Apple Siri Kini Gunakan Google Gemini, Elon Musk Soroti

Apple Siri Kini Gunakan Google Gemini, Elon Musk Soroti
Apple Siri Kini Gunakan Google Gemini, Elon Musk Soroti

JAKARTA - Apple baru-baru ini mengumumkan langkah strategis besar dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatannya. Siri, asisten digital di perangkat Apple, akan menggunakan Google Gemini sebagai fondasi AI generasi berikutnya. 

Keputusan ini menandai perubahan signifikan dalam strategi Apple, yang sebelumnya mengandalkan ChatGPT dari OpenAI sebagai solusi sementara sejak akhir 2024. 

Transformasi ini bertujuan menghadirkan pengalaman Siri yang lebih responsif, kontekstual, dan mampu memahami bahasa natural dengan lebih akurat.

Baca Juga

6 Buah Efektif Meredakan Kram Saat Haid Alami

Kolaborasi ini diumumkan melalui akun resmi Google pada platform X. Menurut pernyataan tersebut, Apple dan Google akan menjalankan kerja sama multi-tahun, di mana generasi penerus Apple Foundation Models akan berbasis model Gemini serta teknologi cloud Google. 

Meskipun menggunakan infrastruktur Google, Apple menegaskan bahwa keamanan dan privasi data pengguna tetap menjadi prioritas utama melalui sistem Private Cloud Compute, menjaga standar privasi yang selama ini menjadi ciri khas perusahaan Cupertino.

Transformasi Siri dengan Google Gemini

Penggunaan Google Gemini di Siri dipilih karena kemajuan teknologi AI multimodal yang pesat dalam setahun terakhir. Apple menilai Gemini memiliki kemampuan untuk memahami konteks lebih baik dan memproses bahasa alami secara lebih akurat dibandingkan solusi internal yang saat ini sedang dikembangkan. 

Dengan fondasi ini, Siri diharapkan mampu memberikan jawaban lebih relevan, memprediksi kebutuhan pengguna, dan menyesuaikan respons dengan konteks percakapan yang lebih kompleks.

Keputusan untuk memanfaatkan model eksternal seperti Gemini menandai strategi Apple dalam menghadapi persaingan global di ranah AI. Ini menunjukkan bahwa perusahaan siap bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mempercepat inovasi, tanpa mengorbankan keamanan dan privasi pengguna. 

Bagi pengguna iPhone, hal ini berarti Siri yang lebih pintar dan adaptif, sehingga interaksi sehari-hari menjadi lebih alami dan efisien.

Reaksi Elon Musk dan Kekhawatiran Dominasi

Pengumuman kolaborasi ini memicu reaksi keras dari Elon Musk, CEO xAI. Melalui akun X pribadinya, Musk menyoroti risiko konsentrasi kekuatan yang dimiliki Google. 

“Ini tampaknya merupakan konsentrasi kekuasaan yang tidak masuk akal bagi Google, mengingat mereka juga memiliki Android dan Chrome,” tulis Musk.

Kritik Musk bukan tanpa dasar. Sebagai pemilik Grok—pesaing Gemini—ia sebelumnya menuding Apple menutup peluang bagi kompetitor lain melalui App Store. 

Aliansi Apple-Google dianggap memperkuat dominasi Google di ranah teknologi, mempersempit ruang bagi perusahaan AI lain untuk berkembang. 

Tegangan ini memperlihatkan perebutan posisi di peta persaingan AI global, di mana penguasaan teknologi multimodal menjadi salah satu kunci strategi.

Implikasi untuk Industri AI dan Pengguna

Kolaborasi ini memiliki dampak besar, baik bagi industri maupun pengguna. Bagi industri, langkah Apple menunjukkan pentingnya sinergi antara perusahaan besar untuk menghadapi tuntutan inovasi cepat. 

Pengembangan AI bukan lagi sekadar perlombaan internal, tetapi juga kompetisi global yang membutuhkan kombinasi teknologi dan infrastruktur cloud yang mumpuni.

Bagi pengguna, integrasi Gemini ke Siri menjanjikan interaksi lebih alami dan intuitif. Siri diharapkan bisa memahami perintah yang lebih kompleks, menyesuaikan respons dengan konteks percakapan, dan menawarkan saran yang lebih relevan. 

Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengguna iPhone yang semakin mengandalkan asisten digital dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari produktivitas hingga hiburan.

Strategi Jangka Panjang dan Persaingan Global

Langkah Apple ini mencerminkan strategi jangka panjang perusahaan dalam menghadapi persaingan teknologi global. Dengan memanfaatkan Gemini, Apple tidak hanya mengejar keunggulan AI, tetapi juga memperkuat posisi di pasar smartphone dan layanan digital. 

Pengembangan ini juga mengirim sinyal kepada kompetitor bahwa kolaborasi lintas perusahaan bisa menjadi strategi efektif untuk mempercepat inovasi.

Sementara itu, kritik Elon Musk menunjukkan dinamika ketat di industri AI, di mana perusahaan besar saling memantau langkah satu sama lain. 

Persaingan ini diprediksi akan terus meningkat, dengan fokus pada pengembangan teknologi AI multimodal, cloud computing, dan integrasi layanan lintas platform. Bagi Apple dan Google, kolaborasi ini menjadi landasan untuk memperluas ekosistem dan meningkatkan daya saing di pasar global.

Dengan pengumuman ini, Apple-Google menegaskan bahwa inovasi AI bukan sekadar soal teknologi, tetapi juga soal strategi bisnis dan kemitraan. 

Bagi pengguna, hasil akhirnya adalah Siri yang lebih cerdas dan responsif, sementara bagi industri, langkah ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas perusahaan dalam menghadapi tantangan persaingan global.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Samsung Galaxy S26 Resmi Hadir dengan Kamera Baru 24MP

Samsung Galaxy S26 Resmi Hadir dengan Kamera Baru 24MP

Kerja Singkat Pakai Canva Bisa Hasilkan Uang Banyak

Kerja Singkat Pakai Canva Bisa Hasilkan Uang Banyak

Apakah Makan Malam Hanya Dengan Buah Itu Aman?

Apakah Makan Malam Hanya Dengan Buah Itu Aman?

Minuman Herbal Alami Untuk Menjaga Kelenjar Getah Bening

Minuman Herbal Alami Untuk Menjaga Kelenjar Getah Bening

Cara Ampuh Menurunkan Gula Darah Setelah Makan Dengan Cepat

Cara Ampuh Menurunkan Gula Darah Setelah Makan Dengan Cepat