Kenalkan Carbon Trading, Pertamina NRE Bidik Generasi Muda di Kampus

TA
Talita Malinda

Editor: Yoga Susila Utama

Selasa, 26 Mei 2026
Kenalkan Carbon Trading, Pertamina NRE Bidik Generasi Muda di Kampus
Mahasiswa mengunjungi booth Pertamina NRE dalam ajang Pertamina Goes to Campus 2026 di ITB. ( Sumber : NET )

JAKARTA – Perdagangan karbon atau carbon trading kini mulai disosialisasikan kepada kalangan mahasiswa seiring menguatnya atensi terhadap transisi energi dan ekonomi rendah karbon di Indonesia.

Inisiatif ini dianggap krusial karena sektor energi bersih mulai menciptakan kebutuhan akan kompetensi serta peluang kerja baru bagi generasi muda.

Pengenalan tersebut dilaksanakan oleh PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dalam gelaran Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, pada Kamis (21/5/2026).

Agenda bertema “Energizing Acceleration for Future Impact” tersebut mempertemukan pihak industri dan mahasiswa untuk mengulas tantangan serta prospek sektor energi di masa depan.

Corporate Secretary Pertamina NRE, Sri Nur Hidayati, menyampaikan bahwa edukasi mengenai carbon trading menjadi bagian dari upaya memperkenalkan isu transisi energi dan keberlanjutan kepada mahasiswa. “Pengenalan carbon trading menjadi penting agar generasi muda memahami bagaimana mekanisme perdagangan karbon dapat berkontribusi dalam pengurangan emisi serta mendukung target dekarbonisasi di Indonesia,” ujar Sri, melalui keterangannya, Senin (25/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Pertamina NRE menyediakan stan interaktif yang mengedukasi seputar carbon trading, mekanisme pengurangan emisi melalui kredit karbon, hingga proyek energi rendah karbon yang mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.

Carbon trading merupakan sistem yang memacu penurunan emisi karbon.

Dalam skema ini, perusahaan atau pihak yang mampu menekan polusi lebih masif dapat menjual hasil pengurangan emisinya kepada entitas lain yang tingkat emisinya masih tinggi.

Melalui mekanisme tersebut, pengurangan emisi memiliki nilai ekonomi sehingga semakin banyak pihak terdorong untuk memangkas emisi.

Masyarakat umum pun dapat berpartisipasi lewat program carbon offset, contohnya dengan mendanai penanaman pohon atau proyek energi bersih guna mengompensasi emisi dari aktivitas sehari-hari.

Sejalan dengan sosialisasi perdagangan karbon tersebut, antusiasme mahasiswa terpantau sangat tinggi selama kegiatan berlangsung.

Banyak peserta mengunjungi stan Pertamina NRE untuk menggali informasi terkait perkembangan carbon trading serta prospek green jobs di sektor energi bersih.

Diskusi yang muncul di lokasi kegiatan pun banyak menyoroti implementasi perdagangan karbon serta potensi partisipasi generasi muda dalam mendukung transisi energi nasional.

Sri menuturkan bahwa tren green jobs terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir seiring meningkatnya fokus global terhadap energi bersih dan keberlanjutan. “Hal tersebut menunjukkan bahwa transisi energi tidak hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga membuka peluang karier dan pengembangan kompetensi baru bagi generasi muda,” kata Sri.

Situasi tersebut menjadikan isu perdagangan karbon tidak lagi sekadar dipandang sebagai agenda lingkungan, namun mulai dihubungkan dengan prospek ekonomi dan kebutuhan tenaga kerja baru di sektor energi berkelanjutan.

Sebelumnya, Pertamina NRE juga aktif mengampanyekan kesadaran masyarakat perihal pengurangan emisi karbon melalui program carbon offset hasil kolaborasi dengan aplikasi Livin’ by Mandiri.

Dalam kampanye itu, masyarakat, khususnya pengguna Livin’ by Mandiri, dikenalkan pada konsep carbon offset, yakni mekanisme kompensasi emisi karbon melalui pembelian kredit karbon yang mendukung proyek-proyek penurunan emisi terverifikasi.

Keikutsertaan Pertamina NRE dalam Pertamina Goes to Campus 2026 menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung agenda dekarbonisasi nasional melalui pengembangan energi bersih, peningkatan literasi terkait carbon trading, serta penguatan kapasitas generasi muda di sektor energi berkelanjutan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua