Rahasia Menyimpan Pete: 7 Cara Ampuh Biar Tetap Segar Minggu Ini hingga Bulan Depan

Rahasia Menyimpan Pete: 7 Cara Ampuh Biar Tetap Segar Minggu Ini hingga Bulan Depan
Rahasia Menyimpan Pete: 7 Cara Ampuh Biar Tetap Segar Minggu Ini hingga Bulan Depan

JAKARTA - Pete atau petai memang punya penggemar tersendiri, tetapi aroma kuat dan cepat layu membuat banyak orang ragu membeli dalam jumlah besar. 

Padahal, jika disimpan dengan benar, pete bisa bertahan jauh lebih lama tanpa kehilangan tekstur dan rasanya. Artikel ini merangkum tujuh metode penyimpanan yang bisa membantu menjaga kesegaran pete, mulai cara sederhana hingga teknik untuk penyimpanan jangka panjang. Melansir dari berbagai sumber, simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Menyimpan Pete di Kulkas (Chiller)

Menyimpan pete di dalam kulkas adalah metode yang paling umum dan praktis untuk menjaga kesegarannya dalam jangka waktu yang lebih singkat. Suhu dingin di dalam kulkas akan secara signifikan memperlambat proses pembusukan yang disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme.

Baca Juga

7 Manfaat Jalan Kaki Usai Makan, Bantu Turunkan Berat Badan

Sebelum disimpan, pete sebaiknya dikupas dari kulit luarnya yang tebal, namun kulit arinya bisa dibiarkan menempel karena mengandung nutrisi yang baik. Setelah itu, biji pete perlu dicuci bersih dengan air mengalir dan ditiriskan hingga benar-benar kering. Penggunaan tisu atau serbet bersih sangat dianjurkan untuk memastikan tidak ada sisa air yang dapat mempercepat pembusukan.

Setelah kering, masukkan pete ke dalam wadah kedap udara atau kantong plastik ziplock dan letakkan di bagian chiller kulkas. Dengan metode ini, pete umumnya dapat bertahan segar selama satu hingga dua minggu. Penting untuk diingat, jika pete akan disimpan tanpa kulkas, hindari mencucinya karena kelembaban akan memicu pembusukan pada suhu ruang.

2. Menyimpan Pete di Freezer (Beku)

Untuk penyimpanan jangka panjang, membekukan pete di freezer adalah solusi yang sangat efektif. Metode ini memungkinkan pete bertahan hingga berbulan-bulan, bahkan sampai satu tahun, tanpa kehilangan tekstur renyahnya.

Proses pembekuan dimulai dengan mengupas dan membersihkan pete. Beberapa sumber menyarankan untuk mengupas kulit ari pete juga, namun ada juga yang membiarkannya. Setelah dicuci bersih, pastikan pete benar-benar kering untuk menghindari pembentukan kristal es yang dapat merusak tekstur saat dicairkan.

Selanjutnya, masukkan pete ke dalam wadah kedap udara atau kantong plastik ziplock. Disarankan untuk membagi pete per porsi agar memudahkan penggunaan di kemudian hari dan menghindari proses thawing berulang. Suhu freezer yang ideal adalah sekitar -18 derajat Celsius atau lebih rendah. Pete yang dibekukan dapat langsung dimasak, atau bisa juga direndam sebentar dalam air biasa atau dibiarkan mencair di suhu ruangan sebelum digunakan.

3. Blanching (Rebus Cepat) sebelum Dibekukan

Blanching adalah teknik merebus pete sebentar dalam air mendidih, diikuti dengan perendaman dalam air es. Metode ini sangat dianjurkan sebelum membekukan pete karena dapat membantu menjaga warna, tekstur, dan nutrisinya agar tetap optimal.

Proses blanching dimulai dengan mengupas dan membersihkan pete. Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan pete ke dalam air mendidih selama 1–2 menit, atau hingga 3–5 menit sampai warnanya sedikit berubah. Segera angkat pete dan masukkan ke dalam air es untuk menghentikan proses pemasakan dan menjaga kerenyahannya.

Setelah itu, tiriskan pete dan keringkan sepenuhnya dengan serbet atau tisu untuk menghilangkan sisa air. Pete yang sudah di-blanching dan dikeringkan kemudian dapat disimpan dalam wadah kedap udara di freezer untuk ketahanan hingga berbulan-bulan. Penambahan sedikit garam saat blanching juga dapat membantu menjaga warna dan rasa pete.

4. Menyimpan Pete dalam Polongnya

Jika Anda berencana menggunakan pete dalam waktu singkat dan tidak memiliki banyak ruang penyimpanan, menyimpan pete dalam polongnya adalah pilihan yang praktis. Metode ini memanfaatkan perlindungan alami dari kulit polong.

