Bos Exxon Harga Minyak Berpotensi Melonjak Lebih Tinggi Tahun Ini
- Minggu, 03 Mei 2026
TEXAS – Bos Exxon harga minyak berpotensi melonjak lebih tinggi akibat kurangnya investasi pada sektor energi fosil dan gangguan rantai pasok di pasar internasional.
Kondisi pasar saat ini menunjukkan ketimpangan yang semakin lebar antara ketersediaan stok dengan laju konsumsi masyarakat dunia yang terus meningkat.
"Investasi yang rendah di sektor hulu selama beberapa tahun terakhir menciptakan risiko besar bagi stabilitas harga energi global," ujar Darren Woods, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Minggu (3/5/2026).
Baca JugaTarif Listrik Mei 2026 Dipastikan Tetap Demi Jaga Daya Beli Warga
Darren Woods berpendapat, bahwa ketegangan geopolitik di wilayah penghasil minyak hanya akan memperparah kondisi kekurangan pasokan yang sudah terjadi sejak awal tahun.
Kurangnya eksplorasi baru menyebabkan cadangan minyak mentah dunia tidak mampu merespons lonjakan permintaan secara instan.
Meskipun agenda transisi ke energi hijau terus berjalan namun kebutuhan terhadap minyak bumi tetap menjadi tulang punggung mobilitas global.
Beberapa produsen utama kini mulai menghadapi kendala teknis dalam mempertahankan level produksi harian mereka.
Harga bahan bakar di tingkat konsumen diperkirakan akan ikut tertekan jika tren kenaikan harga minyak mentah ini terus berlanjut hingga akhir kuartal 4.
Pelaku industri otomotif dan logistik kini mulai menyesuaikan rencana operasional mereka guna mengantisipasi biaya energi yang semakin membengkak.
Ketidakpastian ini menuntut kebijakan strategis dari banyak negara untuk memperkuat cadangan energi nasional demi melindungi ekonomi domestik.
Talita Malinda
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026











