Jelang Ramadhan–Lebaran 2026, PHE Pastikan Lifting Minyak Stabil 386 Ribu Barel per Hari

Jelang Ramadhan–Lebaran 2026, PHE Pastikan Lifting Minyak Stabil 386 Ribu Barel per Hari
Jelang Ramadhan–Lebaran 2026, PHE Pastikan Lifting Minyak Stabil 386 Ribu Barel per Hari

JAKARTA - Menjelang periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026 yang identik dengan lonjakan konsumsi energi, kesiapan sektor hulu migas menjadi perhatian utama. 

Di tengah meningkatnya kebutuhan bahan bakar selama musim mudik dan aktivitas ekonomi yang lebih tinggi, keberlanjutan produksi dan distribusi minyak mentah menjadi faktor kunci menjaga stabilitas pasokan nasional.

PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding PT Pertamina (Persero), memastikan lifting minyak (produksi siap jual) mencapai 386.000 barel per hari pada Februari 2026 tetap terjaga selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026, guna mendukung ketahanan energi nasional.

Baca Juga

PLN Amankan 84 Juta Ton Batu Bara untuk PLTU, Listrik Dijamin Aman hingga 2026

Capaian Lifting Minyak dan Gas Februari 2026

Corporate Secretary PHE Hermansyah Y. Nasroen mengatakan capaian tersebut setara 100 persen dari realisasi produksi pada periode tersebut.

“Lifting minyak di bulan Februari mencapai 386.000 barel per hari. Ini mencapai 100 persen dari lifting to production,” kata Hermansyah di Jakarta.

Angka tersebut menunjukkan bahwa seluruh produksi yang dihasilkan dapat diangkat dan disalurkan sesuai rencana tanpa hambatan berarti. Stabilitas ini menjadi fondasi penting dalam memastikan pasokan minyak mentah ke kilang tetap terjaga selama periode konsumsi energi meningkat.

Selain minyak, lifting gas pada Februari 2026 tercatat sebesar 1.683 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) melalui 15 operator wilayah kerja dan 154 perjanjian komersial. Realisasi ini mencerminkan koordinasi yang solid antara operator dan mitra kerja dalam menjaga kesinambungan suplai gas domestik.

Program Pengeboran dan Perawatan Sumur

Untuk mempertahankan tingkat produksi, PHE menjalankan program pengeboran sekitar 113 sumur pada periode Februari–Maret 2026 dengan dukungan 73 rig pengeboran. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mengantisipasi potensi penurunan alami dari sumur-sumur eksisting.

Pada periode yang sama, perseroan juga melaksanakan lebih dari 5.300 pekerjaan kerja ulang dan perawatan sumur dengan dukungan 157 rig. Kegiatan workover dan well services tersebut bertujuan memastikan sumur tetap beroperasi optimal serta meminimalkan risiko gangguan teknis.

Skala aktivitas tersebut menggambarkan intensitas operasional hulu migas yang tetap tinggi meskipun memasuki periode Ramadhan dan Idul Fitri. Upaya ini sekaligus menjadi penopang utama dalam mempertahankan volume lifting agar sesuai target.

Hermansyah menambahkan kegiatan hulu migas Pertamina mencakup lebih dari 80 persen aktivitas hulu migas nasional, sehingga stabilitas operasi menjadi faktor penting dalam menjaga pasokan energi domestik. Dengan porsi yang dominan tersebut, keberlangsungan operasional PHE memiliki dampak langsung terhadap ketahanan energi Indonesia secara keseluruhan.

Distribusi ke Kilang dan Penguatan Logistik

Dalam rangka mendukung kesinambungan suplai ke kilang, PHE menjadwalkan 40 kargo pengiriman minyak melalui kapal serta 58 kali penyaluran melalui pipa pada Februari–Maret 2026. Jadwal ini disusun untuk memastikan alur distribusi berjalan lancar tanpa hambatan logistik.

Pengiriman melalui jalur laut dan pipa dilakukan secara terintegrasi agar proses pengangkutan dari lapangan produksi menuju fasilitas pengolahan tetap efisien. Penjadwalan yang matang menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara produksi dan kebutuhan kilang, terutama saat permintaan bahan bakar meningkat.

Dengan kombinasi produksi stabil dan distribusi terencana, PHE berupaya memastikan tidak terjadi gangguan pasokan selama momen Ramadhan dan Lebaran. Koordinasi lintas unit dan pemantauan real-time terhadap operasi menjadi bagian dari sistem pengendalian yang diterapkan perusahaan.

Operasi Tetap Normal dengan Pengawasan Ketat

Hermansyah menegaskan operasi hulu migas tetap berjalan normal pada periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026 dengan pengawasan keselamatan yang diperketat.

“Selama Ramadan dan Idul Fitri 2026, operasi hulu migas tetap berjalan normal dengan pengawasan diperketat. Tidak ada penurunan standar keselamatan maupun pengurangan kontrol operasional,” ungkap dia.

Penegasan tersebut menjadi jaminan bahwa peningkatan aktivitas atau kebutuhan energi tidak akan mengorbankan aspek keselamatan kerja dan kepatuhan operasional. Standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) tetap diterapkan secara konsisten di seluruh wilayah kerja.

Menurutnya, fokus kesiapsiagaan mencakup kesiapan organisasi tanggap darurat, kesiapan personel siaga, penerapan kelayakan kerja dan pengelolaan kelelahan, serta pengelolaan logistik pendukung operasi guna memastikan produksi dan pengangkatan tetap optimal selama periode puncak konsumsi energi.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri tidak hanya bertumpu pada angka produksi, tetapi juga pada manajemen risiko dan tata kelola operasional yang disiplin. Dengan sistem pengawasan berlapis dan koordinasi intensif, PHE berupaya menjaga stabilitas produksi sekaligus menjamin keselamatan seluruh pekerja.

Secara keseluruhan, lifting minyak sebesar 386.000 barel per hari dan lifting gas 1.683 MMSCFD pada Februari 2026 menjadi indikator kesiapan sektor hulu migas nasional. Melalui pengeboran sumur baru, perawatan intensif, distribusi terjadwal, serta pengawasan keselamatan yang diperketat, PHE memastikan pasokan energi tetap terjaga sepanjang Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Dirut PLN Ungkap Pembangunan PLTN Butuh 11–14 Tahun, Perlu Perencanaan Jangka Panjang

Dirut PLN Ungkap Pembangunan PLTN Butuh 11–14 Tahun, Perlu Perencanaan Jangka Panjang

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Nasional Tetap Aman

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Nasional Tetap Aman

Jelang Peluncuran 5 Maret, BYD Seal 08 Tawarkan Baterai Blade 2.0 dan Fast Charging Megawatt

Jelang Peluncuran 5 Maret, BYD Seal 08 Tawarkan Baterai Blade 2.0 dan Fast Charging Megawatt

Mercedes-Benz Luncurkan GLC200 Avantgarde Edition, SUV Premium Edisi Terbatas dengan Harga Lebih Kompetitif

Mercedes-Benz Luncurkan GLC200 Avantgarde Edition, SUV Premium Edisi Terbatas dengan Harga Lebih Kompetitif

Gotion Bangun Pabrik Baterai Solid-State 2 GWh, Siap Dukung Debut Mobil Listrik 2026

Gotion Bangun Pabrik Baterai Solid-State 2 GWh, Siap Dukung Debut Mobil Listrik 2026