Transaksi QRIS BTN Tembus 16 Juta hingga Februari 2026, Melonjak 158 Persen

Transaksi QRIS BTN Tembus 16 Juta hingga Februari 2026, Melonjak 158 Persen
Transaksi QRIS BTN Tembus 16 Juta hingga Februari 2026, Melonjak 158 Persen

JAKARTA - Perkembangan sistem pembayaran digital di Indonesia terus menunjukkan tren yang semakin kuat. 

Salah satu indikatornya terlihat dari meningkatnya penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS yang kini semakin luas digunakan oleh masyarakat maupun pelaku usaha. Berbagai bank terus memperkuat layanan ini karena dinilai mampu memberikan kemudahan transaksi yang cepat, praktis, serta efisien.

Di tengah pesatnya transformasi digital di sektor perbankan, Bank Tabungan Negara (BTN) juga mencatat pertumbuhan signifikan dalam penggunaan QRIS. Lonjakan transaksi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa menggunakan metode pembayaran digital dalam berbagai aktivitas, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga transaksi di sektor usaha kecil dan menengah.

Baca Juga

BRI Siapkan Layanan Perbankan dan Digital untuk Transaksi Nasabah Saat Lebaran 2026

Seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi pembayaran digital, ekosistem merchant yang menerima QRIS juga semakin berkembang. Hal ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi konsumen, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dengan sistem pembayaran yang lebih modern.

Pertumbuhan Transaksi QRIS BTN Semakin Signifikan

Transaksi pembayaran digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Hingga Februari 2026, jumlah transaksi QRIS BTN telah melampaui 16 juta transaksi, atau tumbuh lebih dari 158% secara tahunan (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Transaksi QRIS di BTN terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga Februari 2026 jumlah transaksi QRIS tercatat lebih dari 16 juta transaksi, meningkat lebih dari 158% YoY,” ujar Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Business BTN, Thomas Wahyudi.

Pertumbuhan transaksi tersebut juga, kata Thomas, sejalan dengan semakin luasnya jaringan merchant yang menerima pembayaran QRIS BTN. Saat ini tercatat lebih dari 268.000 merchant telah tergabung dalam ekosistem pembayaran digital BTN.

Kemudahan Transaksi Dorong Meningkatnya Penggunaan QRIS

Menurut Thomas, meningkatnya penggunaan QRIS didorong oleh kemudahan transaksi yang ditawarkan, baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

“BTN melihat penggunaan QRIS semakin diminati karena memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi secara cepat dan praktis, sekaligus membantu pelaku usaha menyediakan metode pembayaran yang lebih efisien,” jelasnya.

Dengan sistem pembayaran yang hanya membutuhkan pemindaian kode QR, masyarakat dapat melakukan transaksi tanpa perlu membawa uang tunai atau kartu. Hal ini menjadi salah satu faktor yang membuat QRIS semakin populer di berbagai kalangan.

Selain memberikan kemudahan bagi konsumen, QRIS juga membantu pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dalam menyediakan metode pembayaran digital yang sederhana namun efektif.

Kontribusi QRIS Terhadap Pendapatan Bank

Seiring meningkatnya transaksi, kontribusi terhadap fee based income (FBI) dari layanan QRIS juga terus bertumbuh. Hingga Februari 2026, pendapatan berbasis komisi dari transaksi QRIS BTN meningkat lebih dari 127% YoY.

Thomas menilai, ke depan QRIS berpotensi menjadi salah satu sumber pendapatan penting bagi perseroan melalui penguatan ekosistem merchant dan layanan pembayaran digital.

BTN sendiri menargetkan jumlah transaksi QRIS dapat mencapai lebih dari 82 juta transaksi hingga akhir 2026, atau meningkat sekitar 30% dibandingkan realisasi sepanjang 2025.

Untuk mencapai target tersebut, BTN menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari perluasan jaringan merchant, khususnya di sektor UMKM dan merchant dengan volume transaksi tinggi di berbagai daerah.

Strategi BTN Perluas Ekosistem QRIS

BTN juga mendorong pemanfaatan QRIS lintas negara (cross-border). Saat ini layanan tersebut telah dapat digunakan di Malaysia, Thailand, Singapura, dan Jepang, dan ke depan akan diperluas ke China dan Korea sesuai ketentuan Bank Indonesia.

Selain itu, BTN juga menjalankan berbagai program promosi untuk meningkatkan transaksi. Salah satunya melalui kampanye loyalitas Balé 3S yang menawarkan cashback hingga 30% untuk transaksi QRIS di merchant BTN.

Pada periode Ramadan, BTN juga menghadirkan promo belanja minimal Rp150.000 di Indomaret dan Alfamart dengan kesempatan mendapatkan gratis sirup Marjan apabila pembayaran menggunakan QRIS melalui aplikasi Balé by BTN.

Di sisi lain, BTN juga memberikan insentif bagi merchant yang mampu mencapai target penjualan tertentu guna mendorong peningkatan aktivitas transaksi QRIS.

Untuk mendukung layanan tersebut, BTN terus memperkuat infrastruktur sistem pembayaran digital, termasuk meningkatkan keandalan sistem dan kecepatan pemrosesan transaksi agar nasabah dan merchant mendapatkan pengalaman transaksi yang lebih aman dan nyaman.

Dengan berbagai strategi yang dijalankan, BTN optimistis penggunaan QRIS akan terus meningkat di masa mendatang. Perluasan jaringan merchant, dukungan promosi, serta penguatan sistem digital diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembayaran digital sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi yang lebih besar di tahun-tahun berikutnya.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Laba bersih Bank Mandiri tumbuh 16,7% mencapai Rp8,9 Triliun, Seiring dengan Naiknya Transaksi Digital Masyarakat melalui Livin’ by Mandiri

Laba bersih Bank Mandiri tumbuh 16,7% mencapai Rp8,9 Triliun, Seiring dengan Naiknya Transaksi Digital Masyarakat melalui Livin’ by Mandiri

Transaksi QRIS Melonjak Tajam, Sejumlah Bank Catat Pertumbuhan Pembayaran Digital di Awal 2026

Transaksi QRIS Melonjak Tajam, Sejumlah Bank Catat Pertumbuhan Pembayaran Digital di Awal 2026

Antisipasi Transaksi Lebaran, BSI Buka 162 Kantor Cabang Operasional

Antisipasi Transaksi Lebaran, BSI Buka 162 Kantor Cabang Operasional

Perluas Layanan, Bank Digital Hadirkan Tarik Tunai Lewat ATM Konvensional

Perluas Layanan, Bank Digital Hadirkan Tarik Tunai Lewat ATM Konvensional

AAUI Sebut Kanal Digital Jadi Peluang Besar Pertumbuhan Premi Asuransi

AAUI Sebut Kanal Digital Jadi Peluang Besar Pertumbuhan Premi Asuransi