IESR Dorong Akselerasi Transisi Energi Demi Kemandirian Nasional
- Rabu, 29 April 2026
JAKARTA – IESR menekankan pentingnya akselerasi transisi energi sebagai langkah kunci mencapai kemandirian energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya terbarukan.
Pemerintah dipacu untuk segera meninggalkan ketergantungan pada sumber energi fosil yang kian terbatas.
Langkah ini dianggap krusial untuk menjaga kedaulatan ekonomi di tengah ketidakpastian pasar global.
Baca JugaSolusi Praktis, Tukar Baterai Motor Listrik Cukup Hitungan Menit
"Akselerasi transisi energi perlu dilakukan untuk memastikan ketahanan energi Indonesia di masa depan dan mencapai target penurunan emisi," ujar Fabby Tumiwa, Direktur Eksekutif IESR, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Rabu (29/4/2026).
Fabby Tumiwa berpendapat, bahwa integrasi energi terbarukan harus masuk ke dalam sistem kelistrikan secara masif guna menekan biaya impor energi.
Optimalisasi sumber daya matahari dan angin menjadi prioritas utama dalam peta jalan energi nasional saat ini.
Keberhasilan proses ini memerlukan sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah yang lebih solid.
Investasi di sektor hijau juga perlu diberikan insentif yang lebih menarik bagi para pelaku usaha.
Pembangunan infrastruktur jaringan transmisi yang cerdas menjadi syarat mutlak dalam mendukung distribusi beban listrik.
Masyarakat diharapkan mulai beralih menggunakan teknologi ramah lingkungan dalam aktivitas keseharian.
Transformasi ini tidak hanya soal lingkungan tetapi juga mengenai penciptaan lapangan kerja baru di sektor berkelanjutan.
Setiap pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam menjaga momentum perubahan menuju sistem energi yang lebih bersih.
Talita Malinda
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026











