Rute Jakarta Heritage: Bus Terbuka Jelajahi Sejarah Kota
- Jumat, 03 Oktober 2025
JAKARTA - Jakarta kini menghadirkan cara baru bagi warga dan turis untuk menjelajahi warisan sejarah ibu kota.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan dua bus tingkat terbuka (Open Top Tour) dengan rute khusus bernama “Jakarta Heritage”, yang akan membawa penumpang berkeliling sejumlah situs bersejarah, Kamis, 2 Oktober 2025.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan layanan ini bertujuan memperkenalkan wajah Jakarta yang modern sekaligus kaya akan sejarah kepada masyarakat dan wisatawan. Rute bus mencakup lokasi-lokasi ikonik seperti Gedung Filateli, Pasar Baru, Gedung Kesenian Jakarta, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, hingga Istana Negara.
Baca JugaPresiden Prabowo Kembali ke Indonesia dengan Hasil Lawatan Penting
“Dengan layanan ini, warga dan turis bisa merasakan pengalaman berkeliling Jakarta dengan cara yang lebih berkesan dan nyaman,” ujar Rano.
Menurut Rano, program Jakarta Heritage merupakan bagian dari inovasi Transjakarta untuk memadukan pariwisata edukatif dan transportasi publik. Peluncuran rute baru ini bertepatan dengan peringatan Hari Pariwisata Dunia, sebagai upaya menegaskan Jakarta sebagai kota yang ramah wisatawan sekaligus menonjolkan sejarahnya.
“Hal ini menunjukkan bahwa Jakarta terus bertransformasi menjadi kota global dengan transportasi publik yang modern, dinamis, dan kaya akan sejarah,” lanjut Rano. Ia berharap rute ini dapat menghidupkan kembali kawasan Pasar Baru dan sekitarnya, menjadikan Jakarta tidak hanya sebagai kota metropolitan, tetapi juga kota yang bangga dengan warisan budaya dan sejarahnya.
Rute Jakarta Heritage melengkapi rute Jakarta Skyline yang sudah lebih dulu hadir, menawarkan pengalaman berbeda bagi penumpang. Jika Jakarta Skyline menonjolkan pemandangan gedung-gedung tinggi di Sudirman–M.H. Thamrin, Jakarta Heritage mengajak penumpang menyelami sejarah kota melalui bangunan dan kawasan bersejarah yang sarat nilai budaya.
Tiket untuk rute Jakarta Heritage dapat dipesan melalui aplikasi Transjakarta, dengan perjalanan perdana dijadwalkan pada 6 Oktober 2025. Layanan ini dirancang agar mudah diakses oleh semua kalangan, termasuk pemegang KJP Plus, yang akan menikmati wisata edukatif secara gratis.
Rano menambahkan bahwa keberadaan bus tingkat ini juga mendukung revitalisasi kawasan strategis di Jakarta. Dengan menampilkan sejarah kota secara visual dan interaktif, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian budaya, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata lokal.
“Semoga rute baru ini semakin memperkuat pariwisata kota Jakarta dan memberi pengalaman yang berkesan bagi siapa saja yang menikmatinya. Mari kita jaga dan manfaatkan layanan ini sebaik-baiknya sebagai bentuk kebanggaan kita terhadap kota Jakarta,” ungkap Rano.
Program ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara inovasi transportasi dan promosi pariwisata, menunjukkan bahwa Transjakarta tidak hanya fokus pada mobilitas warga, tetapi juga pada pengalaman edukatif dan rekreasi. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan sejarah kota dengan cara yang berbeda, dari sudut pandang bus terbuka yang menawarkan pengalaman visual dan interaktif.
Selain memperkaya pengalaman wisata, kehadiran rute Jakarta Heritage juga berpotensi menggerakkan perekonomian lokal. Kawasan yang dilalui bus, seperti Pasar Baru, diharapkan mengalami peningkatan aktivitas ekonomi melalui kunjungan wisatawan, belanja, dan jasa pendukung pariwisata lainnya.
Melalui inisiatif ini, Pemprov DKI Jakarta menekankan bahwa kota tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur modern, tetapi juga pelestarian identitas sejarah. Inovasi transportasi publik seperti Jakarta Heritage diharapkan dapat menjadi model bagi kota lain di Indonesia dalam mengintegrasikan mobilitas, pendidikan, dan pariwisata.
Dengan rute yang menyajikan campuran landmark bersejarah dan arsitektur kolonial, bus ini menawarkan pengalaman berbeda dibanding transportasi umum biasa. Penumpang tidak hanya bergerak dari titik A ke B, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang sejarah, budaya, dan perkembangan kota Jakarta dari masa ke masa.
Seiring perjalanan, wisatawan dapat menikmati pemandangan kota dari atas bus tingkat terbuka, yang memberikan pengalaman lebih interaktif dan menyenangkan dibanding tur jalan kaki atau transportasi konvensional. Layanan ini menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, terutama mereka yang ingin mengenal Jakarta lebih dalam melalui perspektif sejarah dan budaya.
Dengan demikian, kehadiran bus Jakarta Heritage bukan sekadar transportasi, tetapi juga medium edukatif dan wisata yang mendukung kebanggaan terhadap kota Jakarta, sambil memanfaatkan teknologi aplikasi untuk mempermudah akses dan pemesanan tiket.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
SIG Pasok 115 Ribu Ton Semen untuk RDMP Kilang Balikpapan, Dukung Swasembada Energi
- Minggu, 25 Januari 2026
Adaro Andalan Siapkan Strategi Jangka Panjang Menuju Era Tanpa Batu Bara 2060
- Minggu, 25 Januari 2026
Jadwal Terbaru DAMRI Jogja–Semarang PP Lewat Borobudur dan Kota Lama
- Minggu, 25 Januari 2026
Catat! Jadwal Lengkap Pemesanan Tiket Kereta Lebaran 2026 KAI Daop 2 Bandung
- Minggu, 25 Januari 2026
Berita Lainnya
TNI AD Bangun Jembatan Bailey, Akses Darat Langkat Kembali Tersambung
- Minggu, 25 Januari 2026
Kementerian PU–Adhi Karya Percepat Penanganan 21 Sungai Pascabanjir Sumatera Barat
- Minggu, 25 Januari 2026
BPBD Kota Bandung Turunkan Personel dan Logistik ke Lokasi Longsor di Cisarua
- Minggu, 25 Januari 2026
Wamendagri Minta Modifikasi Cuaca untuk Dukung Evakuasi Korban Longsor Cisarua
- Minggu, 25 Januari 2026
Kemenag Resmi Buka Pendftaran Beasiswa S2 Double Degree Indonesia–Australia 2026
- Minggu, 25 Januari 2026











.jpg)