yang wajib dicoba saat berada di Pontianak. Hidangan ini dibuat dari campuran tepung beras dan tepung tapioka, berbentuk mirip pastel, dan dapat dikukus atau digoreng.
Beragam isian bisa dipilih, seperti bengkuang, rebung, kucai, keladi, atau kacang kedelai. Chai Kue biasanya disajikan dengan bawang putih cincang yang digoreng untuk menambah aroma dan rasa gurih.
Untuk menambah cita rasa, hidangan ini dapat dinikmati dengan sambal khas. Salah satu lokasi populer untuk menikmati Chai Kue berada di Jalan Siam.
3. Sotong Pangkong
Sotong Pangkong merupakan kuliner unik yang berasal dari bahasa Melayu, di mana “Sotong” berarti cumi dan “Pangkong” artinya dipukul.
Hidangan ini dibuat dari cumi kering yang dipanggang terlebih dahulu hingga dagingnya empuk, kemudian dipukul hingga tipis.
Hidangan ini biasanya muncul saat Ramadan dan disajikan bersama sambal kacang yang menambah kelezatan.
Tekstur yang renyah berpadu dengan sambal yang pedas membuat Sotong Pangkong menjadi camilan yang menggugah selera.
4. Sapo Tahu Seafood
Sapo Tahu Seafood termasuk hidangan yang mudah ditemukan dan populer di Pontianak. Aromanya yang kaya dan gurih membuatnya menjadi salah satu kuliner yang wajib dicoba, terutama bagi yang mencari hidangan bebas dari bahan non-halal.
Salah satu tempat yang terkenal menyajikan Sapo Tahu Seafood adalah Restoran Gajah Mada di Jalan Gajah Mada.
Perpaduan tahu lembut dengan berbagai jenis seafood menciptakan cita rasa yang kaya dan memuaskan.
5. Mie Tiaw Apollo
Mie Tiaw Apollo merupakan kuliner legendaris yang berlokasi di Jalan Pattimura. Hidangan ini merupakan bagian dari tradisi peranakan Tionghoa dan sudah menjadi ikon kuliner di Pontianak sejak tahun 1968.
Mie yang digunakan lebar dan pipih, mirip kwetiaw, dan bisa disajikan goreng atau kuah. Beragam pelengkap seperti babat, daging sapi, dan telur menambah kenikmatan hidangan ini.
Rasanya yang khas dan proses pengolahan yang unik menjadikan Mie Tiaw Apollo tetap bertahan sebagai favorit hingga saat ini.
6. Lek Tau Suan
Bagi yang menyukai kombinasi rasa manis dengan tekstur renyah, Lek Tau Suan bisa menjadi pilihan menarik. Hidangan ini mudah ditemukan di sepanjang Jalan Gajahmada.
Lek Tau Suan dibuat dari kacang hijau yang sudah dikupas, dimasak dalam kuah manis dengan campuran tepung tapioka, gula, dan daun pandan.
Biasanya disajikan hangat dengan topping Ca Kwee garing, menambah sensasi renyah saat disantap.
7. Ce Hun Tiau
Ce Hun Tiau, yang dikenal juga sebagai Sagu Gunting, merupakan hidangan yang menyegarkan dan cocok dikonsumsi saat cuaca panas. Terbuat dari campuran tepung beras dan tepung kanji, makanan ini berbentuk mie.
Biasanya disajikan bersama ketan hitam, bongko, mutiara, dan es, sehingga memberikan sensasi manis dan segar.
Salah satu tempat populer yang menyajikan hidangan ini adalah Ceu Hun Tiau Atong di sekitar Jalan Waru, Pontianak.
8. Pisang Goreng Pontianak
Pisang Goreng Pontianak termasuk salah satu camilan yang digemari banyak orang. Popularitasnya bahkan telah menjangkau wilayah di luar kota.
Rasa manis dan tekstur renyahnya terasa berbeda ketika dinikmati langsung di Pontianak, apalagi ditemani secangkir kopi pancong. Salah satu lokasi terkenal adalah Warung Kopi Winny di sepanjang Jalan Gajahmada.
9. Burung Punai
Burung Punai merupakan hidangan yang bisa dicoba saat berada di Pontianak. Pengolahannya mirip ayam goreng atau panggang. Burung ini memiliki ukuran mirip merpati dengan bulu hijau dan paruh kemerahan.
Di Kalimantan, burung ini biasanya ditangkap dengan jaring. Salah satu tempat untuk menikmati daging lembutnya adalah Resto Pondok Pengkang di Jalan Raya Peniti, Peniti Luar Siantan.
10. Pengkang
Pengkang adalah hidangan yang mirip lemper, terbuat dari beras ketan atau pulut, tetapi berisi daging ebi. Kemasan khasnya berupa bungkus daun pisang berbentuk segitiga yang dijepit bambu.
Rasanya memadukan gurih beras ketan, manis ebi, dan aroma daun pisang bakar. Biasanya disajikan bersama sambal kepah khas Melayu, yang terbuat dari kerang hutan mangrove.
Hidangan ini tersedia di warung kecil maupun beberapa restoran besar karena kepopulerannya.
11. Lempok Durian
Lempok Durian menjadi hidangan yang wajib dicoba bagi penggemar durian. Teksturnya mirip dodol, tetapi tidak menggunakan campuran beras ketan.
