Peluncuran Angkutan Umum Listrik Oplet Pekan Pembaruan Transportasi Ramah Lingkungan di Pekanbaru
- Kamis, 05 Desember 2024
PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru telah meluncurkan empat unit angkutan umum mobil listrik yang dinamai "Oplet Pekan" pada Kamis, 5 Desember 2024. Inisiatif ini dilakukan oleh Pj Wali Kota Pekanbaru, Roni Rakhmat, bersama Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso, bertempat di halaman SMP Negeri 42 Pekanbaru. Kendaraan inovatif ini direncanakan mulai melayani masyarakat pada Jumat, 6 Desember 2024.
Oplet Pekan berfungsi sebagai feeder yang menghubungkan penumpang ke Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP), meningkatkan keterhubungan transportasi umum di kota. Saat ini, empat unit tersedia dan akan beroperasi di dua rute utama selama uji coba dua bulan: koridor Purwodadi - Rumah Potong dan koridor Cipta Karya - Rumah Potong.
Dalam dua bulan masa uji coba, pengguna dapat menikmati layanan ini tanpa biaya atau tarif nol rupiah. "Ini adalah inisiatif kita untuk melihat bagaimana respon masyarakat terhadap angkutan umum bertenaga listrik," ungkap Pj Wali Kota Pekanbaru, Roni Rakhmat.
Penggunaan kendaraan listrik diangggap sebagai langkah strategis dalam mengurangi polusi udara yang meningkat di daerah perkotaan. Roni Rakhmat menambahkan, "Angkutan umum listrik ini adalah bagian dari upaya kami untuk mengurangi polusi udara dan memperbanyak jaringan transportasi umum di Pekanbaru." Selain itu, kendaraan ini juga diproyeksikan akan mempermudah aksesibilitas warga dan membantu menghemat biaya transportasi sehari-hari.
"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan angkutan umum ini sehingga tidak perlu lagi memikirkan biaya minyak dan perawatan kendaraan," tambahnya.
Dipilihnya Kecamatan Tuah Madani sebagai lokasi awal uji coba, mengingat area tersebut memiliki populasi padat yang memerlukan akses transportasi handal dan mudah dijangkau. Rute-rute Oplet Pekan akan mencakup pemberhentian penting seperti kantor pemerintahan, puskesmas, rumah sakit, dan sekolah.
Oplet Pekan dapat mengakomodasi hingga 10 penumpang dengan kenyamanan berupa fasilitas AC, CCTV, dan pembayaran non-tunai menggunakan sistem taping. "Fasilitas yang ada di Oplet Pekan ini dirancang untuk efisiensi dan kenyamanan penumpang," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso.
Kendaraan tetap akan beroperasi dengan atau tanpa penumpang, mengikuti jadwal yang disusun dengan baik untuk menghindari penumpukan penumpang. "Setiap kendaraan diharapkan tidak lebih dari 5 menit menunggu di satu tempat," jelas Yuliarso. Jam operasional Oplet Pekan mulai pukul 06.00 WIB hingga 19.00 WIB, dan operasionalnya didukung oleh dana Corporate Social Responsibility (CSR), tidak menggunakan anggaran dari APBD.
Selain itu, rencana penambahan satu unit bus listrik berkapasitas 40 orang turut disiapkan. Bus ini akan menghubungkan rute strategis dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru ke MPP Pekanbaru di Jalan Jendral Sudirman.
Masa Depan Transportasi Listrik di Pekanbaru
Dengan adanya tanggapan positif dari masyarakat, Pemko berharap dapat menambah jumlah unit kendaraan listrik. Roni Rakhmat dan Yuliarso telah mencoba menaiki Oplet Pekan, mengelilingi area sekitar SMPN 42 Pekanbaru, dalam perjalanan yang berlangsung lancar. "Ini adalah langkah awal dari transformasi angkutan umum kita menuju kendaraan yang lebih hijau dan efisien," pungkas Roni Rakhmat.
Penjualan kendaraan ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas udara dan efisiensi transportasi di Pekanbaru. Pemko juga berharap dengan adanya angkutan umum listrik ini dapat lebih mempermudah mobilisasi masyarakat dalam kegiatan sehari-hari serta mendukung gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
Kedepannya, dengan respon positif dan dukungan dari masyarakat, Oplet Pekan dan bus listrik lainnya dapat menjadi fondasi dari sistem transportasi yang lebih maju dan ramah lingkungan di Pekanbaru.
Baca JugaBencana Sumatera Tak Hambat Target Penyerapan Beras Bulog 2026
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Bulog Dorong Fleksibilitas Pembelian Beras SPHP Demi Pemerataan Akses Pangan Nasional
- Senin, 12 Januari 2026
Bulog Fokus Awal Tahun, Target Serapan Beras Besar Jaga Stabilitas Pangan
- Senin, 12 Januari 2026
Berita Lainnya
Bulog Fokus Awal Tahun, Target Serapan Beras Besar Jaga Stabilitas Pangan
- Senin, 12 Januari 2026
Program SPHP Beras 2025 Diperpanjang hingga 31 Januari 2026 Lewat Skema RPATA
- Senin, 12 Januari 2026
Tito Percepat Verifikasi 52 Daerah Pascabencana Sumatera, Data Jadi Acuan
- Sabtu, 10 Januari 2026
Dirut Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga Imlek, Ramadhan, Idul Fitri 2026
- Sabtu, 10 Januari 2026
Terpopuler
1.
2.
3.
Daftar Franchise Es Teh Solo Modal Mulai 3 Jutaan, Menguntungkan
- 11 Januari 2026
4.
Harga iPad Air M2: Panduan Lengkap dan Update Terbaru
- 11 Januari 2026









