Cimory Targetkan Pendapatan 2026 Tumbuh 15 Persen, Siapkan Tujuh Strategi Bisnis

Cimory Targetkan Pendapatan 2026 Tumbuh 15 Persen, Siapkan Tujuh Strategi Bisnis
Cimory Targetkan Pendapatan 2026 Tumbuh 15 Persen, Siapkan Tujuh Strategi Bisnis

JAKARTA - Kinerja industri makanan dan minuman olahan di Indonesia terus menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir. 

Kondisi ini turut dimanfaatkan oleh berbagai perusahaan untuk memperkuat strategi bisnis sekaligus memperluas pasar. Salah satu perusahaan yang optimistis terhadap prospek tersebut adalah PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. (CMRY) atau yang dikenal luas melalui merek Cimory.

Perusahaan produsen produk olahan susu dan makanan konsumen premium ini menargetkan pertumbuhan pendapatan yang cukup ambisius pada tahun 2026. Manajemen menilai peluang pasar masih terbuka luas, terutama seiring meningkatnya konsumsi produk makanan olahan berkualitas di kalangan masyarakat.

Baca Juga

Jadwal KRL Solo–Jogja Rabu 11 Maret 2026 Lengkap dari Palur hingga Tugu, Tarif Murah Rp8.000

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan yang telah dicapai dalam beberapa tahun terakhir. Dengan kombinasi inovasi produk, penguatan distribusi, hingga pengelolaan biaya yang efisien, perusahaan berharap mampu mempertahankan kinerja positif sepanjang tahun ini.

Target Pertumbuhan Pendapatan Double Digit

Manajemen Cimory memproyeksikan kinerja keuangan yang tetap solid sepanjang tahun 2026. Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan pada kisaran double digit, yaitu sekitar 10 hingga 15 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Corporate Secretary Cisarua Mountain Dairy, Dinar Primasari, menjelaskan bahwa perusahaan memiliki fokus utama untuk terus tumbuh secara berkelanjutan. Strategi ini dianggap penting untuk menjaga konsistensi pertumbuhan bisnis yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.

”Fokus untuk tumbuh secara berkelanjutan. Pada tahun 2026, kami menargetkan untuk tumbuh double digit di kisaran 10—15% untuk penjualan,” katanya.

Menurut Dinar, pertumbuhan tersebut tidak lepas dari kinerja positif perusahaan dalam lima tahun terakhir. Dalam periode tersebut, Cimory berhasil mempertahankan laju pertumbuhan yang relatif konsisten melalui berbagai strategi bisnis yang dijalankan secara berkelanjutan.

Optimisme perusahaan terhadap target tersebut juga didukung oleh meningkatnya permintaan produk makanan dan minuman berkualitas, khususnya pada segmen premium yang menjadi fokus utama Cimory.

Penguatan Produk Premium Dairy dan Consumer Foods

Salah satu strategi utama yang dijalankan Cimory pada tahun ini adalah mengembangkan serta meluncurkan berbagai produk inovatif. Fokus inovasi tersebut diarahkan pada dua segmen utama perusahaan, yaitu premium dairy dan premium consumer foods.

Segmen produk olahan susu menjadi salah satu kontributor penting dalam struktur pendapatan perusahaan. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, penjualan produk pada segmen premium dairy mencatatkan pertumbuhan sebesar 5 persen secara tahunan pada tahun lalu.

Nilai penjualan segmen ini mencapai Rp4,07 triliun. Produk-produk seperti yoghurt, susu UHT, hingga eat milk menjadi andalan dalam segmen tersebut.

Produk-produk tersebut memberikan kontribusi sekitar 38 persen terhadap total pendapatan perseroan. Hal ini menunjukkan bahwa pasar produk olahan susu premium masih memiliki potensi pertumbuhan yang cukup besar di Indonesia.

Selain produk susu, segmen makanan konsumen juga menjadi pilar penting dalam bisnis Cimory. Produk seperti sosis Kanzler dan nugget stick terus mengalami peningkatan permintaan di pasar domestik.

Penjualan dari segmen premium consumer foods bahkan mencatatkan kontribusi lebih besar terhadap total pendapatan perusahaan. Segmen ini menyumbang sekitar 62 persen dari total pendapatan perseroan.

Pada tahun lalu, penjualan produk makanan konsumen tersebut tumbuh hingga 29 persen secara tahunan menjadi Rp6,64 triliun.

Investasi Pemasaran dan Penguatan Distribusi

Selain berfokus pada inovasi produk, Cimory juga meningkatkan investasi pada kegiatan pemasaran. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi merek di tengah persaingan industri makanan dan minuman yang semakin ketat.