Pengawet alami dari gula pasir digunakan untuk menjaga kesegaran lempok durian. Rasanya memadukan manis dan asam khas durian, menciptakan sensasi yang unik bagi penikmat buah ini.
12. Kwe Cap
Kwe Cap yang dijual di Pontianak telah mengalami berbagai modifikasi rasa dan penampilan. Penjualnya cukup banyak, terutama di Jalan Gajah Mada dan Jalan Setiabudi.
Salah satu penjual paling legendaris berada di sekitar Jalan Veteran, yang terkenal karena keaslian rasa dan kualitas Kwe Cap yang tetap terjaga dari generasi ke generasi.
13. Bubur Ikan
Bubur ikan di Pontianak memiliki karakteristik berbeda dari bubur pada umumnya. Nasi dimasak hingga lembek, lalu dicampur dengan kuah, sayuran segar, ikan laut maupun ikan sungai, serta telur ayam kampung.
Hidangan ini biasanya disajikan menjelang malam, berbeda dengan bubur yang umumnya dijadikan sarapan. Rasanya gurih dan kaya tekstur, menjadikannya menu yang populer di kota ini.
14. Kue Kantong Semar
Kue Kantong Semar berasal dari pedalaman dan pesisir Kalimantan Barat. Bahan utamanya adalah tumbuhan kantong semar yang dilindungi, dijadikan wadah untuk adonan beras pulut yang dicampur kacang merah kukus.
Hidangan ini menawarkan pengalaman unik karena rasa lembut pulut berpadu dengan aroma alami dari tumbuhan kantong semar, sekaligus menjadi salah satu kuliner khas yang autentik dari wilayah ini.
Kuliner Khas Pontianak Non-Halal
Pontianak dikenal sebagai salah satu pusat kuliner non-halal. Kota ini memiliki banyak hidangan peranakan Tionghoa yang menggunakan daging babi. Bagi yang tertarik mencoba sajian tersebut, berikut tiga menu yang bisa dicicipi:
15. Bakmi Kepiting
Bakmi Kepiting merupakan salah satu kuliner peranakan Tionghoa yang terkenal di Pontianak.
Seporsi bakmi biasanya tidak hanya berisi mie dan daging kepiting, tetapi juga dilengkapi topping lain seperti ayam, ikan, udang, bahkan daging babi.
Beberapa restoran menyajikan hidangan ini, namun salah satu yang paling terkenal adalah Bakmi Kepiting Ju Hui di Jalan Budi Karya.
Rasanya yang kaya dan bervariasi menjadikan Bakmi Kepiting sebagai hidangan wajib bagi pecinta mie saat berkunjung ke Pontianak.
16. Nasi Ayam
Meskipun disebut Nasi Ayam, hidangan ini biasanya disajikan dengan berbagai lauk lain, termasuk sayuran, telur, dan daging babi. Kombinasi lauk-lauk ini membuat Nasi Ayam sering juga disebut nasi campur.
Di Pontianak, banyak rumah makan yang menyajikan Nasi Ayam tanpa mencantumkan label “non-halal.” Beberapa tempat yang terkenal menyajikan hidangan ini antara lain Nasi Ayam Akwang, Nasi Ayam Afu, Nasi Ayam 5000, dan Nasi Ayam Asan.
17. Bubur Pesawat
Bubur Pesawat adalah salah satu hidangan yang mengandung daging babi, namun tetap memiliki banyak penggemar.
Nama “Bubur Pesawat” bukan terkait pesawat terbang, melainkan merujuk pada kecepatan pelayanannya—pesanan biasanya datang begitu pelanggan duduk.
Menu ini terdiri dari bubur polos yang dilengkapi berbagai lauk, seperti babi kecap, ayam rebus, telur kecap, telur asin, sayur asin, lidah babi, dan lainnya.
Salah satu lokasi populer untuk menikmatinya adalah Bubur Pesawat Agus Salim di Jalan H. Agus Salim No. 166, Benua Melayu Darat, Pontianak.
18. Kue Bulan / Yue Ping
Kue Bulan merupakan kue tradisional komunitas Tionghoa di Pontianak. Bentuknya bundar dan cukup besar, dengan aroma harum dan rasa yang manis nikmat.
Salah satu produsen terkenal di kota ini adalah Megah Jaya, beralamat di Jalan Sultan Muhammad Nomor 179.
Kue Bulan ini menggunakan minyak babi dalam proses pembuatannya, sehingga perlu diperhatikan bagi yang menjalankan diet halal.
Sebagai penutup, beragam cita rasa yang ditawarkan membuat setiap kunjungan ke kota ini tak lengkap tanpa mencicipi beberapa pilihan makanan khas Pontianak.
Enday Prasetyo
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Terpopuler
1.
6 Buah Efektif Meredakan Kram Saat Haid Alami
- 14 Januari 2026
2.
8 Buah Rendah Gula Yang Cocok Untuk Diet Sehat
- 14 Januari 2026
3.
Samsung Galaxy S26 Resmi Hadir dengan Kamera Baru 24MP
- 14 Januari 2026
4.
Kerja Singkat Pakai Canva Bisa Hasilkan Uang Banyak
- 14 Januari 2026
5.
Apple Siri Kini Gunakan Google Gemini, Elon Musk Soroti
- 14 Januari 2026








