Dorong Inovasi Energi, FTAB UB Kerja Sama dengan Tsinghua University

TA
Talita Malinda

Editor: Yoga Susila Utama

Selasa, 23 Juni 2026
Dorong Inovasi Energi, FTAB UB Kerja Sama dengan Tsinghua University
Dekan FTAB UB. ( Sumber : NET )

MALANG - Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) terus memperluas jejaring internasional melalui kerja sama akademik dan penelitian.

Kali ini, FTAB UB menerima kunjungan Associate Professor Yang Zhang dari Department of Energy and Power Engineering, Tsinghua University, China, pada 18–19 Juni 2026.

Kunjungan akademisi dari salah satu universitas terbaik dunia tersebut menjadi momentum penting bagi FTAB UB dalam memperkuat kolaborasi riset, pengembangan energi terbarukan, serta peningkatan kualitas publikasi ilmiah internasional.

Rangkaian kegiatan diawali dengan courtesy meeting dan diskusi akademik bersama pimpinan fakultas, dilanjutkan Research Exchange Forum yang mempertemukan dosen FTAB UB dan Prof. Yang Zhang untuk mempresentasikan hasil penelitian sekaligus membahas peluang kerja sama strategis di masa mendatang.

Dalam forum tersebut, berbagai potensi kolaborasi dibahas, mulai dari riset energi berkelanjutan, pengembangan teknologi agroindustri, hingga peluang pertukaran akademik antara Universitas Brawijaya dan Tsinghua University.

Kegiatan semakin istimewa dengan penandatanganan Implementation Agreement antara Departemen Teknologi Industri Pertanian FTAB UB dan Department of Energy and Power Engineering Tsinghua University.

Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani oleh Ketua Departemen Teknologi Industri Pertanian FTAB UB, Beauty Suestining Diyah Dewanti, S.T., M.T., Ph.D., bersama Assoc. Prof. Yang Zhang, Ph.D.

Perjanjian implementasi tersebut menjadi landasan pelaksanaan program kolaborasi akademik yang mencakup pengembangan penelitian, pertukaran keilmuan, serta penguatan kerja sama institusional antara kedua perguruan tinggi.

Program kolaborasi ini berlangsung selama delapan bulan dan dilaksanakan di Universitas Brawijaya maupun Tsinghua University.

Pada kesempatan yang sama, Departemen Teknologi Industri Pertanian FTAB UB juga menggelar kuliah tamu bertajuk “Integrated Process Design and Combustion Optimization for Renewable Biofuels from Agroindustrial Resources”.

Dalam pemaparannya, Prof. Yang Zhang menjelaskan pentingnya desain proses terintegrasi dan optimasi pembakaran bahan bakar rendah karbon yang berasal dari sumber daya agroindustri.

Materi tersebut menyoroti bagaimana teknologi energi modern dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan biomassa sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Selain berbagi pengetahuan mengenai energi terbarukan, Prof. Yang Zhang juga memberikan workshop publikasi jurnal internasional bereputasi yang diikuti dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana FTAB UB.

Workshop tersebut memberikan wawasan praktis mengenai strategi menembus jurnal-jurnal internasional bereputasi tinggi atau top-tier journals.

Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan panduan mengenai prosedur operasional standar dalam penyusunan artikel ilmiah.

Mulai dari membangun kerangka naskah penelitian, menyusun alur logika penulisan, berdiskusi dengan pembimbing, hingga menyiapkan dokumen pendukung seperti cover letter dan daftar calon reviewer sebelum artikel diajukan ke jurnal internasional.

Dekan FTAB UB, Prof. Yusuf Hendrawan, S.TP., M.App.Life.Sc., Ph.D., menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya internasionalisasi fakultas.

Menurutnya, kolaborasi dengan Tsinghua University diharapkan dapat membuka peluang riset bersama yang lebih luas serta meningkatkan kapasitas akademik sivitas FTAB UB dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Melalui kunjungan ini, FTAB UB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi global, mendorong inovasi teknologi agroindustri dan biosistem, serta meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah di tingkat internasional.

Mengacu capaian SDGs (Sustainable Development Goals) atau tujuan pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini relevan dengan SDGs 4 – Pendidikan Berkualitas, SDGs 7 – Energi Bersih dan Terjangkau, SDGs 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDGs 13 – Penanganan Perubahan Iklim, dan SDGs 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua