Kemenekraf Gandeng KOCCA Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Indonesia Global

Kemenekraf Gandeng KOCCA Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Indonesia Global
Kemenekraf Gandeng KOCCA Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Indonesia Global

JAKARTA - Kolaborasi lintas negara kembali menjadi strategi utama pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi kreatif nasional. 

Kali ini, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menjalin kerja sama dengan Korea Creative Content Agency (KOCCA) sebagai upaya memperluas jejaring industri, meningkatkan daya saing pelaku kreatif, serta membuka akses pasar internasional bagi produk dan talenta Indonesia.

Sinergi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan acara “HUG K-Pop Concert: K-Life & K-Live Indonesia” yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Tangerang, Banten, Sabtu, 17 Januari 2026 malam. Acara ini menghadirkan kolaborasi lintas budaya dengan menampilkan artis ternama Korea Selatan, yakni HIGHLIGHT dan MINHO, bersama musisi Indonesia Tiara Andini dan Lullaboy.

Baca Juga

Harga Pangan Hari Ini 19 Januari 2026Terpantau Stabil, Telur Ayam Ras Naik Tipis

Konser tersebut tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga mencerminkan arah baru pengembangan ekonomi kreatif Indonesia yang semakin terbuka terhadap kerja sama global, khususnya di sektor musik dan industri konten.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI Irene Umar menegaskan bahwa kemitraan antara Kemenekraf dan KOCCA merupakan contoh konkret bagaimana kolaborasi internasional dapat memperkuat ekosistem industri kreatif nasional secara menyeluruh.

"Kerja sama antara Kementerian Ekraf dan KOCCA menjadi contoh nyata dalam mendorong penguatan industri kreatif, sekaligus memastikan ekosistem yang sehat melalui koordinasi lintas kementerian, termasuk perlindungan terhadap pelaku dan konsumen industri kreatif," kata Irene UmaR.

Menurut Irene, kerja sama semacam ini memiliki peran strategis dalam menghadirkan nilai tambah baru bagi ekonomi kreatif Indonesia. Tidak hanya sebatas pertukaran budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi, transfer pengetahuan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia kreatif.

"Kerja sama seperti ini penting untuk memperluas jejaring, membuka akses pasar, serta menciptakan nilai tambah baru bagi ekonomi kreatif Indonesia. Kita ingin Indonesia tampil sebagai inspirator dan pemimpin di panggung global," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah terus mendorong kemitraan internasional sebagai bagian dari strategi besar menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui kerja sama ini, Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan momentum globalisasi industri hiburan dan konten digital yang berkembang pesat.

Tidak hanya dari sisi ekonomi, acara tersebut juga mendapat perhatian dari sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Stella Christie menilai konser “HUG K-Pop Concert: K-Life & K-Live Indonesia” sebagai ruang pembelajaran kreatif yang relevan bagi generasi muda.

"Musik tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga berkaitan dengan sains, cara kerja otak, dan pengembangan kreativitas. Konser ini menunjukkan bagaimana ruang kreatif dapat menjadi sarana pembelajaran yang relevan sekaligus berdampak bagi generasi muda," kata Stella Christie.

Menurutnya, kegiatan kreatif seperti konser musik internasional mampu memperkaya wawasan anak muda Indonesia mengenai proses kreatif global, sekaligus mendorong lahirnya inovasi di berbagai bidang, mulai dari seni pertunjukan hingga teknologi pendukung industri hiburan.

Sementara itu, dari pihak mitra internasional, Kepala Perwakilan KOCCA Indonesia Lee Gi Haun menyampaikan bahwa penyelenggaraan “HUG K-Pop Concert” merupakan bentuk apresiasi kepada penggemar K-pop di Indonesia yang selama ini menunjukkan antusiasme luar biasa terhadap industri hiburan Korea.

"Kegiatan ini merupakan hadiah bagi para penggemar, sekaligus bagian dari upaya KOCCA memperluas kerja sama industri konten Korea dengan mitra di Indonesia," ujar Lee Gi Haun.

Ia menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai mitra strategis dalam pengembangan industri konten kreatif di kawasan Asia Tenggara. Dengan populasi muda yang besar dan ekosistem kreatif yang terus berkembang, Indonesia dinilai mampu menjadi pasar sekaligus pusat kolaborasi industri kreatif regional.

Melalui kerja sama ini, Kemenekraf dan KOCCA berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif, berkelanjutan, serta mampu bersaing di tingkat global. Kolaborasi lintas negara tidak hanya membuka peluang komersial, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam industri kreatif dunia.

Ke depan, pemerintah menargetkan semakin banyak program kolaboratif serupa yang melibatkan pelaku kreatif lokal dengan mitra internasional, sehingga manfaat ekonomi dan sosialnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Update Lengkap Harga Terbaru BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Senin 19 Januari 2026

Update Lengkap Harga Terbaru BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Senin 19 Januari 2026

Tarif Listrik 19–25 Januari 2026 Masih Tetap, Beli Token Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh?

Tarif Listrik 19–25 Januari 2026 Masih Tetap, Beli Token Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh?

5 Pilihan Rumah Murah Harga Mulai Rp166 Juta di Kota Baru Jambi, Cocok untuk Hunian Pertama di Awal Tahun 2026

5 Pilihan Rumah Murah Harga Mulai Rp166 Juta di Kota Baru Jambi, Cocok untuk Hunian Pertama di Awal Tahun 2026

Kementrans Luncurkan Beasiswa Patriot bagi 1.100 Mahasiswa Tujuh Kampus Negeri

Kementrans Luncurkan Beasiswa Patriot bagi 1.100 Mahasiswa Tujuh Kampus Negeri

Mentrans Sebut Tiga Kampus Dunia Tertarik Berkolaborasi dalam Program Beasiswa Patriot Transmigrasi

Mentrans Sebut Tiga Kampus Dunia Tertarik Berkolaborasi dalam Program Beasiswa Patriot Transmigrasi