Perusahaan juga memperkuat investasi pada pemasaran digital. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan brand equity serta memperluas jangkauan produk kepada konsumen yang lebih luas.

Upaya pemasaran digital juga sejalan dengan strategi perusahaan untuk meningkatkan kesadaran merek dan penetrasi produk di wilayah luar Pulau Jawa dan Sumatra.

Selain itu, perusahaan juga melakukan investasi pada berbagai fasilitas pendukung operasional. Hal ini mencakup pengembangan fasilitas produksi, pergudangan, serta cold-chain storage.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga selama proses distribusi. Sistem rantai dingin menjadi faktor penting dalam menjaga mutu produk makanan dan minuman berbasis susu.

”Berinvestasi pada fasilitas produksi dan fasilitas pergudangan serta cold-chain storage, dan memperluas serta memperkuat saluran distribusi pada modern trade, general trade, dan Miss Cimory,” tambahnya.

Penguatan jaringan distribusi juga menjadi fokus penting bagi perusahaan. Cimory terus memperluas jangkauan distribusi melalui berbagai kanal penjualan, termasuk modern trade, general trade, serta jaringan penjualan Miss Cimory.

Pengendalian Biaya dan Komitmen ESG

Selain strategi ekspansi bisnis, Cimory juga menaruh perhatian pada efisiensi operasional. Perusahaan berupaya melakukan pengendalian biaya secara disiplin agar kinerja keuangan tetap optimal.

Efisiensi pada operational cost menjadi bagian penting dalam menjaga profitabilitas perusahaan. Dengan pengelolaan biaya yang tepat, perusahaan berharap dapat mempertahankan margin keuntungan di tengah dinamika industri.

Tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, Cimory juga menegaskan komitmennya terhadap aspek keberlanjutan. Perusahaan berupaya menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap kegiatan operasionalnya.

Komitmen terhadap ESG dianggap sebagai bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan. Pendekatan ini tidak hanya mendukung keberlanjutan bisnis, tetapi juga memperkuat reputasi perusahaan di mata pemangku kepentingan.

Kinerja Keuangan CMRY Tumbuh Signifikan

Optimisme Cimory terhadap target pertumbuhan tahun ini tidak terlepas dari kinerja keuangan yang kuat pada periode sebelumnya. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,03 triliun sepanjang tahun 2025.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 33,80 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba ini mencerminkan kinerja bisnis perusahaan yang semakin solid.

Sejalan dengan peningkatan laba bersih, penjualan bersih perusahaan juga mengalami kenaikan signifikan. Sepanjang tahun 2025, penjualan bersih Cimory mencapai Rp10,72 triliun.

Angka tersebut meningkat sebesar 18,82 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Dari sisi segmen bisnis, produk olahan susu mencatatkan penjualan sebesar Rp4,07 triliun. Sementara itu, segmen makanan konsumsi berhasil mencatatkan penjualan sebesar Rp6,65 triliun.

Kinerja positif dari kedua segmen tersebut menjadi fondasi penting bagi Cimory untuk melanjutkan ekspansi bisnis pada tahun-tahun mendatang.

Dengan strategi bisnis yang terarah serta dukungan kinerja keuangan yang kuat, Cimory optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan dan mencapai target pendapatan yang telah ditetapkan pada tahun 2026.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jadwal Bus DAMRI Jogja–YIA Rabu 11 Maret 2026, Tarif Rp80.000 dari Sleman hingga Gamping

Jadwal Bus DAMRI Jogja–YIA Rabu 11 Maret 2026, Tarif Rp80.000 dari Sleman hingga Gamping

Jadwal Lengkap Kapal Pelni Jakarta–Jayapura Maret 2026 dan Harga Tiketnya

Jadwal Lengkap Kapal Pelni Jakarta–Jayapura Maret 2026 dan Harga Tiketnya

Jadwal Kapal Feri Lombok–Situbondo Rabu 11 Maret 2026, Cek Jam Berangkatnya dan Tarif Penyeberangan

Jadwal Kapal Feri Lombok–Situbondo Rabu 11 Maret 2026, Cek Jam Berangkatnya dan Tarif Penyeberangan

Krakatau Steel Targetkan Pendapatan Konsolidasi Rp 26,9 Triliun Lewat Strategi Baru

Krakatau Steel Targetkan Pendapatan Konsolidasi Rp 26,9 Triliun Lewat Strategi Baru

Jasa Marga Prediksi 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jakarta Saat Mudik Lebaran 2026, Puncak Arus Diperkirakan 18 Maret 2026

Jasa Marga Prediksi 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jakarta Saat Mudik Lebaran 2026, Puncak Arus Diperkirakan 18 Maret 2026