Kulit polong pete berfungsi sebagai pelindung alami yang membantu menjaga kelembaban dan kesegaran biji pete di dalamnya. Ini adalah cara yang baik untuk mempertahankan kualitas pete tanpa perlu pengolahan lebih lanjut.

Pete yang masih dalam polongnya dapat bertahan hingga 5–7 hari pada suhu ruang. Penting untuk menyimpannya di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik, serta terhindar dari sinar matahari langsung atau sumber panas. Jika disimpan di kulkas dalam polongnya, masa simpannya bisa sedikit lebih lama. Jangan mencuci pete jika akan disimpan tanpa kulkas; cukup bersihkan permukaannya dengan kain kering jika ada kotoran.

5. Menggunakan Wadah Kedap Udara

Penggunaan wadah kedap udara adalah kunci utama untuk menjaga kesegaran pete, terlepas dari metode penyimpanan yang dipilih, baik itu kulkas maupun freezer. Wadah ini berperan penting dalam melindungi pete dari faktor eksternal.

Wadah kedap udara, seperti toples kaca atau plastik dengan penutup rapat, atau kantong ziplock, sangat penting untuk mencegah pete terpapar udara dan kelembaban berlebih. Paparan udara dapat menyebabkan oksidasi dan mempercepat pembusukan, sementara kelembaban dapat memicu pertumbuhan jamur pada pete.

Selain itu, wadah kedap udara juga membantu mencegah aroma khas pete menyebar dan mencemari makanan lain di dalam kulkas atau freezer. Jika menggunakan kantong ziplock, pastikan untuk mengeluarkan udara sebanyak mungkin sebelum menutupnya untuk memaksimalkan efektivitas penyimpanan.

6. Merendam Pete dalam Air Garam (sebelum dibekukan)

Beberapa metode menyarankan perendaman pete dalam air garam sebelum dibekukan atau diolah untuk membantu menjaga kualitasnya. Proses ini memiliki beberapa manfaat, termasuk mengurangi bau menyengat dan meningkatkan rasa.

Setelah pete dikupas dan dibersihkan, siapkan larutan air garam. Rendam biji pete dalam air garam selama 10 hingga 15 menit. Proses ini dipercaya dapat membantu menjaga warna pete agar tidak cepat menghitam dan juga dapat mempengaruhi rasa agar tetap enak setelah disimpan lama, bahkan membuat pete lebih gurih.

Setelah direndam, bilas pete dengan air bersih dan tiriskan hingga benar-benar kering. Kemudian, pete dapat dikemas dalam wadah kedap udara dan dibekukan. Penting untuk memastikan tidak ada air yang ikut masuk ke dalam wadah saat membekukan pete, karena kelembaban bisa memicu kerusakan.

7. Mengeringkan Pete

Untuk penyimpanan jangka panjang tanpa memerlukan kulkas atau freezer, metode pengeringan dapat menjadi alternatif yang efektif. Ini adalah cara tradisional yang sudah lama digunakan untuk mengawetkan bahan makanan.

Meskipun tidak sepopuler metode pendinginan atau pembekuan, mengeringkan pete adalah cara tradisional untuk mengawetkan bahan makanan. Proses pengeringan mengurangi kadar air dalam pete, sehingga secara signifikan menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab pembusukan.

Pete yang sudah dikeringkan dapat disimpan dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan kering. Metode ini sangat cocok untuk mereka yang tidak memiliki akses ke lemari es atau freezer untuk penyimpanan jangka panjang. Namun, perlu diperhatikan bahwa tekstur dan rasa pete yang dikeringkan mungkin akan sedikit berbeda dibandingkan dengan pete segar atau yang dibekukan, cenderung lebih liat dan tidak sekenyal pete segar.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

9 Khasiat Makan Buah Naga untuk Kesehatan yang Jarang Disadari Banyak Orang

9 Khasiat Makan Buah Naga untuk Kesehatan yang Jarang Disadari Banyak Orang

Resep Misoa Creamy Collagen yang Lembut dan Ringan Comfort Food Saat Musim Hujan

Resep Misoa Creamy Collagen yang Lembut dan Ringan Comfort Food Saat Musim Hujan

Resep Strawberry Pudding Cheesecake Tanpa Oven, Camilan Manis yang Bikin Nagih

Resep Strawberry Pudding Cheesecake Tanpa Oven, Camilan Manis yang Bikin Nagih

Rekomendasi 15 Tempat Makan Malam Dekat Pelabuhan Ketapang: Bukan Sekadar Transit, tapi Destinasi Kuliner

Rekomendasi 15 Tempat Makan Malam Dekat Pelabuhan Ketapang: Bukan Sekadar Transit, tapi Destinasi Kuliner

Mencari Brownies di Jakarta? Ini 13 Rekomendasi yang Wajib Dicoba

Mencari Brownies di Jakarta? Ini 13 Rekomendasi yang Wajib Dicoba