Harga Pangan Nasional Terbaru Rabu Pagi, Cabai Rawit Merah Tembus Rp74.750 per Kg dan Beras Medium Rp15.900
- Rabu, 04 Maret 2026
JAKARTA - Dinamika harga kebutuhan pokok kembali menjadi perhatian pada Rabu pagi.
Sejak pukul 08.30 WIB, pembaruan data menunjukkan sejumlah komoditas strategis mengalami variasi harga di tingkat pedagang eceran. Informasi ini bersumber dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia.
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat hingga Rabu, pukul 08.30 WIB, harga pangan komoditas cabai rawit merah Rp74.750 per kilogram (kg), sedangkan bawang merah Rp44.050 per kg.
Baca JugaBahlil Targetkan Stok BBM Nasional Capai 90 Hari, Perkuat Ketahanan Energi Indonesia
Data tersebut dilansir dari Jakarta dan memberikan gambaran kondisi harga terkini yang menjadi acuan masyarakat maupun pelaku usaha. Cabai rawit merah masih berada di kisaran tinggi, sementara bawang merah tercatat pada level Rp44.050 per kilogram.
Ragam Harga Beras di Tingkat Eceran
Selain komoditas hortikultura, harga beras juga menjadi sorotan. Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, selain cabai rawit merah, tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang putih di harga Rp40.400 per kg.
Untuk komoditas beras, variasi harga terlihat berdasarkan kualitasnya. Selain itu beras kualitas bawah I di harga Rp14.450 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.450 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp15.900 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp15.800 per kg.
Adapun untuk kategori yang lebih tinggi, lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.150 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.700 per kg.
Perbedaan harga antar-kualitas ini mencerminkan segmentasi pasar beras nasional, mulai dari kualitas bawah hingga super, yang masing-masing menyesuaikan dengan preferensi dan daya beli konsumen.
Cabai dan Komoditas Hortikultura Lainnya
Perkembangan harga cabai tidak hanya terjadi pada jenis rawit merah. Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp43.350 per kg, cabai merah keriting Rp44.650 per kg, dan cabai rawit hijau Rp52.150 per kg.
Ragam harga tersebut menunjukkan adanya selisih yang cukup signifikan antarjenis cabai. Cabai rawit merah masih menjadi yang tertinggi di antara jenis lainnya, sementara cabai merah besar dan cabai merah keriting berada pada kisaran Rp43 ribu hingga Rp44 ribu per kilogram.
Dengan karakter konsumsi masyarakat Indonesia yang lekat dengan rasa pedas, fluktuasi harga cabai kerap menjadi perhatian utama. Perubahan harga pada komoditas ini sering berdampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner.
Harga Daging dan Telur Ayam
Sektor protein hewani juga memperlihatkan perkembangan harga terbaru. Kemudian, daging ayam ras di harga Rp41.550 per kg, daging sapi kualitas I Rp144.450 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp136.450 per kg.
Selisih harga antara daging sapi kualitas I dan kualitas II tampak cukup jelas. Daging sapi kualitas I menembus Rp144.450 per kilogram, sedangkan kualitas II berada di Rp136.450 per kilogram. Sementara itu, daging ayam ras tercatat Rp41.550 per kilogram.
Selain komoditas daging, selain itu, PIHPS juga mencatat harga komoditas telur ayam ras Rp32.650 per kg. Telur ayam ras tetap menjadi salah satu sumber protein yang relatif terjangkau dibandingkan daging sapi, meskipun harganya tetap menjadi perhatian konsumen.
Gula dan Minyak Goreng Ikut Tercatat
Komoditas lainnya yang tak kalah penting adalah gula dan minyak goreng. Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.850 per kg, gula pasir lokal Rp18.550 per kg.
Perbedaan harga antara gula premium dan gula lokal menunjukkan variasi mutu serta preferensi pasar. Keduanya tetap menjadi kebutuhan pokok yang banyak digunakan dalam konsumsi rumah tangga maupun industri makanan dan minuman.
Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp19.050 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp22.650 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp21.650 per liter.
Rentang harga minyak goreng memperlihatkan perbedaan antara produk curah dan kemasan bermerek. Minyak goreng kemasan bermerek I tercatat paling tinggi, disusul kemasan bermerek II, sementara minyak goreng curah berada di bawahnya.
Secara keseluruhan, pembaruan harga yang dicatat hingga Rabu pagi ini memberikan gambaran situasi terkini pasar pangan nasional. Informasi dari PIHPS menjadi rujukan penting bagi masyarakat dalam memantau pergerakan harga kebutuhan pokok di berbagai daerah Indonesia.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa, 4 Maret 2026
- Rabu, 04 Maret 2026









