10 Kebiasaan Kecil yang Terbukti Efektif Meredakan Stres serta Menenangkan Pikiran dan Tubuh
- Rabu, 04 Februari 2026
JAKARTA - Stres kerap hadir diam-diam dalam kehidupan sehari-hari.
Tumpukan pekerjaan, tuntutan sosial, hingga rutinitas yang berulang sering kali membuat tubuh dan pikiran berada dalam tekanan tanpa disadari. Jika dibiarkan, stres yang menumpuk dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental.
Namun, mengelola stres tidak selalu harus dilakukan dengan cara besar, mahal, atau rumit. Justru kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten terbukti mampu membantu tubuh dan pikiran kembali tenang. Dilansir dari laman Hello Sehat dan Halodoc, berikut 10 kebiasaan kecil penurun stres yang terbukti efektif menenangkan pikiran dan tubuh.
Baca Juga10 Kebiasaan Kecil yang Terbukti Efektif Meredakan Stres serta Menenangkan Pikiran dan Tubuh
Kebiasaan Sederhana yang Mengaktifkan Hormon Bahagia
1. Tersenyum
Tersenyum bukan hanya ekspresi emosi, tetapi juga sinyal biologis bagi otak. Saat seseorang tersenyum, tubuh akan melepaskan hormon endorfin dan dopamin yang berperan meningkatkan rasa nyaman.
Studi dalam Sage Journal menyebutkan bahwa Duchenne smile, yakni senyum lebar yang melibatkan otot sekitar mata, mampu memperbaiki suasana hati. Bahkan, penelitian dalam Psychological Science (2020) menunjukkan bahwa senyum yang dilakukan secara sadar tetap dapat menurunkan persepsi stres dan meningkatkan emosi positif.
2. Bermain dengan hewan peliharaan
Interaksi dengan hewan peliharaan seperti kucing atau anjing terbukti menurunkan kadar hormon kortisol dan meningkatkan oksitosin, hormon yang berkaitan dengan rasa aman dan kasih sayang.
Aktivitas sederhana seperti membelai, memeluk, atau bermain dengan hewan dapat meningkatkan serotonin dan dopamin di otak. Studi Frontiers in Psychology (2021) menemukan bahwa interaksi singkat dengan hewan peliharaan mampu menurunkan kecemasan, terutama pada individu dengan tingkat stres tinggi.
Aktivitas Fisik yang Membantu Tubuh Lebih Relaks
3. Berenang
Berenang mengombinasikan aktivitas fisik, pengaturan napas, serta sensasi air yang menenangkan. Gerakan yang berulang saat berenang membantu tubuh masuk ke kondisi relaksasi alami.
Penelitian dalam International Journal of Environmental Research and Public Health (2022) menyebutkan bahwa olahraga berbasis air efektif menurunkan stres psikologis dan meningkatkan kualitas tidur.
4. Menari sambil bernyanyi
Menari dan bernyanyi secara bersamaan merangsang area otak yang berhubungan dengan emosi dan kreativitas. Aktivitas ini juga meningkatkan aliran darah serta produksi hormon bahagia.
Studi Arts and Health (2020) membuktikan bahwa ekspresi musik dan gerak dapat menurunkan gejala stres serta depresi ringan secara signifikan.
Cara Kreatif Meredakan Tekanan Pikiran
5. Mencoret-coret kertas (doodling)
Mencoret-coret kertas atau doodling menjadi cara sederhana untuk melepaskan tekanan pikiran. Aktivitas ini membantu otak tetap fokus tanpa merasa terbebani.
Penelitian Journal of Applied Cognitive Psychology (2021) menunjukkan bahwa doodling dapat mengurangi beban kognitif akibat stres sekaligus meningkatkan konsentrasi.
6. Mengunyah permen karet
Mengunyah permen karet memberikan efek menenangkan melalui stimulasi saraf dan peningkatan aliran darah ke otak. Kebiasaan ini juga dikaitkan dengan penurunan kecemasan.
Studi Physiology and Behavior (2020) menemukan hubungan antara kebiasaan mengunyah permen karet dengan penurunan stres dan peningkatan kewaspadaan.
Relaksasi Tubuh untuk Menurunkan Ketegangan
7. Pijat refleksi
Stres sering membuat otot tubuh terasa tegang dan nyeri. Pijat refleksi membantu merilekskan sistem saraf dan melancarkan peredaran darah.
Penelitian dalam Complementary Therapies in Clinical Practice (2023) menunjukkan bahwa pijat refleksi efektif menurunkan kecemasan dan ketegangan otot.
8. Berkebun
Berkebun menuntut konsentrasi dan perhatian penuh, sehingga mampu mengalihkan pikiran dari tekanan yang dirasakan. Proses merawat tanaman hingga tumbuh memberi rasa puas tersendiri.
Studi Journal of Environmental Psychology (2021) menyebutkan bahwa berkebun secara rutin dapat menurunkan stres dan meningkatkan kepuasan hidup.
Pola Hidup Sehat Penunjang Kesehatan Mental
9. Mengonsumsi makanan sehat
Pola makan berperan besar dalam menjaga keseimbangan hormon dan fungsi otak. Makanan tinggi gula, garam, dan kafein justru dapat memperburuk stres.
Nutrisi seperti omega-3, serat, dan vitamin B membantu menstabilkan suasana hati. Penelitian Nutrients (2022) menunjukkan bahwa pola makan sehat berkaitan dengan tingkat stres dan kecemasan yang lebih rendah.
10. Tidak mengisolasi diri
Interaksi sosial yang sehat memberi rasa keterhubungan dan membantu mengurangi beban emosional. Mengisolasi diri justru dapat memperparah stres.
Studi Journal of Affective Disorders (2023) menegaskan bahwa dukungan sosial memiliki peran penting dalam menurunkan stres dan menjaga kesehatan mental.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
6 Cara Merawat Serbet Dapur agar Awet Lebih Lama, Bersih, dan Tetap Higienis
- Rabu, 04 Februari 2026
Libur Awal Puasa 2026: Jadwal Ramadhan, Hasil Sidang Isbat, dan Aturan Resmi Pemerintah
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
Puasa Tetap Bugar dan Nyaman, Ini 5 Peregangan Ringan Pereda Nyeri Sendi
- Rabu, 04 Februari 2026
8 Cara Cepat dan Efektif yang Dapat Meredakan Sakit Kepala dalam Hitungan Menit
- Rabu, 04 Februari 2026
Nyeri dan Kebas Berkepanjangan? Waspadai Ini Tanda Awal Penyakit Multiple Sclerosis
- Rabu, 04 Februari 2026
Puasa Tetap Bugar dan Nyaman, Ini 5 Peregangan Ringan Pereda Nyeri Sendi
- Rabu, 04 Februari 2026









