Transisi Energi: Pertamina NRE Gandeng CUSP Bangladesh
- Senin, 18 Mei 2026
JAKARTA - Pertamina NRE (New & Renewable Energy) telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Copenhagen Urban Solar Parks BD Ltd (CUSP).
Langkah ini dilakukan untuk menjajaki kerja sama pengembangan sektor energi terbarukan di Bangladesh, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (solar PV) serta peluang kerja sama operasi dan pemeliharaan (O&M).
Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, dan Chairman CUSP, Ziaur Rahman, di Grha Pertamina, Jakarta pada Rabu (13/5/2026).
Baca JugaKerap Pakai Fast Charging? Ini Kata Ahli UGM dan GAC Indonesia
Kemitraan ini menjadi langkah awal bagi kedua perusahaan dalam mengeksplorasi peluang investasi dan pengembangan proyek energi bersih di Bangladesh.
Hal tersebut berjalan seiring dengan upaya percepatan transisi energi sekaligus penguatan kolaborasi regional di sektor energi berkelanjutan.
Kerja sama ini juga menjadi cerminan tingkat kepercayaan Bangladesh terhadap kapabilitas dan pengalaman yang dimiliki Pertamina NRE dalam pengembangan energi baru dan terbarukan, termasuk pengelolaan proyek energi surya berskala besar di tingkat internasional.
Di dalam ruang lingkup kerja sama ini, kedua belah pihak akan melaksanakan studi kelayakan yang mencakup aspek teknis, pasar, bisnis, lingkungan, hukum, serta risiko proyek.
Selain itu, para pihak terkait juga bakal menjajaki kerja sama strategis, teknis, dan komersial, yang meliputi pertukaran pengetahuan serta penerapan teknologi terkait pengembangan energi terbarukan.
Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, menyampaikan bahwa kerja sama ini mencerminkan keseriusan Pertamina dalam bidang energi dan upaya untuk memperluas pengembangan energi hijau di kawasan internasional.
“Di tengah situasi global yang penuh dengan ketidakpastian, kolaborasi ini menjadi momentum penting dan langkah strategis bagi pengembangan bisnis energi terbarukan di Indonesia sekaligus mendukung kebutuhan energi bersih yang berkelanjutan di Bangladesh,” ujar John Anis.
Ia menambahkan bahwa portofolio Pertamina NRE dalam mengelola proyek energi terbarukan berskala besar di dalam negeri menjadi modal kuat untuk ekspansi ini.
“Pencapaian konkret tersebut menjadi modal penting bagi Pertamina NRE untuk mengembangkan proyek serupa di Bangladesh,” tambahnya.
Sementara itu, Chairman CUSP, Ziaur Rahman, menilai kemitraan dengan Pertamina NRE akan membuka peluang sinergi yang lebih luas dalam pengembangan proyek energi surya di Bangladesh.
“Kami sangat antusias dengan kolaborasi ini, keahlian Pertamina NRE akan membantu kami mempercepat adopsi energi bersih di Bangladesh,” ungkap Ziaur Rahman.
David Ilham
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026











