JAKARTA - Menjaga kadar gula darah bagi penderita diabetes bukan hanya soal mengurangi gula pasir.
Banyak makanan yang terlihat sehat justru bisa memicu lonjakan gula darah tanpa disadari. Berikut 9 makanan yang sebaiknya diwaspadai beserta alternatif yang lebih aman.
Daftar Makanan Berisiko dan Alternatif Sehat
Baca JugaMenyusuri 10 Kuliner Legendaris Pasar Beringharjo, Dari Soto Hingga Pecel
-Roti Putih dan Olahan Tepung Terigu
Risiko: Karbohidrat cepat dicerna sehingga gula darah meningkat drastis.
Alternatif: Roti gandum utuh atau multigrain untuk kestabilan gula dan kenyang lebih lama.
-Yogurt Berperisa
Risiko: Mengandung gula tambahan lebih banyak daripada makanan penutup.
Alternatif: Yogurt tawar (plain Greek yogurt) dengan buah segar atau kayu manis.
-Jus Buah dan Smoothie Manis
Risiko: Tinggi gula karena hilangnya serat alami, smoothie dengan susu kental manis berlebihan menaikkan gula darah.
Alternatif: Konsumsi buah utuh agar serat tetap terjaga.
-Sereal Sarapan Instan
Risiko: Banyak mengandung gula dan biji-bijian olahan, termasuk cornflakes dan granola manis.
Alternatif: Oatmeal polos, bubur gandum, poha, atau upma yang lebih berserat.
-Makanan Gorengan dan Camilan Cepat Saji
Risiko: Kaya karbohidrat, minyak jenuh, dan garam, memicu lonjakan gula darah.
Alternatif: Camilan panggang, air fryer, atau kacang panggang tanpa tambahan garam.
-Makanan dan Biskuit ‘Sugar-Free’
Risiko: Mengandung pemanis buatan seperti maltitol atau sorbitol yang tetap memengaruhi gula darah.
Alternatif: Pemanis alami seperti kurma, kacang, atau kudapan rendah indeks glikemik buatan sendiri.
-Produk Susu Full Fat
Risiko: Lemak jenuh tinggi memperburuk resistensi insulin.
Alternatif: Susu rendah lemak, paneer ringan, batasi masakan berbasis krim hanya sesekali.
-Nasi Putih
Risiko: Indeks glikemik tinggi, cepat menaikkan gula darah.
Alternatif: Beras merah, quinoa, atau millet seperti bajra dan jowar yang lebih ramah diabetes.
-Kue dan Makanan Panggang Manis
Risiko: Mengandung gula, tepung putih, dan lemak trans yang memperparah lonjakan gula darah.
Alternatif: Cokelat hitam, kue dari tepung almond, atau camilan berbasis buah segar.
Tips Mengelola Diabetes dengan Bijak
Mengelola diabetes tidak berarti harus menghindari semua makanan lezat. Kuncinya:
Memahami bahan makanan dan membaca label gizi.
Mengontrol porsi konsumsi.
Memilih makanan kaya serat dan protein.
Dengan strategi ini, penderita diabetes tetap bisa menikmati makanan tanpa khawatir lonjakan gula darah, sambil menjaga kesehatan jangka panjang. Makanan sehat tidak selalu terlihat “sehat” dari kemasannya, jadi selalu teliti sebelum memilih.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Hasnur Internasional Waspadai Dampak Tidak Langsung Pelemahan Rupiah Tahun 2026
- Kamis, 22 Januari 2026
ITDC Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Perkuat Pasokan Air Pariwisata Hijau Bali
- Kamis, 22 Januari 2026
Menteri PU Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur Sanitasi Pascabencana Aceh Tamiang
- Kamis, 22 Januari 2026
Indonesia dan Inggris Sepakat Perkuat Pembiayaan Alam Berkelanjutan Berbasis Model Aceh
- Kamis, 22 Januari 2026
Berita Lainnya
Rekomendasi Lima Kedai Kopi Jadul Jakarta Timur yang Legendaris dan Penuh Cerita
- Kamis, 22 Januari 2026
Dompet Menipis? Ini 5 Pilihan Kuliner Tanggal Tua Enak dan Murah di Tebet
- Kamis, 22 Januari 2026
Resep Steak Ayam Tepung Renyah dengan Saus Lada Hitam, Praktis dan Lezat ala Rumahan
- Kamis, 22 Januari 2026











