Polda Riau Edukasi Warga Soal Pemekaran Indragiri Selatan, Ini Tujuannya

Polda Riau Edukasi Warga Soal Pemekaran Indragiri Selatan, Ini Tujuannya

Subdit Politik Dit Intelkam Polda Riau turun langsung ke tengah masyarakat untuk melakukan sosialisasi dan edukasi terkait dorongan pembentukan Indragiri Selatan sebagai daerah otonom baru (DOB).

Kegiatan ini menjadi sinyal kuat bahwa wacana pemekaran Indragiri Selatan bukan sekadar isu, melainkan mulai masuk tahap penguatan dukungan publik. Aparat kepolisian berperan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai proses, tujuan, serta manfaat dari pemekaran wilayah tersebut.

Dorongan pembentukan Indragiri Selatan sendiri kembali menguat setelah pelaksanaan Mubes Hippma Insel. Dalam forum tersebut, wilayah selatan Inhil dinilai telah memenuhi syarat secara administratif, sosial, dan ekonomi untuk berdiri sebagai kabupaten baru.

Baca Juga

Sinergi ADHI dan JAMDATUN: Perkuat Tata Kelola Perusahaan yang Akuntabel

Tujuan utama dari pemekaran ini adalah mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan wilayah yang luas dan kondisi geografis yang menantang, masyarakat di bagian selatan Inhil dinilai membutuhkan akses pelayanan yang lebih dekat dan efisien.

Selain itu, potensi ekonomi menjadi salah satu kekuatan utama. Indragiri Hilir dikenal sebagai sentra perkebunan kelapa terbesar di Indonesia dengan julukan “Negeri Seribu Parit”. Potensi ini dinilai mampu menjadi fondasi kuat bagi keberlangsungan daerah otonom baru di masa depan.

Secara wilayah, rencana pemekaran Indragiri Selatan akan mencakup enam kecamatan, yakni Keritang, Reteh, Enok, Tanah Merah, Kemuning, dan Sungai Batang. Kecamatan Kemuning direncanakan menjadi ibu kota kabupaten jika pemekaran ini terealisasi.

Tak hanya dari sisi wilayah, kesiapan infrastruktur juga menjadi pertimbangan penting. Calon wilayah kabupaten baru ini disebut telah memiliki sarana dan prasarana yang memadai, mulai dari fasilitas kesehatan seperti puskesmas rawat inap dan pustu, hingga sektor pendidikan, ekonomi, dan olahraga.

Saat ini, fokus utama berada pada tahap konsolidasi dukungan masyarakat serta pemenuhan persyaratan administratif sesuai regulasi yang berlaku. Dukungan dari berbagai elemen, termasuk tokoh masyarakat dan pemuda, menjadi kunci keberhasilan pemekaran ini.

Jika seluruh tahapan berjalan lancar, Indragiri Selatan berpotensi menjadi daerah otonom baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Inhil.

Redaksi

Redaksi

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Torehkan Prestasi Mendunia, PLN Indonesia Power Borong 9 Penghargaan di Ajang Global CSR & ESG Awards 2026

Torehkan Prestasi Mendunia, PLN Indonesia Power Borong 9 Penghargaan di Ajang Global CSR & ESG Awards 2026

Kinerja ADHI TW I 2026: Laba Rp154M & Kontrak Baru Naik 131%

Kinerja ADHI TW I 2026: Laba Rp154M & Kontrak Baru Naik 131%

Strategi Publikalabs Hadapi Isu Global via Publika Academy

Strategi Publikalabs Hadapi Isu Global via Publika Academy

Disiplin Finansial, Laba Hutama Karya Tumbuh 172% di Awal 2026

Disiplin Finansial, Laba Hutama Karya Tumbuh 172% di Awal 2026

Harga Futures Gas Alam Lebih Tinggi Saat Pasokan AS Mulai Menipis

Harga Futures Gas Alam Lebih Tinggi Saat Pasokan AS Mulai Menipis