5 Rekomendasi Rumah Murah Subsidi di Baleendah Bandung, Harga Mulai Rp130 Jutaan
- Rabu, 11 Maret 2026
JAKARTA - Kawasan Baleendah di Kabupaten Bandung semakin dilirik sebagai lokasi hunian yang menjanjikan, terutama bagi masyarakat yang mencari rumah subsidi dengan harga terjangkau.
Wilayah yang berada di Bandung Selatan ini menawarkan kombinasi antara lingkungan yang masih relatif asri dengan akses transportasi yang memadai menuju pusat Kota Bandung maupun kawasan industri di sekitarnya.
Selain aksesibilitas yang cukup baik, Baleendah juga dikenal memiliki aktivitas ekonomi lokal yang cukup hidup. Berbagai pusat perdagangan, ruko, hingga fasilitas umum seperti sekolah dan layanan kesehatan telah berkembang di wilayah ini. Kondisi tersebut membuat kawasan Baleendah menjadi salah satu alternatif tempat tinggal yang menarik bagi keluarga muda maupun pekerja yang beraktivitas di Bandung Raya.
Baca JugaPertamina Pastikan Pasokan Energi di Jabar Aman Jelang Libur Lebaran 2026
Lingkungan sosial di wilayah ini juga masih kental dengan nuansa budaya Sunda yang hangat dan ramah. Hal tersebut menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang menginginkan suasana hunian yang nyaman sekaligus tetap dekat dengan pusat aktivitas ekonomi.
Berdasarkan data Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang) milik Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), terdapat sejumlah perumahan subsidi di Baleendah yang dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah dengan harga terjangkau.
Baleendah Menjadi Alternatif Hunian Terjangkau di Bandung Selatan
Perkembangan kawasan Baleendah tidak terlepas dari posisinya yang strategis di jalur penghubung Bandung Selatan. Akses jalan nasional yang tersedia memudahkan mobilitas warga menuju berbagai wilayah penting di Bandung Raya.
Kemudahan akses tersebut menjadikan Baleendah sebagai lokasi hunian yang cukup diminati, terutama oleh masyarakat yang bekerja di Kota Bandung namun menginginkan tempat tinggal dengan harga lebih terjangkau dibandingkan kawasan pusat kota.
Selain itu, keberadaan berbagai fasilitas publik seperti pusat pendidikan, layanan kesehatan, serta area perdagangan turut mendukung kenyamanan kehidupan sehari-hari warga. Kehidupan sosial masyarakat yang masih erat dengan nilai-nilai kesundaan juga menciptakan suasana lingkungan yang relatif harmonis.
Dengan berbagai kelebihan tersebut, tidak mengherankan jika sejumlah pengembang properti menghadirkan proyek perumahan subsidi di kawasan ini untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat.
Bukit Neglasari Indah
Salah satu perumahan subsidi yang tersedia di Baleendah adalah Bukit Neglasari Indah. Perumahan ini berada di Desa Manggahang dan dikembangkan oleh PT Usaharama Budi Sejahtera dengan total 91 unit rumah.
Pengembang menawarkan dua pilihan tipe rumah yang dapat dipilih oleh calon pembeli. Tipe pertama adalah rumah dengan luas bangunan 30 meter persegi dan luas lahan 60 meter persegi yang dibanderol seharga Rp150,5 juta.
Hunian ini dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Spesifikasi bangunannya menggunakan atap rangka baja ringan, dinding batako, lantai keramik berukuran 30x30, serta pondasi batu kali.
Selain itu tersedia juga tipe rumah lain dengan luas bangunan dan lahan yang sama yang dijual dengan harga Rp162 juta. Perbedaan utama terletak pada spesifikasi bangunan, yakni penggunaan atap genteng plentong dengan rangka kayu lokal, dinding batako hitam plester cat, lantai keramik putih polos ukuran 30x30, serta pondasi batu kali.
