Inovasi Beyond kWh: PLN IP Gandeng DevvStream Monetisasi Kredit Karbon
- Jumat, 15 Mei 2026
JAKARTA - PT PLN Indonesia Power secara resmi memulai kolaborasi dengan perusahaan asal Kanada, DevvStream Inc., dalam pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid di Jakarta pada Rabu, 13 Mei 2026. Kerja sama ini ditujukan untuk memonetisasi kredit karbon di pasar internasional sebagai upaya meningkatkan pendapatan perusahaan.
Kesepakatan ini dikukuhkan melalui penandatanganan Emission Reduction Purchase Agreement (ERPA) yang menitikberatkan pada pengembangan solusi Solar PV di sejumlah wilayah di Indonesia.
Melalui mekanisme ini, PLN Indonesia Power bakal memproduksi sertifikat Verified Emission Reduction (VER) yang selanjutnya dipasarkan ke bursa karbon dunia lewat jaringan milik DevvStream.
Baca JugaPetroChina Pastikan Upah Pekerja Sesuai UMK dan Terlindungi Jaminan
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernardus Sudarmanta menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi bisnis perusahaan guna mengoptimalkan potensi pemasukan di luar penjualan listrik konvensional.
"Pengembangan Solar PV solution berbasis off-grid ini merupakan bagian dari inovasi PLN Indonesia Power dalam menghadirkan solusi energi bersih disisi operasional sekaligus membuka peluang monetisasi karbon. Ini adalah wujud nyata transformasi kami menuju bisnis beyond kWh yang lebih bernilai tambah." ujar Bernardus Sudarmanta, Direktur Utama PLN Indonesia Power.
Bernardus menjabarkan bahwa konsep bisnis yang kini dijalankan tidak lagi sekadar bertumpu pada distribusi listrik, namun telah merambah ke layanan energi terintegrasi serta pengelolaan emisi.
Proyek PLTS off-grid yang akan dibangun tersebut bersifat self-consumption, yang mana energi yang diproduksi digunakan langsung oleh pelanggan tanpa terhubung ke jaringan listrik utama milik PLN.
Pihak mitra menyampaikan bahwa model bisnis yang diimplementasikan di Indonesia ini mempunyai daya tarik yang besar bagi para pelaku pasar karbon di level global.
"Kami melihat potensi besar dari model Solar PV off-grid yang dikembangkan PLN Indonesia Power. Ini merupakan pendekatan inovatif yang tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru melalui pasar karbon global." kata Sunny Trinh, CEO DevvStream Inc.
Langkah strategis ini semakin memperkokoh komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional demi mencapai target Net Zero Emissions.
Penerapan teknologi Solar PV ini diharapkan dapat terus berkembang sebagai pilar pendapatan baru dari sektor perdagangan karbon sekaligus memperkuat portofolio energi hijau perusahaan di masa depan.
Talita Malinda
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026











