ITB dan PLN EPI Kelola Limbah Desa Demi Transisi Energi
- Minggu, 03 Mei 2026
BANDUNG - ITB dan PLN EPI berkolaborasi dalam proyek transisi energi dengan mengolah limbah pertanian desa menjadi sumber energi terbarukan yang berkelanjutan.
Kerja sama ini difokuskan pada pemanfaatan biomassa sebagai bahan baku pendamping batu bara atau co-firing pada pembangkit listrik.
Langkah strategis tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem energi bersih yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal.
Baca JugaSolusi Praktis, Tukar Baterai Motor Listrik Cukup Hitungan Menit
Pihak terkait menyebutkan bahwa optimalisasi potensi hijau dari wilayah pedesaan menjadi kunci dalam mencapai target karbon netral.
"Pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan ini bukan hanya soal energi, melainkan juga tentang menciptakan sirkular ekonomi bagi warga desa," ujar Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara, dikutip dari sumber resmi, Minggu (3/5/2026).
Iwan Agung Firstantara menjelaskan, keterlibatan institusi pendidikan seperti ITB sangat krusial dalam memberikan landasan ilmiah serta inovasi teknologi yang tepat guna.
Integrasi teknologi pengolahan limbah akan memastikan ketersediaan pasokan biomassa secara berkelanjutan bagi infrastruktur kelistrikan nasional.
Keberhasilan program ini bergantung pada sinergi antara kebijakan pemerintah, riset akademis, dan implementasi lapangan oleh sektor industri.
Melalui skema ini, desa tidak lagi hanya menjadi konsumen energi, melainkan berperan aktif sebagai penyedia sumber daya utama.
Implementasi proyek ini diharapkan dapat menekan angka emisi karbon secara signifikan pada tahun 2026 dan masa mendatang.
Talita Malinda
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026











