Kalimantan Timur, 22 Mei 2026 – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pemeliharaan (UBH) resmi mengoperasikan East Borneo Business Hub sebagai kantor operasional PT PLN Indonesia Power UBH Area 3.2 Mahakam yang berlokasi di lingkungan PLTGU Tanjung Batu, Kalimantan Timur, pada Jumat (22/05). Peresmian gedung dilakukan langsung oleh Direktur Pembangkit dan Gas PT PLN Indonesia Power, Purnomo, sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam mengoptimalkan pelayanan, memperkuat efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pemeliharaan pembangkit listrik di wilayah Kalimantan Timur.

Kehadiran East Borneo Business Hub menjadi langkah strategis PT PLN Indonesia Power UBH dalam mendukung optimalisasi tata kelola operasional dan peningkatan koordinasi kerja pemeliharaan pembangkit listrik, khususnya pada wilayah kerja Area 3.2 Mahakam yang memiliki peran penting dalam memeluhara dan menjaga keandalan pembangkit listrik di Kalimantan Timur.

Gedung tersebut dirancang sebagai pusat operasional yang mendukung kegiatan administrasi, koordinasi teknis, perencanaan pemeliharaan, hingga penguatan kolaborasi lintas fungsi guna memastikan pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan pembangkit berjalan lebih cepat, tepat, dan terintegrasi.

Dalam sambutannya, Direktur Pembangkit dan Gas PT PLN Indonesia Power, Purnomo, menyampaikan bahwa peresmian East Borneo Business Hub merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesiapan organisasi untuk menghadapi tantangan sektor ketenagalistrikan yang semakin dinamis.

“Peresmian East Borneo Business Hub ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, tetapi merupakan investasi strategis perusahaan dalam memperkuat budaya kerja yang lebih kolaboratif, adaptif, dan produktif. Kami berharap keberadaan fasilitas ini mampu meningkatkan efektivitas koordinasi dan mendukung percepatan respons dalam pelaksanaan pemeliharaan pembangkit listrik, khususnya di wilayah Kalimantan Timur,” ujar Purnomo.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keandalan sistem pembangkitan sangat ditentukan oleh kualitas pelaksanaan pemeliharaan. Oleh karena itu, keberadaan pusat operasional yang representatif dinilai menjadi faktor penting dalam menunjang performa organisasi dan keberlangsungan layanan kelistrikan kepada masyarakat.

East Borneo Business Hub hadir sebagai sarana kerja modern yang mendukung mobilitas dan produktivitas insan PLN Indonesia Power UBH. Dengan lokasi yang strategis di kawasan PLTGU Tanjung Batu, keberadaan gedung ini diharapkan mampu mempercepat koordinasi operasional di lapangan serta meningkatkan sinergi antar unit dalam mendukung pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan pembangkit secara optimal.

Manajemen PT PLN Indonesia Power UBH menyampaikan bahwa pembangunan East Borneo Business Hub merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan operasional pemeliharaan pembangkit listrik di wilayah Kalimantan Timur.

Selain menjadi pusat kegiatan operasional, East Borneo Business Hub juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat kompetensi sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan, serta inovasi dalam mendukung keberhasilan tugas pemeliharaan pembangkit listrik.

Dengan diresmikannya East Borneo Business Hub, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pemeliharaan optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan pemeliharaan pembangkit sehingga mampu memelihara dan menjaga  keandalan pasokan listrik secara berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan industri, ekonomi, dan kebutuhan masyarakat di Kalimantan Timur.

“Keandalan listrik adalah fondasi pembangunan. Oleh sebab itu, PLN Indonesia Power akan terus memperkuat kapasitas organisasi dan infrastruktur pendukung agar mampu memberikan pelayanan terbaik, menjaga kontinuitas operasional pembangkit, serta mendukung ketahanan energi nasional,” tutup Purnomo.

Reporter: Redaksi