Impor Minyak Rusia Terhambat, RI Gerilya Cari Pasokan ke AS

ilustrasi impor minyak
Penulis: Talita Malinda
Sabtu, 25 April 2026 | 10:30:10 WIB

JAKARTA – Rencana impor minyak Rusia yang masih terkendala membuat Indonesia tetap melakukan gerilya untuk mencari kepastian pasokan energi dari Amerika Serikat.

Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan stok energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang tidak menentu.

"Kami terus melakukan gerilya untuk mencari pasokan energi dari berbagai negara, termasuk menjajaki peluang dari Amerika Serikat," ujar Arifin Tasrif, sebagaimana dilansir dari finance.detik.com, Sabtu (25/4/2026).

Arifin Tasrif menjelaskan bahwa diversifikasi sumber pasokan minyak sangat penting untuk menjamin keamanan stok di dalam negeri.

Hambatan teknis dan sistem pembayaran internasional masih menjadi ganjalan utama dalam merealisasikan kerja sama energi dengan Moskow.

Kebutuhan akan minyak mentah terus meningkat seiring dengan pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin masif.

Proses negosiasi dengan pihak Amerika Serikat dilakukan secara intensif untuk mendapatkan harga yang kompetitif bagi industri domestik.

Langkah ini diambil agar ketergantungan pada 1 sumber energi tertentu tidak membahayakan stabilitas ekonomi nasional.

Tim delegasi Indonesia secara aktif berkomunikasi dengan produsen minyak global demi memastikan kelancaran distribusi ke tanah air.

Keputusan akhir mengenai sumber impor akan didasarkan pada perhitungan biaya logistik dan kesiapan infrastruktur kilang yang ada.

Reporter: Talita Malinda