Musim Hujan Tiba, Waspadai 4 Penyakit Berisiko Tinggi Sekitar Anda
- Senin, 03 November 2025
JAKARTA - Musim hujan yang mulai melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jabodetabek, membawa perubahan cuaca signifikan.
Hujan deras di sore hingga malam hari sering menimbulkan genangan air hingga banjir, sementara suhu dingin dan kelembapan tinggi meningkatkan risiko berbagai penyakit. Kondisi ini membuat masyarakat perlu lebih waspada terhadap kesehatan, khususnya terhadap penyakit yang mudah menyebar di musim hujan.
Perubahan lingkungan, termasuk air yang terkontaminasi, genangan air, dan udara lembap, menjadi faktor utama munculnya penyakit. Selain itu, daya tahan tubuh yang menurun akibat cuaca dingin membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi virus dan bakteri. Berikut ini adalah 4 penyakit yang perlu diwaspadai selama musim hujan:
Baca JugaCara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak, Mudah dan Simpel!
1. Diare
Penyebab: Bakteri atau virus yang menyerang saluran pencernaan, terutama di daerah rawan banjir.
Gejala: Diare, dehidrasi, mual, muntah.
Pencegahan dan Penanganan:
Konsumsi cairan cukup, oralit, atau terapi cairan intravena.
Jaga kebersihan makanan dan minuman.
Hindari mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi.
2. Influenza
Penyebab: Virus influenza yang menyebar melalui batuk, bersin, atau benda yang terkontaminasi.
Gejala: Demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, nyeri tubuh.
Pencegahan:
Vaksin influenza tahunan.
Cuci tangan secara rutin.
Hindari kontak langsung dengan penderita.
3. Demam Berdarah Dengue (DBD)
Penyebab: Gigitan nyamuk Aedes aegypti yang berkembang di genangan air.
Gejala: Demam tinggi, nyeri sendi dan otot, nyeri tulang, pendarahan pada kasus berat.
Pencegahan:
Tutup rapat tempat penampungan air.
Ganti air vas bunga dan bersihkan lingkungan setiap minggu.
Gunakan obat nyamuk atau kelambu.
4. Demam Tifoid
Penyebab: Bakteri Salmonella typhi yang terdapat pada makanan atau minuman terkontaminasi.
Gejala: Demam tinggi, sakit kepala, nyeri perut, kehilangan nafsu makan, kelelahan. Kasus berat bisa menyebabkan ruam, sembelit, pneumonia, hingga gagal jantung.
Pencegahan:
Konsumsi air bersih dan matang.
Cuci dan masak makanan dengan benar.
Jaga kebersihan lingkungan dan cegah perkembangbiakan tikus.
Vaksin tifoid disarankan terutama untuk wilayah endemik.
Menjaga Kesehatan di Musim Hujan
Menghadapi musim hujan, langkah pencegahan menjadi kunci utama agar terhindar dari penyakit. Rutin menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan makanan, mengonsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, serta melakukan vaksinasi dapat membantu meminimalkan risiko.
Perhatian terhadap genangan air dan perlindungan terhadap gigitan nyamuk juga sangat penting. Dengan memahami penyakit yang mungkin muncul dan cara pencegahannya, masyarakat dapat tetap produktif, sehat, dan aman selama musim hujan.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kakorlantas Polri Waspadai Maraknya Travel Dadakan Jelang Arus Mudik Lebaran
- Selasa, 20 Januari 2026
Kemensos Perkuat Respons Darurat Banjir Pati, Ribuan Warga Terdampak
- Selasa, 20 Januari 2026
Kunjungan Prabowo ke London Tandai Peluncuran Kemitraan Strategis Indonesia Inggris
- Selasa, 20 Januari 2026
Vinfast Tetap Agresif Dongkrak Penjualan Mobil Listrik Tanpa Insentif 2026
- Selasa, 20 Januari 2026
KEEN Raih Kontrak PLTS Tobelo Rp423 Miliar, Perkuat Energi Terbarukan
- Selasa, 20 Januari 2026
Berita Lainnya
Lagi Tren! 7 Rekomendasi Tempat Ngopi Kopi Buah Segar dan Kekinian di Bandung
- Selasa, 20 Januari 2026
8 Rekomendasi Tempat Makan Ayam Geprek Paling Enak Jakarta, Wajib Dicoba 2026
- Selasa, 20 Januari 2026
Wajib di Coba! 5 Kedai Susu Segar Legendaris di Malang, Favorit Wisatawan Sejak Dulu
- Selasa, 20 Januari 2026
5 Rekomendasi Tempat Makan Siang Enak di Surabaya Favorit Pekerja Kantoran
- Selasa, 20 Januari 2026
Cari Tempat Santai? Ini Lima Coffee Shop Cozy di Solo untuk Rehat Nyaman Setelah Jam Kantor
- Selasa, 20 Januari 2026











