Dukung Transisi Energi, PLN IP Sasar Proyek PLTS di Bangladesh

Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:54:17 WIB
PLN Indonesia Power. ( Sumber : NET )

JAKARTA - PLN Indonesia Power (PLN IP) secara resmi melebarkan sayapnya ke panggung global lewat penjajakan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Bangladesh.

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama konglomerasi Bay Group, Subholding PLN tersebut membidik proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total potensi kapasitas menyentuh 495 Megawatt (MW). 

Langkah strategis tersebut merupakan respons PLN IP atas peluang yang dibuka oleh Bangladesh Power Development Board (BPDB) pada 10 titik strategis.

 Dalam kolaborasi tersebut, Bay Group menggandeng anak perusahaannya, Copenhagen Urban Solar Parks BD LTD (CUSP), sebuah perusahaan afiliasi Denmark-Bangladesh yang berfokus terhadap pengembangan energi surya.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menegaskan bahwa ekspansi tersebut merupakan bagian dari visi perusahaan demi memperkuat portofolio energi bersih di kancah internasional.

"Ini merupakan langkah pertama bagi kami di Bangladesh, besar harapan kami proyek ini akan berjalan dengan baik. Kami menegaskan kerja sama ini sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar global," kata Bernadus dalam keterangan resmi dikutip Jumat (15/5/2026).

Bernadus menambahkan, keterlibatan dalam proyek tersebut bukan sekadar urusan bisnis, melainkan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menyokong agenda transisi energi global.

 PLN IP bertekad memperkokoh posisinya sebagai pemain kunci dalam industri pembangkitan berbasis energi terbarukan di luar negeri.

Penandatanganan kesepakatan tersebut turut disaksikan oleh Direktur Sumber Daya dan Industrialisasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Dr. Awidya Santikajaya.

 Hal tersebut menandakan terdapatnya dukungan diplomatik kuat bagi peran BUMN Indonesia di pasar energi internasional.

Terkini