ITB dan PLN EPI Olah Limbah Pertanian Desa Jadi Sumber Energi
- Senin, 04 Mei 2026
BANDUNG - ITB dan PLN EPI berkolaborasi mengolah limbah pertanian desa menjadi sumber energi terbarukan guna mempercepat transisi energi bersih dan sirkular ekonomi warga.
Upaya ini difokuskan pada penggunaan biomassa sebagai material pendamping batu bara untuk sistem pembakaran di pembangkit listrik.
"Pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan ini bukan hanya soal energi, melainkan juga tentang menciptakan sirkular ekonomi bagi warga desa," ujar Iwan Agung Firstantara, dikutip dari sumber resmi, Minggu (3/5/2026).
Baca JugaGubernur Pramono Anung Resmikan 4 Kantor Kelurahan Baru di Jakarta
Iwan Agung Firstantara berpendapat bahwa peran institusi pendidikan sangat vital untuk menyediakan dasar riset serta inovasi teknologi yang aplikatif.
Langkah ini dirancang untuk membangun ekosistem energi hijau yang berakar pada partisipasi masyarakat di tingkat pedesaan.
Target karbon netral menjadi landasan utama bagi para pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan potensi sisa panen yang selama ini terbuang.
Integrasi teknologi pengolahan limbah diharapkan mampu menjamin stabilitas pasokan bahan baku secara jangka panjang.
Keberhasilan inisiatif ini sangat bergantung pada keterpaduan antara kebijakan pemerintah dan implementasi nyata di lapangan.
Warga desa kini didorong untuk mengambil peran sebagai penyedia sumber daya utama dalam rantai pasok kelistrikan.
Proyek ambisius ini diproyeksikan dapat mengurangi jejak emisi karbon secara masif mulai tahun 2026.
Transformasi sektor energi nasional terus dipacu melalui pemanfaatan kekayaan alam pedesaan yang dikelola secara ilmiah.
Talita Malinda
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026