Mojong Malaka Indah
Perumahan Mojong Malaka Indah menjadi pilihan lain bagi masyarakat yang mencari rumah subsidi di Baleendah. Proyek ini berlokasi di Desa Bojongmalaka dan dikembangkan oleh PT Marga Tirta Kencana.
Total terdapat 42 unit rumah subsidi yang ditawarkan di kawasan ini dengan harga Rp150 juta per unit. Rumah yang tersedia memiliki luas lahan 72 meter persegi dan luas bangunan 36 meter persegi.
Setiap unit rumah dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi, sehingga cukup ideal untuk keluarga kecil. Dari sisi spesifikasi bangunan, perumahan ini menggunakan rangka atap kayu dengan genteng beton.
Dinding rumah dibuat dari bata merah, sedangkan lantai menggunakan keramik ukuran 30x30. Untuk pondasi, pengembang menggunakan struktur batu kali yang umum digunakan pada hunian sederhana.
Bukit Griya Kencana dan Lembur Tauhid Madani
Pilihan perumahan subsidi lainnya dapat ditemukan di Desa Wargamekar, yakni Bukit Griya Kencana yang dikembangkan oleh Gentala Kencana Paramarta. Proyek ini menyediakan total 25 unit rumah dengan tiga pilihan tipe.
Tipe pertama adalah rumah dengan luas bangunan 30 meter persegi dan luas lahan 72 meter persegi yang dibanderol Rp140 juta. Tipe kedua adalah rumah tipe 36/72 dengan harga Rp88 juta. Sementara tipe ketiga merupakan rumah tipe 30/72 dengan harga Rp162 juta.
Seluruh unit rumah di perumahan ini dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Sebagian besar tipe menggunakan rangka atap baja ringan, kecuali tipe 36/72 yang menggunakan atap genteng. Dinding bangunan menggunakan bata merah, lantai keramik 30x30, serta pondasi batu kali.
Masih di Desa Wargamekar, terdapat pula perumahan Lembur Tauhid Madani yang dikembangkan oleh Baani Barru. Perumahan ini memiliki total 20 unit rumah subsidi dengan dua pilihan tipe.
Tipe Madinah dijual dengan harga Rp130 juta dan memiliki luas bangunan 36 meter persegi serta luas lahan 72 meter persegi. Rumah ini dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi dengan spesifikasi atap genteng, dinding bata merah, lantai keramik putih ukuran 30x30, serta pondasi batu kali.
Sementara tipe Madinah 2024 dijual dengan harga Rp166 juta dengan luas bangunan 30 meter persegi dan luas lahan 60 meter persegi. Spesifikasinya menggunakan atap genteng metal pasir, dinding bata ringan hebel plester aci, lantai keramik, serta pondasi batu kali.
Mekar Alam Endah
Rekomendasi terakhir adalah perumahan Mekar Alam Endah yang juga berada di Desa Wargamekar. Proyek ini dikembangkan oleh PT Mitra Usaha Abadikarya.
Saat ini jumlah unit yang tersedia sangat terbatas, yakni hanya dua unit rumah subsidi. Harga yang ditawarkan untuk setiap unit mencapai Rp166 juta.
Rumah yang tersedia memiliki luas bangunan 30 meter persegi dengan luas lahan 60 meter persegi. Setiap unit dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi sehingga cocok untuk keluarga kecil.
Dari sisi spesifikasi bangunan, rumah ini menggunakan rangka atap baja ringan dengan genteng merah berpasir atau metal proof. Dinding bangunan menggunakan hebel plester aci cat, lantai keramik berukuran 40x40, serta pondasi batu kali.
Dengan berbagai pilihan perumahan subsidi yang tersedia, masyarakat memiliki alternatif hunian dengan harga relatif terjangkau di kawasan Baleendah. Lokasinya yang strategis serta dukungan fasilitas umum membuat wilayah ini semakin menarik sebagai tempat tinggal bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah pertama di Bandung Raya.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Momentum Lebaran 2026 Diprediksi Mampu Naikkan Omzet UMKM hingga 4 Kali Lipat
- Rabu, 11 Maret 2026











