JAKARTA - Kelenjar getah bening adalah bagian penting dari sistem limfatik tubuh yang berperan menyaring limfa, menangkal infeksi, dan mendukung respons imun. Agar kinerjanya tetap optimal, ada berbagai cara alami yang bisa dilakukan.
Salah satu pendekatan yang efektif adalah mengonsumsi minuman herbal secara rutin, karena banyak tanaman memiliki sifat anti-inflamasi dan imunomodulator yang bermanfaat bagi kesehatan limfatik.
Kelenjar ini tersebar di seluruh tubuh, terutama di ketiak, selangkangan, dan leher. Saat mengalami pembengkakan, ini biasanya menjadi tanda adanya peradangan atau infeksi. Mengonsumsi herbal dapat membantu meredakan gejala ringan sekaligus menjaga daya tahan tubuh.
Baca Juga
Minuman Herbal yang Bermanfaat Untuk Sistem Limfatik
Beberapa herbal memiliki kandungan bioaktif yang dapat membantu mengurangi pembengkakan kelenjar getah bening. Salah satunya adalah daun kemangi yang dikombinasikan dengan kayu manis.
Kedua bahan ini mengandung sifat antimikroba dan anti-inflamasi, sehingga minuman dari rebusan mereka bisa memperkuat sistem imun dan meredakan inflamasi.
Cukup rebus dua sendok teh daun kemangi dan kayu manis ke dalam tiga gelas air, diamkan 15 menit, lalu saring sebelum diminum.
Selain itu, teh chamomile juga terkenal sebagai minuman herbal yang menenangkan. Kandungan anti-inflamasi pada bunga chamomile membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri di area kelenjar.
Minuman ini bisa diseduh dari bunga segar atau kantong teh, diminum satu hingga beberapa kali sehari sesuai kebutuhan.
Rebusan kunyit juga banyak digunakan karena kurkumin di dalamnya memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi. Untuk memanfaatkan kunyit, bisa dicampur setengah sendok teh ke dalam segelas air hangat sebagai obat kumur atau direbus dengan susu dan lada, lalu tambahkan madu untuk rasa yang lebih nikmat.
Herbal Adaptogen dan Antioksidan Untuk Perlindungan Limfatik
Beberapa herbal lain memiliki peran khusus dalam mendukung sistem limfatik. Astragalus, misalnya, merupakan adaptogen yang kerap digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk membersihkan kelenjar getah bening dan mengurangi kemacetan limfa.
Selain itu, astragalus dipercaya meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.
Echinacea juga populer sebagai stimulan imun. Kandungan alkilamina di dalamnya mendorong produksi makrofag dan limfosit, sel yang membantu melawan bakteri dan memperlancar aliran limfa.
Dengan rutin mengonsumsi echinacea, kemampuan tubuh untuk menanggulangi infeksi dapat meningkat secara alami.
Calendula atau bunga marigold, kaya akan saponin dan flavonoid, berperan sebagai antioksidan kuat. Minuman rebusan calendula membantu mengurangi pembengkakan dan membersihkan limfatik dari sisa metabolik akibat infeksi.
Ini membuat calendula efektif untuk menjaga kesehatan sistem limfatik secara menyeluruh.
Rebusan Peterseli dan Strategi Rutin Untuk Kesehatan
Daun peterseli juga termasuk herbal yang mendukung kelenjar getah bening. Sifat diuretiknya meningkatkan produksi urine, sehingga membantu membuang racun dan mengurangi kemacetan limfatik. Selain itu, peterseli kaya akan vitamin K yang berkontribusi menurunkan risiko inflamasi berlebih pada sistem limfatik.
Mengonsumsi minuman herbal secara rutin bisa menjadi strategi alami untuk menjaga kesehatan kelenjar getah bening sekaligus memperkuat sistem imun.
Namun, jika pembengkakan tidak kunjung membaik atau disertai gejala lain seperti demam atau nyeri parah, konsultasi dengan tenaga medis profesional tetap diperlukan. Herbal dapat menjadi pendukung, bukan pengganti perawatan medis.
Dengan pola konsumsi yang konsisten, minuman herbal ini dapat membantu tubuh lebih siap melawan infeksi, mengurangi peradangan, dan menjaga kinerja limfatik tetap optimal.
Kombinasi berbagai jenis herbal memberikan manfaat berlapis, mulai dari anti-inflamasi, antioksidan, hingga dukungan imun.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.







