Mahasiswa Teknik Pantau Langsung Operasional Migas PHE ONWJ
- Senin, 11 Mei 2026
JAKARTA – Sejumlah 23 mahasiswa teknik yang berasal dari berbagai universitas di Indonesia mendapatkan kesempatan istimewa untuk melihat secara langsung kegiatan operasional di sektor industri hulu migas, tepatnya pada instalasi milik PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).
Agenda kunjungan ini dilangsungkan di Onshore Receiving Facility (ORF) Muara Karang, Jakarta, pada Selasa (5/5), sebagai rangkaian dari kompetisi Pipeline Design Competition (PDC) dalam ajang Mechanical Festival (M-Fest) 2026.
Kegiatan tahunan tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Mesin Institut Teknologi Bandung.
Baca JugaSolusi Praktis, Tukar Baterai Motor Listrik Cukup Hitungan Menit
Di lokasi fasilitas energi yang menjadi titik vital distribusi gas bumi nasional tersebut, para semifinalis PDC tidak hanya mendalami teori, melainkan juga meninjau langsung mekanisme kerja sistem perpipaan migas, mulai dari manajemen aliran gas hingga penerapan standar keselamatan pada industri berisiko tinggi.
Ketua Pelaksana M-Fest 2026, Rafi Akbar Maulana, memaparkan bahwa pengalaman ini memberikan perspektif baru bagi para peserta mengenai realitas dunia kerja di industri energi.
“Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan wawasan sangat berharga terkait proses operasi fasilitas produksi serta implementasi sistem perpipaan di industri migas secara nyata,” jelas Rafi dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).
Acara diawali dengan pemaparan teknis mengenai wilayah kerja serta operasional hulu migas di lingkungan PHE ONWJ.
Para mahasiswa dibekali pemahaman tentang fungsi strategis ORF Muara Karang sebagai fasilitas penerima di darat yang mengelola aliran gas bumi dengan mengedepankan aspek keamanan, keandalan, serta efisiensi.
Setelah sesi penjelasan teori, peserta diarahkan untuk meninjau area jaringan pipa energi secara langsung.
Dengan memakai perlengkapan keselamatan lengkap, mereka mempelajari proses perancangan, pemasangan, hingga pemeliharaan fasilitas perpipaan dalam praktik industri yang nyata.
Head of Communication, Relations, CID & CSR PHE ONWJ, Ery Ridwan, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh dalam mendukung sektor pendidikan melalui pembagian pengetahuan praktis bagi mahasiswa.
Ia berharap pengalaman lapangan ini mampu memicu inovasi dari generasi muda teknik Indonesia agar siap menjadi motor penggerak industri energi di masa mendatang.
“Wawasan langsung mengenai kompleksitas fasilitas hulu migas ini diharapkan dapat menginspirasi para calon insinyur untuk terus berinovasi dan siap menjadi motor penggerak industri energi nasional,” pungkasnya.
PHE ONWJ dipilih sebagai destinasi pengamatan karena dinilai memiliki sistem perpipaan yang sangat relevan dengan disiplin ilmu teknik mesin.
Bagi para kontestan, kunjungan ini menjadi tahap krusial untuk menyinkronkan teori akademis dengan tantangan teknis di lapangan.
M-Fest sendiri merupakan agenda tahunan mahasiswa Teknik Mesin ITB yang berfokus pada pengembangan inovasi dan kompetensi sains.
Melalui kompetisi desain pipa ini, mahasiswa didorong untuk memberikan solusi baru bagi berbagai tantangan di industri minyak dan gas bumi.
Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul demi menjaga kedaulatan energi nasional di masa depan.
Talita Malinda
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026











