Gubernur Sumut Targetkan Sekolah Rakyat Padangsidimpuan Rampung dan Beroperasi Tahun Ini
- Rabu, 04 Maret 2026
JAKARTA - Komitmen memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Padangsidimpuan rampung pada pertengahan tahun ini agar dapat langsung dimanfaatkan saat tahun ajaran baru 2026/2027.
Bobby pun berharap, tahun ajaran baru 2026/2027 dimulai awal Juli mendatang Sekolah Rakyat ini sudah digunakan oleh siswa untuk belajar.
Baca JugaKemensetneg Rilis Skema Rekayasa Lalu Lintas Nasional untuk Mudik Lebaran 2026
"Ditargetkan selesai tahun ajaran baru. Juli sudah bisa menerima siswa-siswi baru," ungkap Bobby usai meninjau Sekolah Rakyat Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Selasa.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal. Pemerintah daerah ingin memastikan fasilitas pendidikan tersebut dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Bagian dari Program Nasional Sejak 2025
Untuk pembangunan Sekolah Rakyat ini, lanjut dia, telah dimulai sejak akhir tahun lalu, dan merupakan bagian menyukseskan program pemerintah yang mulai berjalan pada 2025.
Program Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin bertujuan memutus rantai kemiskinan, dan membuka masa depan lebih cerah bagi rakyat kecil.
Melalui program ini, pemerintah berupaya menghadirkan pendidikan yang inklusif dan terjangkau. Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi kesenjangan akses pendidikan yang kerap menjadi salah satu penyebab kemiskinan struktural.
"Sekolah Rakyat Padangsidimpuan ini nantinya akan menerima siswa jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas," tutur Bobby.
Dengan cakupan jenjang pendidikan yang lengkap, sekolah ini dirancang agar anak-anak dapat menempuh pendidikan secara berkelanjutan dalam satu ekosistem pembelajaran yang terpadu.
Enam Unit Sekolah Rakyat Dibangun di Sumut
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mempercepat pembangunan enam unit Sekolah Rakyat di lima kabupaten/kota se-Sumut dengan anggaran total sebesar Rp1,2 triliun tahun ini.
Meliputi dua lokasi Sekolah Rakyat di Medan, satu lokasi di Deli Serdang, satu lokasi di Serdang Bedagai, satu lokasi di Padangsidimpuan, dan satu lokasi di Tapanuli Selatan.
Pembangunan yang tersebar di sejumlah wilayah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah provinsi dalam pemerataan akses pendidikan. Dengan nilai anggaran yang signifikan, proyek ini menjadi salah satu program prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia di Sumatera Utara.
"Selain ruang belajar, sekolah ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti lapangan olahraga, asrama, gedung ibadah, dan sarana penunjang lainnya," tutur Bobby.
Fasilitas pendukung tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan komprehensif. Tidak hanya fokus pada kegiatan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa melalui sarana olahraga dan kegiatan keagamaan.
Gubernur juga mengapresiasi atas pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara ini, khususnya di Kota Padangsidimpuan.
"Kami berterima kasih adanya Sekolah Rakyat di Sumatera Utara, di Kota Padangsidimpuan ini," ujar Bobby.
Sekolah Rakyat yang Sudah Berjalan dan Sebarannya
Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Sumut Fachrizal Nasution mengatakan, terdapat enam unit Sekolah Rakyat di Sumatera Utara sudah berjalan dengan jumlah rombongan belajar 25 kelas dan total 625 siswa.
Untuk lokasi Sekolah Rakyat di Medan, kata dia, terdapat dua lokasi masing-masing di Sentra Bahagia Kementerian Sosial RI, serta Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas.
Kemudian, Sentra Insyaf Kementerian Sosial di Deli Serdang, serta Kampus V Universitas Islam Negeri Sumatera Utara di Tebing Tinggi.
"Terakhir, Kompleks SMKN Pertanian Padangsidimpun, dan eks Balai Latihan Kerja di Tapanuli Selatan," papar Fachrizal.
Data tersebut menunjukkan bahwa implementasi Sekolah Rakyat di Sumatera Utara telah berjalan secara bertahap di berbagai lokasi strategis. Keberadaan enam unit yang sudah beroperasi menjadi fondasi bagi perluasan program pada tahun ini.
Dengan target rampungnya Sekolah Rakyat Padangsidimpuan pada pertengahan tahun, pemerintah berharap program ini semakin memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi fasilitas pendidikan baru, tetapi juga simbol upaya memutus rantai kemiskinan melalui akses belajar yang lebih luas dan merata.
Jika seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, maka pada Juli mendatang, siswa-siswi baru sudah dapat memulai perjalanan pendidikan mereka di lingkungan Sekolah Rakyat yang dirancang modern, lengkap, dan berpihak pada rakyat kecil.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa, 4 Maret 2026
- Rabu, 04 Maret 2026












