Kinerja PIEP 2025: Produksi Migas Sentuh 108 Persen dari Target

TA
Talita Malinda

Editor: Yoga Susila Utama

Senin, 08 Juni 2026
Kinerja PIEP 2025: Produksi Migas Sentuh 108 Persen dari Target
Pertamina Internasional EP (FOTO: NET)

JAKARTA – PT Pertamina Internasional EP (PIEP), entitas usaha pengelola produksi di luar negeri, membukukan kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan capaian produksi minyak dan gas bumi setara minyak sebesar 212,8 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD), atau setara 108% dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 197,70 MBOEPD.

Hasil memuaskan ini ditegaskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang dilaksanakan pada hari Jumat (5/6/2026), sekaligus memantapkan posisi perusahaan sebagai salah satu penyokong krusial ketahanan energi nasional.

Agenda RUPST ini dihadiri oleh para pemegang saham utama dari PT Pertamina Hulu Energi serta PT Pertamina Pedeve Indonesia.

Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha menyatakan bahwa torehan ini memperlihatkan kesiapan perusahaan dalam menanggapi beragam tantangan global yang dinamis.

“PIEP akan terus memperkuat fondasi operasional dan melakukan berbagai inovasi untuk menghadapi dinamika geopolitik. Kinerja 2025 menjadi bukti bahwa kami berada pada jalur yang tepat untuk melangkah lebih jauh dan berkontribusi lebih besar bagi energi nasional,” ujarnya dikutip Sabtu (6/5/2026).

Menilik aspek operasional, realisasi produksi minyak sukses menyentuh angka 108% dari target RKAP.

Peningkatan ini disokong oleh performa maksimal dari aset di Irak beserta portofolio internasional lainnya.

Pada saat yang sama, sektor produksi gas berhasil melewati target dengan capaian riil sebesar 107% dari RKAP.

Sepanjang tahun kemarin, PIEP berhasil mengantongi nilai key performance indicator (KPI) sebesar 109,13% atau di atas target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Catatan performa ini memperlihatkan keefektifan strategi operasional perusahaan dalam mengelola aset migas yang tersebar luas di 10 negara dan 4 benua.

Selain kenaikan volume produksi, PIEP memperkokoh penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Kondisi tersebut ditunjukkan melalui raihan skor good corporate governance (GCG) sebesar 87,102 yang masuk dalam level sangat baik.

Pada sektor health, safety, security, and environment (HSSE), perusahaan menunjukkan performa yang kokoh.

Raihan angka total recordable incident rate (TRIR) berada di posisi 1,16, terpantau masih di bawah batas tertinggi yang ditetapkan.

Komisaris Utama PIEP Dharmawan H. Samsu menegaskan bahwa aspek keselamatan kerja menjadi salah satu faktor esensial dalam membentuk daya saing perusahaan di kancah global.

“Kami terus mendorong seluruh perwira PIEP untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Ini adalah fondasi penting untuk membawa PIEP menjadi perusahaan kelas dunia,” katanya.

Dalam mengoperasikan lini bisnisnya, PIEP terus memaksimalkan andil dari aset-aset migas di luar negeri untuk Indonesia melalui program strategi Bring the Barrel Home.

Langkah strategis ini diorientasikan untuk memastikan seluruh hasil produksi dari berbagai area operasi internasional dapat memberikan kegunaan langsung bagi pemenuhan kebutuhan energi domestik.

Menurut Syamsu, tolok ukur kesuksesan operasional serta finansial yang diperoleh perusahaan tidak sekadar dipatok dari kuantitas produksi, melainkan juga dari kapabilitas dalam menyajikan faedah strategis bagi Indonesia.

“Seluruh capaian ini merupakan kontribusi nyata PIEP dalam memperkuat kemandirian energi nasional. Kami tidak hanya menghadirkan produksi, tetapi juga memastikan nilai strategisnya kembali untuk Indonesia,” tutupnya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua