Kemenhaj Sumsel Tetapkan Jadwal Masuk Asrama Haji 21 April 2026, Ini Rangkaian Keberangkatannya

Kemenhaj Sumsel Tetapkan Jadwal Masuk Asrama Haji 21 April 2026, Ini Rangkaian Keberangkatannya
Kemenhaj Sumsel Tetapkan Jadwal Masuk Asrama Haji 21 April 2026, Ini Rangkaian Keberangkatannya

JAKARTA - Menjelang musim haji 2026, persiapan keberangkatan jamaah dari Sumatera Selatan dan Bangka Belitung mulai dimatangkan. 

Salah satu tahapan penting yang menjadi perhatian adalah jadwal masuk asrama haji, yang telah ditetapkan sebagai bagian dari proses awal sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Kepastian jadwal ini menjadi acuan utama bagi ribuan calon haji dalam mempersiapkan diri, baik dari sisi administrasi maupun kesiapan fisik dan mental, sebelum menjalani rangkaian ibadah haji.

Baca Juga

Prabowo Minta Investor Jepang Lapor Kendala Investasi, Janji Permudah Iklim Usaha di Indonesia

Jadwal Masuk Asrama Haji Dimulai 21 April 2026

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Selatan (Sumsel) menjadwalkan jamaah calon haji yang akan berangkat ke Tanah Suci mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026.

"Melalui Embarkasi Palembang pada 2026 ini kami memberangkatkan 6.589 calon haji dari Provinsi Sumsel dan Bangka Belitung (Babel). Sehari sebelum keberangkatan jamaah wajib masuk asrama haji," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj dan Umrah Sumsel Arkan Nurwahidin, di Palembang, Senin.

Penetapan jadwal ini memberikan kepastian bagi calon jamaah agar dapat mengatur waktu keberangkatan dari daerah masing-masing menuju asrama haji.

Keberangkatan Perdana Dimulai 22 April 2026

Dia menjelaskan, pihaknya menjadwalkan pemberangkatan calon haji kelompok terbang (kloter) pertama melalui Embarkasi Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada 22 April 2026.

Para calon haji dari Sumsel dan Babel itu dibagi menjadi 16 kelompok terbang yang diberangkatkan secara bertahap hingga Mei 2026.

Pembagian kloter ini dilakukan untuk memastikan proses keberangkatan berjalan tertib dan terorganisir dengan baik.

Persiapan dan Koordinasi Dilakukan Secara Maksimal

Menjelang pelayanan pemberangkatan ribuan calon haji dua provinsi tersebut, pihaknya terus melakukan berbagai persiapan secara maksimal.

Selain itu, juga melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait seperti manajemen asrama haji, Kantor Imigrasi, dan Bandara Internasional SMB II Palembang.

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan jamaah, dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti.

Harapan Pelayanan Haji Berjalan Lancar Hingga Kepulangan

"Melalui persiapan dan koordinasi itu diharapkan seluruh proses pelayanan para calon haji mulai dari keberangkatan hingga kedatangan kembali dari Tanah Suci dapat berjalan dengan baik," kata Arkan.

Dengan persiapan yang matang, pemerintah berharap pelayanan haji tahun 2026 dapat berlangsung lebih optimal, sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah selama menjalankan ibadah.

Penetapan jadwal masuk asrama haji ini menjadi salah satu langkah awal penting dalam memastikan kelancaran seluruh rangkaian perjalanan ibadah haji bagi jamaah dari Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

TNI AD Rampungkan Jembatan Modular di Asahan, Akses Warga Lebih Mudah dan Ekonomi Terdorong

TNI AD Rampungkan Jembatan Modular di Asahan, Akses Warga Lebih Mudah dan Ekonomi Terdorong

Kemendikdasmen Tekankan Budaya Aman Sekolah di Awal Pembelajaran Baru

Kemendikdasmen Tekankan Budaya Aman Sekolah di Awal Pembelajaran Baru

Menteri LH Tekankan Syarat Teknis Penting dalam Pembangunan PSEL Nasional

Menteri LH Tekankan Syarat Teknis Penting dalam Pembangunan PSEL Nasional

BGN Ungkap MBG Jadi Penggerak Besar Industri Peternakan dan Permintaan Protein Hewani

BGN Ungkap MBG Jadi Penggerak Besar Industri Peternakan dan Permintaan Protein Hewani

Indonesia-Jepang Jajaki Sister Park untuk Tingkatkan Ekowisata dan Konservasi Nasional

Indonesia-Jepang Jajaki Sister Park untuk Tingkatkan Ekowisata dan Konservasi Nasional