Becak Listrik Bantuan Prabowo Akan Difungsikan Sebagai Transportasi Wisata Surabaya

Becak Listrik Bantuan Prabowo Akan Difungsikan Sebagai Transportasi Wisata Surabaya
Becak Listrik Bantuan Prabowo Akan Difungsikan Sebagai Transportasi Wisata Surabaya

JAKARTA - Pemerintah Kota Surabaya tengah menyiapkan langkah lanjutan setelah ratusan becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto resmi diserahkan kepada warga. 

Alih-alih langsung beroperasi bebas di seluruh wilayah kota, becak listrik tersebut akan diarahkan menjadi bagian dari transportasi wisata yang mendukung sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan pengemudinya.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan pemanfaatan becak listrik berjalan optimal, tertib, dan selaras dengan tata lalu lintas kota. Selain itu, pendekatan berbasis wisata dinilai mampu memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi sejarah dan budaya Surabaya dengan cara yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat hingga Ekstrem di Berbagai Wilayah Indonesia

Becak Listrik Difokuskan untuk Kawasan Wisata

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa dari total 200 becak listrik yang telah diserahkan, seluruhnya akan diarahkan beroperasi di kawasan wisata. Menurutnya, konsep becak wisata akan memberi nilai tambah, baik bagi pengemudi maupun bagi citra kota Surabaya sebagai destinasi wisata.

“Kita akan utamakan becak ini menjadi becak wisata sehingga orang ketika wisata akan menikmati Surabaya dengan becak listrik,” kata Eri.

Ia menilai becak listrik bukan sekadar alat transportasi, melainkan juga sarana untuk memperkenalkan sejarah dan keunikan kota kepada wisatawan. Dengan konsep tersebut, wisatawan dapat menikmati perjalanan santai tanpa polusi, sekaligus memberi penghasilan yang lebih pasti bagi pengemudi becak.

Rute Khusus dan Contoh dari Kawasan Kota Lama

Sebagai gambaran, Eri mencontohkan pola operasional becak wisata yang telah diterapkan di kawasan Wisata Kota Lama Surabaya. Sistem serupa rencananya akan diperluas ke beberapa titik lain yang ramai dikunjungi wisatawan.

“Nanti kita atur di Jalan Tunjungan dengan melewati tempat tertentu, seperti di tempat sejarahnya Kota Surabaya, daerah Jalan Peneleh, itu nanti kita juga akan berikan becak,” jelasnya.

Pengaturan rute ini bertujuan agar operasional becak listrik lebih terkontrol, tidak mengganggu arus lalu lintas utama, serta memberikan pengalaman wisata yang terstruktur. Dengan rute yang jelas, pengemudi juga tidak perlu berebut penumpang dan bisa fokus melayani wisatawan.

Larangan Melintas di Jalan Protokol Tetap Berlaku

Meski menggunakan tenaga listrik dan dinilai lebih modern, Eri menegaskan bahwa becak listrik tetap tunduk pada aturan lalu lintas yang berlaku. Pengemudi diminta menaati larangan melintas di sejumlah jalan protokol demi keselamatan dan kelancaran kendaraan lain.

“Jalan protokol seperti Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani tidak diperbolehkan. Tapi bagaimana dari titik itu menuju ke tempat jalan utama, kita masih ada becak,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa masih terdapat banyak ruas jalan alternatif yang bisa digunakan oleh becak listrik untuk menjangkau kawasan wisata. “Seperti Jalan Ketintang baru, kalau dari Royal Mall masuk ke dalam itu masih banyak becak. Juga dari Jalan Wiyung masuk ke tempat tertentu banyak becak,” tambahnya.

Dengan pengaturan tersebut, pemerintah berharap operasional becak listrik tetap aman, tertib, dan tidak menimbulkan konflik dengan pengguna jalan lainnya.

Target Operasional Mulai Februari 2026

Pemkot Surabaya saat ini masih membahas secara detail titik mangkal dan mekanisme operasional becak listrik tersebut. Pembahasan ini mencakup lokasi parkir, sistem antrean, hingga pembagian area kerja agar seluruh penerima bantuan mendapat kesempatan yang adil.

“Ini kita diskusikan, hari ini sudah diberikan dan diresmikan, jadi kita tata. Maksimal awal bulan Februari sudah bisa berjalan di masing-masing tempat wisata yang ada di Surabaya,” ujar Eri.

Ia menegaskan bahwa penataan sejak awal sangat penting agar program ini berkelanjutan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pengemudi becak, khususnya yang sudah lanjut usia.

Bantuan Prabowo untuk Tukang Becak Lansia

Sebelumnya, sebanyak 200 tukang becak lansia menerima bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto di Balai Kota Surabaya, Kamis, 22 Januari 2026. Ratusan becak listrik tersebut tampak berjajar rapi di halaman Balai Kota, dengan foto Prabowo menghiasi beberapa sisi kendaraan.

Para pengemudi becak yang sebagian besar sudah lanjut usia terlihat mengenakan kaos putih dan duduk rapi di tenda yang disediakan panitia. Bantuan ini disambut antusias karena dinilai mampu meringankan beban fisik para pengemudi.

Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Purn. Teguh Arief Indratmoko menjelaskan bahwa becak listrik tersebut dibeli menggunakan uang pribadi Presiden Prabowo Subianto.

“Kami dari Yayasan GSN memberikan bantuan becak listrik sejumlah 200 becak listrik, untuk para pengemudi di Surabaya,” kata Teguh.

Dengan pengalihan fungsi menjadi becak wisata, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan mobilitas pengemudi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang lebih layak dan berkelanjutan bagi para tukang becak lansia di Surabaya.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Perpres AI Ditargetkan Rampung, Pemerintah Siapkan Arah dan Etika Nasional

Perpres AI Ditargetkan Rampung, Pemerintah Siapkan Arah dan Etika Nasional

Wamenkomdigi: Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Aceh Pascabencana Tembus 99 Persen

Wamenkomdigi: Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Aceh Pascabencana Tembus 99 Persen

Update Harga Sembako Jawa Timur 23 Januari 2026, Cabai Rawit dan Daging Terpantau Kembali Naik

Update Harga Sembako Jawa Timur 23 Januari 2026, Cabai Rawit dan Daging Terpantau Kembali Naik

Mendagri Tinjau Perbaikan Jembatan Pascabencana di Bireuen Aceh untuk Percepat Pemulihan Infrastruktur

Mendagri Tinjau Perbaikan Jembatan Pascabencana di Bireuen Aceh untuk Percepat Pemulihan Infrastruktur

Mensesneg Pastikan Enam Proyek Hilirisasi Pemerintah Mulai Jalan Akhir Januari 2026

Mensesneg Pastikan Enam Proyek Hilirisasi Pemerintah Mulai Jalan Akhir Januari 2026